MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memacu peningkatan layanan air minum bagi masyarakat. Dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Utara dan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jingah. Selasa (23/6), Pemkab Barito Utara memastikan sejumlah proyek strategis di bidang penyediaan air bersih berjalan sesuai target.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan bahwa kapasitas produksi PDAM saat ini terus ditingkatkan. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui pembangunan SPAM IKK (Ibu Kota Kecamatan) Jingah yang dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 50 liter per detik. Infrastruktur ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Jingah dan sekitarnya yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Target pada pembangunan SPAM IKK kita 50 liter per detik, dari awalnya kapasitas 130 menjadi 180. Nanti akan dihitung, apakah dengan 180 cukup atau tidak. Kalau tidak, di 2027 kita tambah lagi,” ujar Bupati Shalahuddin.
Pemkab Barito Utara juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk memastikan ketersediaan air bersih hingga tahun 2029. Bupati menargetkan agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan domestik.
Salah satu terobosan yang direncanakan adalah pemindahan kantor pengolahan air ke lokasi baru. Kantor lama nantinya akan difokuskan khusus untuk pengolahan air.
MUARA TEWEH,PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memacu peningkatan layanan air minum bagi masyarakat. Dalam inspeksi mendadak (sidak) ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barito Utara dan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jingah. Selasa (23/6), Pemkab Barito Utara memastikan sejumlah proyek strategis di bidang penyediaan air bersih berjalan sesuai target.
Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menyampaikan bahwa kapasitas produksi PDAM saat ini terus ditingkatkan. Salah satu langkah konkretnya adalah melalui pembangunan SPAM IKK (Ibu Kota Kecamatan) Jingah yang dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 50 liter per detik. Infrastruktur ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Jingah dan sekitarnya yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
“Target pada pembangunan SPAM IKK kita 50 liter per detik, dari awalnya kapasitas 130 menjadi 180. Nanti akan dihitung, apakah dengan 180 cukup atau tidak. Kalau tidak, di 2027 kita tambah lagi,” ujar Bupati Shalahuddin.
Pemkab Barito Utara juga menyiapkan langkah jangka panjang untuk memastikan ketersediaan air bersih hingga tahun 2029. Bupati menargetkan agar kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi secara berkelanjutan, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan domestik.
Salah satu terobosan yang direncanakan adalah pemindahan kantor pengolahan air ke lokasi baru. Kantor lama nantinya akan difokuskan khusus untuk pengolahan air.