PURUK CAHU,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Murung Raya bergerak cepat mempercepat target cakupan imunisasi tahun 2026. Langkah tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor Tingkat Daerah 38 Provinsi yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dari Aula Bapperida Murung Raya, Senin (31/8).
Rapat yang dipimpin perwakilan pimpinan daerah ini dihadiri Ketua TP-PKK Murung Raya Warnita Heriyus, Staf Ahli Bupati Suria Siri, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lynda Krstiane, Kepala Bapperida Reyzal Samat, serta Kepala Dinas Kesehatan Suwirman Hutagalung dan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam pemaparan di hadapan peserta rapat, Kepala Dinas Kesehatan Suwirman mengungkapkan realisasi imunisasi di wilayahnya hingga Agustus 2026 baru mencapai sekitar 25 persen dari keseluruhan sasaran yang ditetapkan. Angka ini menjadi perhatian serius bagi seluruh elemen pemerintahan.
Suwirman menjabarkan sejumlah hambatan utama yang menghambat pencapaian target tersebut.
“Kendala yang kami hadapi meliputi tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah, perluasan kolaborasi lintas sektor yang belum optimal, ketersediaan sumber daya manusia kesehatan, serta maraknya informasi menyesatkan atau hoaks terkait efek samping imunisasi,” jelasnya.
Merespons hal itu, Kepala DPMD Lynda Krstiane menekankan perlunya sosialisasi yang masif hingga ke pelosok desa. Ia menyarankan edukasi dikemas dengan bahasa sederhana dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai saluran, mulai dari siaran radio, kegiatan di Posyandu, peran aktif kader PKK, hingga dukungan kepala desa.
Di tempat yang sama, Ketua TP-PKK Murung Raya Warnita Heriyus menyatakan kesiapan penuh pihaknya untuk turun langsung mendampingi masyarakat di lapangan.
“Kami yang bergerak di Posyandu akan terus hadir mendampingi dan menyampaikan pemahaman kepada para ibu mengenai betapa pentingnya imunisasi bagi kesehatan anak-anak,” tegasnya.
Staf Ahli Bupati dr. Suria Siri yang mewakili Bupati Heriyus dalam kegiatan tersebut menegaskan visi pemerintahan daerah. Ia menyebutkan imunisasi merupakan fondasi investasi sumber daya manusia yang berkualitas untuk masa depan daerah.
“Keberhasilan program imunisasi bukan sekadar tanggung jawab sektor kesehatan semata. Ini adalah tugas dan tanggung jawab kita semua, lintas bidang dan tingkatan,” ucap dr Suria dengan tegas.
Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen sepenuhnya menindaklanjuti hasil kesepakatan rakor.
Fokus penguatan akan diarahkan pada edukasi yang lebih menyentuh masyarakat, dukungan anggaran yang memadai, serta mempererat kerja sama lintas sektor hingga tingkat Rukun Tetangga (RT). Tujuannya agar cakupan imunisasi tahun 2026 dapat tercapai secara tinggi, merata di seluruh wilayah, dan berkualitas bagi kesehatan warga.(pan)


