PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO– Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) resmi meluncurkan Kartu Kobar Cerdas. Sekaligus menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada peserta didik baru jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2026/2027.
Bupati Kobar Hj Nurhidayah. Menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari penyediaan layanan pendidikan yang berkualitas dan dapat diakses oleh seluruh masyarakat.
“Pemkab Kobar terus menghadirkan berbagai program strategis yang berpihak kepada peserta didik, di antaranya penyediaan seragam sekolah gratis dan inovasi layanan melalui Kartu Kobar Cerdas,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi Dinas Dikbud beserta seluruh jajaran, yang terus berinovasi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sekaligus menjaga keberlangsungan pelestarian budaya daerah.
Menurutnya, pendidikan dan kebudayaan merupakan dua pilar penting dalam membentuk generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki jati diri yang kuat.
Sementara itu, Kepala Dinas Dikbud Kobar, M. Alamsyah, menjelaskan bahwa Kartu Kobar Cerdas merupakan inovasi pelayanan publik yang dirancang untuk mendukung transformasi tata kelola pendidikan di daerah.
Kartu tersebut akan menjadi identitas layanan pendidikan sekaligus mempermudah peserta didik mengakses berbagai program dan layanan yang disediakan pemerintah daerah.
“Kartu Kobar Cerdas merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat dalam menghadirkan layanan pendidikan yang semakin mudah, terintegrasi, dan tepat sasaran. Melalui inovasi ini diharapkan seluruh peserta didik memperoleh akses layanan pendidikan yang lebih optimal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah,” ujar M. Alamsyah.
Selain peluncuran Kartu Kobar Cerdas, Pemkab Kobar juga menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis secara simbolis kepada peserta didik baru jenjang TK, SD, dan SMP. Program tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua pada awal tahun ajaran sekaligus memberikan motivasi bagi peserta didik untuk memulai proses belajar dengan lebih semangat.
Kepala Dinas Dikbud Kobar menyerahkan buku “Kisah Manahan Gola Lapar: Jejak Sosio Kultural Coto Manggala” kepada Bupati Hj Nurhidayah. Buku hasil kolaborasi Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia bersama Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Universitas Brawijaya itu menjadi dokumentasi ilmiah mengenai salah satu kekayaan budaya Kabupaten Kotawaringin Barat.
Alamsyah juga menyampaikan. Bahwa kuliner khas daerah Coto Manggala telah memperoleh rekomendasi sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2026. Rekomendasi tersebut merupakan hasil kajian akademis dan penilaian tim ahli sebagai tahapan menuju penetapan resmi oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
“Pencapaian ini merupakan kebanggaan seluruh masyarakat Kotawaringin Barat. Coto Manggala bukan sekadar kuliner tradisional, tetapi juga representasi sejarah, identitas, nilai sosial, serta kearifan lokal masyarakat yang diwariskan secara turun-temurun. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Tim Ahli Warisan Budaya Takbenda Universitas Brawijaya, para budayawan, tokoh adat, dan seluruh pihak yang telah mendukung proses pengusulan ini,” katanya.
Peluncuran Kartu Kobar Cerdas menjadi langkah strategis Pemkab Kobar dalam memperkuat transformasi pelayanan pendidikan yang semakin terintegrasi. Di sisi lain, rekomendasi Coto Manggala sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia semakin menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.(mmc/ind)


