Makan Konate berpotensi menjadi ancaman utama Arema FC saat menjamu Isenmulang Kalteng FC pada laga perdana Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (3/9/2026), setelah gelandang asal Mali itu kembali ke kota yang pernah menjadi rumahnya sebagai lawan. Konate bahkan menegaskan Isenmulang datang dengan target mengamankan poin penuh.
Kembalinya Makan Konate ke Malang menjadi salah satu cerita menarik dalam duel Arema FC melawan Isenmulang Kalteng FC karena sang gelandang pernah menjadi bagian penting Singo Edan pada periode Juli 2018 hingga akhir musim 2019.
Kini, pemain asal Mali tersebut harus mengesampingkan kenangan bersama Arema FC dan fokus membantu Isenmulang Kalteng FC meraih hasil positif pada pertandingan pembuka musim.
Konate mengaku senang bisa kembali ke Malang, tetapi statusnya sebagai pemain Isenmulang membuat dirinya harus bersikap profesional ketika menghadapi mantan klub.
Pengalaman tersebut membuat pertandingan kali ini terasa spesial karena ia akan kembali berhadapan dengan klub yang pernah dibelanya dalam kompetisi sepak bola Indonesia.
“Saya senang sekali balik di Malang. Lawan Arema FC juga saya profesional. Sepak bola seperti itu. Mungkin itu yang sudah dulu, tapi sekarang saya lagi di Isenmulang. Saya lagi fokus sama Isenmulang,” tegas Konate.
Pernyataan tersebut memperlihatkan fokus Konate tidak lagi berada pada masa lalunya bersama Arema FC, melainkan pada tugas baru bersama Isenmulang Kalteng FC.
Laga perdana Super League 2026/2027 sekaligus menjadi kesempatan bagi pemain berpengalaman itu membuktikan kontribusinya di klub barunya.
Statistik Konate Bikin Arema FC Wajib Waspada
Arema FC memiliki alasan kuat untuk memberikan perhatian ekstra kepada Makan Konate karena rekam jejaknya bersama klub berjuluk Singo Edan cukup produktif.
Berdasarkan data Transfermarkt, Konate mencatat 61 penampilan selama memperkuat Arema FC dengan torehan 34 gol dan 19 assist.
Catatan tersebut menunjukkan Konate bukan sekadar gelandang yang bertugas mengatur permainan, tetapi juga memiliki kemampuan memberikan kontribusi langsung terhadap terciptanya gol.
Dari 61 penampilan, pemain asal Mali itu mengoleksi total 53 kontribusi gol berupa 34 gol dan 19 assist, sebuah catatan yang membuat ancamannya sulit diabaikan Arema FC.
Konate juga mencatat 5.482 menit bermain selama berseragam Arema FC serta hanya menerima 4 kartu kuning.
Statistik tersebut menggambarkan besarnya peran yang pernah diberikan kepadanya sekaligus pengalaman yang dimiliki sang gelandang ketika bermain di level tertinggi sepak bola Indonesia.
Kini, pengalaman tersebut bisa menjadi modal penting Konate untuk menghadapi mantan klubnya.
Ia sudah mengenal atmosfer sepak bola Malang dan memahami karakter pertandingan di Indonesia, sehingga Arema FC tidak hanya menghadapi pemain dengan kemampuan teknis, tetapi juga sosok yang memiliki pengalaman langsung bersama klub dan lingkungan sepak bola setempat.
Isenmulang Kalteng FC Datang dengan Target Poin Penuh
Makan Konate tidak datang ke Malang sekadar untuk bernostalgia karena Isenmulang Kalteng FC membawa misi mendapatkan hasil maksimal dalam pertandingan perdana Super League 2026/2027.
Konate menyadari Arema FC merupakan tim yang sudah lama berkompetisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, tetapi kondisi tersebut tidak membuat timnya datang dengan mental bertahan.
“Kita datang di Malang, kita tahu Arema tim yang sudah lama di Super League. Kita insyaallah datang di sini untuk cari poin. Kita sudah siap untuk hadapi Arema FC,” ucap Konate.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal Isenmulang Kalteng FC siap memberikan perlawanan sejak menit awal pertandingan.
Target meraih poin juga menunjukkan kepercayaan diri tim tamu untuk menghadapi Arema FC yang akan mendapatkan keuntungan bermain di hadapan pendukung sendiri.
Bagi Konate, laga pembuka musim menjadi momentum penting untuk menjalankan strategi yang sudah disiapkan tim pelatih.
Ia menegaskan seluruh pemain Isenmulang Kalteng FC harus mengikuti instruksi pelatih agar mampu tampil maksimal sekaligus membuka kompetisi dengan hasil yang sesuai target.
Atmosfer Kanjuruhan Jadi Perhatian Konate
Selain berbicara soal target pertandingan, Makan Konate juga berharap duel Arema FC melawan Isenmulang Kalteng FC berlangsung dalam atmosfer yang bagus dan kondusif.
Harapan tersebut disampaikan karena pertandingan di Stadion Kanjuruhan bukan hanya menjadi pertemuan dua tim, tetapi juga menjadi bagian dari pembukaan perjalanan kedua klub di Super League 2026/2027.
“Semoga atmosfer bagus. Insyaallah besok kita ikut strategi pelatih untuk bisa main maksimal dan targetnya biar kita bisa dapat poin penuh lawan Arema FC besok,” pungkasnya.
Konate ingin atmosfer pertandingan memberikan energi positif bagi pemain di lapangan tanpa mengganggu fokus kedua tim dalam menjalankan strategi.
Dengan pengalaman 61 penampilan bersama Arema FC, 34 gol, dan 19 assist, keberadaannya menjadi salah satu faktor yang patut diperhitungkan tuan rumah.
Pertandingan di Stadion Kanjuruhan pada Jumat (3/9/2026) pun berpotensi menjadi panggung emosional bagi Konate.
Ia akan berhadapan dengan klub yang pernah menjadi bagian penting dalam kariernya, tetapi kali ini memiliki misi berbeda: membawa Isenmulang Kalteng FC mencuri poin dari Arema FC pada laga perdana Super League 2026/2027.(jpc)


