Kafilah Kotim akan Turun di 10 Cabang Musabaqah, Bupati : Tampilkan Kemampuan Terbaik

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menegaskan, keikutsertaan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, bukan sekadar ajang berburu piala.

Perhelatan ini, menjadi sarana membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai Alquran dalam melayani masyarakat.

Bupati Kotim, H Halikinnor, menyatakan bahwa MTQ Korpri memiliki makna strategis untuk memperkuat mental dan spiritual ASN agar mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah publik.

“MTQ Korpri bukan hanya perlombaan membaca dan memahami Alquran. Ini adalah media pembinaan karakter agar ASN senantiasa menjunjung tinggi nilai religius, integritas, profesionalisme, serta akhlak mulia,” ujar Halikinnor saat melepas kafilah di aula rumah jabatan bupati, Senin (22/6).

Baca Juga :  Berinovasi dan Berbenah Meningkatkan Kualitas Pelayanan Perpustakaan

Menurutnya, kekuatan moral dan spiritual merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang jujur, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Halikinnor mengapresiasi, seluruh anggota kafilah Kotim yang akan berlaga pada MTQ VIII Korpri di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pada 23–27 Juni 2026.

“Tampilkan kemampuan terbaik, jaga kekompakan, junjung tinggi sportivitas, dan tetap percaya diri dalam setiap cabang perlombaan,” pesannya.

Electronic money exchangers listing

Pada ajang tingkat provinsi ini, kafilah Kotim akan turun di 10 cabang musabaqah. Antara lain tilawah, tartil, hifzh, dakwah, Khath Alqurn, adzan, khutbah jumat, doa, karya tulis ilmiah Alquran, cipta dan baca puisi Islami.

Bupati berharap, seluruh peserta mampu menjadikan momentum ini untuk mempererat silaturahmi antar-ASN se-Kalteng, sekaligus mengharumkan nama Bumi Tambun Bungai.

Baca Juga :  Bergerak Cepat! Pemkab Kotim Siapkan Lahan Tanam Jagung Secara Serentak di Seluruh Desa

“Prestasi tentu menjadi target kita. Namun, yang lebih utama adalah menunjukkan sikap ASN BerAKHLAK, menjaga etika, serta menjadi duta daerah yang mampu memberikan kesan positif,” tegas Halikinnor.

Dia menyampaikan, terima kasih kepada Dewan Pengurus Korpri Kotim, Kementerian Agama, para pelatih, ofisial, dan pendamping atas persiapan matang yang telah dilakukan.

Halikinnor optimistis, dengan semangat kebersamaan ini, kafilah Kotim mampu menorehkan prestasi membanggakan dan merepresentasikan profil ASN yang profesional serta religius. (bah/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menegaskan, keikutsertaan dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, bukan sekadar ajang berburu piala.

Perhelatan ini, menjadi sarana membentuk aparatur sipil negara (ASN) yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai Alquran dalam melayani masyarakat.

Bupati Kotim, H Halikinnor, menyatakan bahwa MTQ Korpri memiliki makna strategis untuk memperkuat mental dan spiritual ASN agar mampu menjadi teladan, baik di lingkungan kerja maupun di tengah publik.

Electronic money exchangers listing

“MTQ Korpri bukan hanya perlombaan membaca dan memahami Alquran. Ini adalah media pembinaan karakter agar ASN senantiasa menjunjung tinggi nilai religius, integritas, profesionalisme, serta akhlak mulia,” ujar Halikinnor saat melepas kafilah di aula rumah jabatan bupati, Senin (22/6).

Baca Juga :  Berinovasi dan Berbenah Meningkatkan Kualitas Pelayanan Perpustakaan

Menurutnya, kekuatan moral dan spiritual merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang jujur, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Halikinnor mengapresiasi, seluruh anggota kafilah Kotim yang akan berlaga pada MTQ VIII Korpri di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pada 23–27 Juni 2026.

“Tampilkan kemampuan terbaik, jaga kekompakan, junjung tinggi sportivitas, dan tetap percaya diri dalam setiap cabang perlombaan,” pesannya.

Pada ajang tingkat provinsi ini, kafilah Kotim akan turun di 10 cabang musabaqah. Antara lain tilawah, tartil, hifzh, dakwah, Khath Alqurn, adzan, khutbah jumat, doa, karya tulis ilmiah Alquran, cipta dan baca puisi Islami.

Bupati berharap, seluruh peserta mampu menjadikan momentum ini untuk mempererat silaturahmi antar-ASN se-Kalteng, sekaligus mengharumkan nama Bumi Tambun Bungai.

Baca Juga :  Bergerak Cepat! Pemkab Kotim Siapkan Lahan Tanam Jagung Secara Serentak di Seluruh Desa

“Prestasi tentu menjadi target kita. Namun, yang lebih utama adalah menunjukkan sikap ASN BerAKHLAK, menjaga etika, serta menjadi duta daerah yang mampu memberikan kesan positif,” tegas Halikinnor.

Dia menyampaikan, terima kasih kepada Dewan Pengurus Korpri Kotim, Kementerian Agama, para pelatih, ofisial, dan pendamping atas persiapan matang yang telah dilakukan.

Halikinnor optimistis, dengan semangat kebersamaan ini, kafilah Kotim mampu menorehkan prestasi membanggakan dan merepresentasikan profil ASN yang profesional serta religius. (bah/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru