Kurs Dolar AS 7 Agustus 2026: Naik ke Rp17.941, Simak Pergerakan Mata Uang Global

PROKALTENG.CO – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan terhadap rupiah pada awal perdagangan Jumat (7/8/2026).

Mata uang Negeri Paman Sam masih bertahan di kisaran Rp17.900, melanjutkan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.04 WIB, kurs dolar AS berada di level Rp17.941, menguat 18 poin atau sekitar 0,10 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia cenderung bervariasi.

Dolar tercatat menguat 0,04 persen terhadap dolar Australia dan naik tipis 0,02 persen terhadap euro.

Di sisi lain, mata uang AS justru melemah terhadap beberapa mata uang Asia.

Baca Juga :  Ingatkan Pemda Antisipasi Dampak Kondisi Ekonomi Global ke Daerah

Dolar AS turun 0,08 persen terhadap dolar Singapura, melemah 0,03 persen terhadap yuan China, serta terkoreksi 0,05 persen terhadap yen Jepang.

Electronic money exchangers listing

Selain itu, dolar AS juga turun 0,03 persen terhadap baht Thailand.

Berbeda dengan mata uang tersebut, dolar AS masih mencatat penguatan 0,05 persen terhadap ringgit Malaysia, menunjukkan pergerakan yang beragam di tengah dinamika pasar valuta asing global.(jpg)

 

 

PROKALTENG.CO – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan penguatan terhadap rupiah pada awal perdagangan Jumat (7/8/2026).

Mata uang Negeri Paman Sam masih bertahan di kisaran Rp17.900, melanjutkan tren penguatan dalam beberapa hari terakhir.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.04 WIB, kurs dolar AS berada di level Rp17.941, menguat 18 poin atau sekitar 0,10 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Electronic money exchangers listing

Sementara itu, pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama dunia cenderung bervariasi.

Dolar tercatat menguat 0,04 persen terhadap dolar Australia dan naik tipis 0,02 persen terhadap euro.

Di sisi lain, mata uang AS justru melemah terhadap beberapa mata uang Asia.

Baca Juga :  Ingatkan Pemda Antisipasi Dampak Kondisi Ekonomi Global ke Daerah

Dolar AS turun 0,08 persen terhadap dolar Singapura, melemah 0,03 persen terhadap yuan China, serta terkoreksi 0,05 persen terhadap yen Jepang.

Selain itu, dolar AS juga turun 0,03 persen terhadap baht Thailand.

Berbeda dengan mata uang tersebut, dolar AS masih mencatat penguatan 0,05 persen terhadap ringgit Malaysia, menunjukkan pergerakan yang beragam di tengah dinamika pasar valuta asing global.(jpg)

 

 

Terpopuler

Artikel Terbaru