Agustiar Kaji Aspirasi Mahasiswa dari Elpiji 3 Kg hingga Transportasi Publik

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memastikan berbagai aspirasi yang disampaikan organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus Kalteng akan menjadi bahan kajian dan evaluasi pemerintah daerah.

Sejumlah isu yang disoroti mahasiswa mencakup distribusi Elpiji 3 kilogram, transportasi publik, ketenagakerjaan, hingga program strategis nasional.

Itu disampaikan pada pertemuan bersama unsur Forkopimda di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (25/6/2026).

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengapresiasi partisipasi aktif mahasiswa yang dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam mengawal pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi partisipasi aktif dari organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus dalam memberikan masukan, kritik, dan juga saran yang konstruktif terhadap pelaksanaan pembangunan di Kalimantan Tengah,” katanya.

Dia menyampaikan berbagai isu yang diangkat mahasiswa mencakup program strategis nasional maupun persoalan daerah yang menjadi perhatian masyarakat.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Tingkatkan Pengembangan Sylvofishery di Seruyan, Dorong Budidaya Kepiting Bakau

“Seluruh masukan yang disampaikan terkait program strategis nasional, termasuk program Makanan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, program cetak sawah, ketahanan pangan, distribusi elpiji 3 kilogram, ketenagakerjaan, transportasi publik, serta pengelolaan sumber daya daerah akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama instansi terkait,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mengawal pelaksanaan berbagai program agar tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjutnya.

Selain itu, Pemprov Kalteng akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah pusat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Lepas Pegawai Purna Tugas dan Promosi Jabatan

“Berbagai usulan yang telah disampaikan oleh adik-adik mahasiswa akan kami kaji sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya.

Agustiar menilai forum dialog tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.

“Forum dialog ini menunjukkan bahwa mahasiswa merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah. Oleh karena itu, komunikasi dan kolaborasi yang baik harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tuturnya.

Dia juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk terus berkontribusi melalui pemikiran, pengawasan sosial, dan partisipasi aktif guna mendukung terwujudnya pembangunan Kalteng yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. (adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran memastikan berbagai aspirasi yang disampaikan organisasi kemahasiswaan Cipayung Plus Kalteng akan menjadi bahan kajian dan evaluasi pemerintah daerah.

Sejumlah isu yang disoroti mahasiswa mencakup distribusi Elpiji 3 kilogram, transportasi publik, ketenagakerjaan, hingga program strategis nasional.

Itu disampaikan pada pertemuan bersama unsur Forkopimda di Istana Isen Mulang Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Kamis (25/6/2026).

Electronic money exchangers listing

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengapresiasi partisipasi aktif mahasiswa yang dinilai telah memberikan kontribusi positif dalam mengawal pembangunan daerah.

“Kami mengapresiasi partisipasi aktif dari organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung Plus dalam memberikan masukan, kritik, dan juga saran yang konstruktif terhadap pelaksanaan pembangunan di Kalimantan Tengah,” katanya.

Dia menyampaikan berbagai isu yang diangkat mahasiswa mencakup program strategis nasional maupun persoalan daerah yang menjadi perhatian masyarakat.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Tingkatkan Pengembangan Sylvofishery di Seruyan, Dorong Budidaya Kepiting Bakau

“Seluruh masukan yang disampaikan terkait program strategis nasional, termasuk program Makanan Bergizi Gratis, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, program cetak sawah, ketahanan pangan, distribusi elpiji 3 kilogram, ketenagakerjaan, transportasi publik, serta pengelolaan sumber daya daerah akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama instansi terkait,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah berkomitmen mengawal pelaksanaan berbagai program agar tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan terus mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar tepat sasaran, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta mampu meningkatkan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” lanjutnya.

Selain itu, Pemprov Kalteng akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, pemerintah pusat, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat.

Baca Juga :  Dislutkan Kalteng Lepas Pegawai Purna Tugas dan Promosi Jabatan

“Berbagai usulan yang telah disampaikan oleh adik-adik mahasiswa akan kami kaji sesuai kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ucapnya.

Agustiar menilai forum dialog tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah.

“Forum dialog ini menunjukkan bahwa mahasiswa merupakan mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah. Oleh karena itu, komunikasi dan kolaborasi yang baik harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tuturnya.

Dia juga mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk terus berkontribusi melalui pemikiran, pengawasan sosial, dan partisipasi aktif guna mendukung terwujudnya pembangunan Kalteng yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. (adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru