NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Kebakaran melanda rumah milik pasangan Bapak Ompet dan Ibu Parida di Desa Lopus, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Rabu (7/10/2026) malam.
Laporan diterima sekitar pukul 19.10 WIB, sementara tim gabungan tiba di lokasi pukul 19.20 WIB dan berhasil memadamkan kobaran api sepenuhnya.
Laporan kebakaran pertama kali diterima Pemerintah Kecamatan Delang melalui grup komunikasi pemerintah desa setelah warga melaporkan kejadian tersebut. Tim penanganan kemudian langsung bergerak menuju lokasi dan tiba 10 menit setelah laporan diterima.
Proses pemadaman dilakukan secara swadaya dan gotong royong dengan melibatkan jajaran Polsek Delang, Pemerintah Desa Lopus, pegawai PLN, serta masyarakat sekitar.
Pemadaman menggunakan mesin Robin milik Pemerintah Desa Lopus dan sejumlah alat pendukung pemadaman manual lainnya.
Camat Delang, Sri Jinggo, mengatakan pihak kecamatan menerima informasi kebakaran rumah warga atas nama Bapak Ompet dan Ibu Parida melalui grup komunikasi pemerintah desa pada pukul 19.10 WIB.
“Kami menerima informasi awal mengenai adanya kebakaran rumah warga atas nama Bapak Ompet dan Ibu Parida melalui grup komunikasi pemerintah desa pada pukul 19.10 WIB, dan tim langsung bergerak ke lokasi kejadian,” ujar Camat Delang, Sri Jinggo.
Menurut Sri Jinggo, proses pemadaman dilakukan secara manual dan swadaya dengan memanfaatkan mesin Robin milik Pemerintah Desa Lopus beserta alat-alat pendukung lainnya.
Personel Polsek Delang, Pemerintah Desa Lopus, petugas PLN, dan masyarakat sekitar bahu-membahu melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama dan kesiapsiagaan dari personel Polsek Delang, Pemerintah Desa Lopus, petugas PLN, serta warga masyarakat yang bahu-membahu menggunakan mesin Robin milik Pemdes dan alat pemadam manual, kondisi api saat ini sudah berhasil dipadamkan total,” terangnya.
Sri Jinggo menambahkan, kondisi api saat ini sudah sepenuhnya padam. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan belum diketahui secara pasti.
Sebelum meninggalkan lokasi, seluruh personel dan anggota yang terlibat juga diperiksa kondisinya masing-masing. Hasilnya, seluruh proses penanganan berlangsung lancar tanpa kendala di lapangan.
“Untuk penyebab pasti kebakaran hingga saat ini masih belum diketahui. Sebelum meninggalkan lokasi, kami juga telah memastikan seluruh personil dan anggota diperiksa keadaannya masing-masing, dan alhamdulillah penanganan berjalan lancar tanpa ada kendala di lapangan,” pungkasnya. (bib)


