PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Pulang Pisau periode 2025–2029 sekaligus melepas Tim Paduan Suara Anak (PSA) Kontingen Kalimantan Tengah (Kalteng) yang akan berlaga pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Kamis (11/6).
Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifai, S.Kom., mengatakan pengukuhan LPPD menjadi langkah penting untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan paduan suara gerejawi di daerah. Menurutnya, LPPD memiliki tugas strategis dalam mengelola, membina, dan mengembangkan kegiatan Pesparawi serta meningkatkan kualitas kerohanian umat Kristiani.
“LPPD harus mampu menjalankan tugasnya dengan penuh integritas dan amanah, mulai dari pembinaan paduan suara, pengembangan musisi gerejawi hingga mempersiapkan kontingen yang siap bersaing di tingkat nasional,” ujar Ahmad Rifai.
Ia juga mengingatkan pengurus yang baru dikukuhkan agar mengelola organisasi secara profesional dan transparan, termasuk dalam penggunaan dana hibah pemerintah.
Sinergi dengan pemerintah daerah, kata dia, harus terus diperkuat guna mendukung program-program pembinaan kerohanian umat Kristen di Kabupaten Pulang Pisau.
PULANG PISAU, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau mengukuhkan pengurus Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kabupaten Pulang Pisau periode 2025–2029 sekaligus melepas Tim Paduan Suara Anak (PSA) Kontingen Kalimantan Tengah (Kalteng) yang akan berlaga pada ajang Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Manokwari, Papua Barat, Kamis (11/6).
Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifai, S.Kom., mengatakan pengukuhan LPPD menjadi langkah penting untuk memperkuat pembinaan dan pengembangan paduan suara gerejawi di daerah. Menurutnya, LPPD memiliki tugas strategis dalam mengelola, membina, dan mengembangkan kegiatan Pesparawi serta meningkatkan kualitas kerohanian umat Kristiani.
“LPPD harus mampu menjalankan tugasnya dengan penuh integritas dan amanah, mulai dari pembinaan paduan suara, pengembangan musisi gerejawi hingga mempersiapkan kontingen yang siap bersaing di tingkat nasional,” ujar Ahmad Rifai.
Ia juga mengingatkan pengurus yang baru dikukuhkan agar mengelola organisasi secara profesional dan transparan, termasuk dalam penggunaan dana hibah pemerintah.
Sinergi dengan pemerintah daerah, kata dia, harus terus diperkuat guna mendukung program-program pembinaan kerohanian umat Kristen di Kabupaten Pulang Pisau.