PALANGKA
RAYA, KALTENGPOS.COโ Anggota Komisi III DPR RI dari
daerah
pemilihan (dapil) Kalteng, H. Agustiar Sabran, mengatakan, dalam
membangun Kalteng ini menuju perubahan dan kemajuan, keterbukaan terhadap
investor untuk berinvestasi di wilayah ini sangatlah diperlukan.
Meski demikian,
pengembangan investasi ini harus tetap memperhatikan budaya, kearifan
lokal, dan ketentuan atau aturan yang berlaku
di daerah ini.
รขโฌลKita memiliki potensi besar
akan kekayaan
sumber daya alam (SDA).
Inilah yang menarik banyak investor untuk melakukan investasi
di Kalteng ini,รขโฌย
kata Agustiar Sabran kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), Minggu
(27/9)
Menurutnya, jika Kalteng
ingin maju dan berkembang, maka diperlukan keterbukaan akan
kehadiran investor. Akan tetapi, para investor yang berinvestasi di Kalteng
melalui perusahaan
yang bergerak di bidang pertambangan, perkebunan, dan lainnya diimbau
tetap
memperhatikan kewajiban corporate social responcibility (CSR), plasma, dan lainnya.
รขโฌลSebab kehadiran
perusahaan atau investor harus memiliki dampak yang
baik bagi masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan,รขโฌย ungkap ketua Dewan
Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.
Sejauh ini masih
segelintir investor di Bumi Tambun Bungai yang memiliki kepedulian kepada perekonomian
masyarakat.
Karena itu sangat diharapkan kesadaran para investor
akan keberpihakan kepada
kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat lokal.
รขโฌลApalagi saat
pandemi
seperti ini, kehadiran para investor untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan
sembilan
bahan pokok sangat diperlukan,โ tegas politikus PDIP ini.
Menurutnya, jika semua
investor yang bergerak di bidang pertambangan,
perkebunan,
maupun sektor lainnya menjalankan kewajibannya seperti
melalui dana CSR, maka akan sangat membantu meringankan beban masyarakat
yang membutuhkan.
Untuk menjawab
kebutuhan masyarakat tak bisa hanya mengandalkan bantuan pemerintah, karena
memiliki keterbatasan ketersediaan anggaran.
Selaku
wakil rakyat, Agustiar mengajak semua investor yang berinvestasi di Kalteng ini untuk memiliki
kepedulian kepada
masyarakat sekitar. Adanya
bencana nonalam Covid-19 maupun bencana alam yang melanda Kalteng saat ini,
membuat masyarakat jadi terdesak dalam memenuhi kebutuhan hidup
harian. Kehadiran
investor untuk memberi perhatian
kepada masyarakat melalui bantuan merupakan
sesuatu yang sangat diharapkan.