PROKALTENG.CO-Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, masyarakat sipil, hingga pengemudi ojek online di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, sempat memanas pada Jumat 12 Juni malam. Ketegangan terjadi ketika sejumlah peserta aksi melemparkan botol ke arah barikade aparat keamanan yang memblokade akses menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI). Pantauan Pojoksatu.id di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, ribuan massa masih bertahan di depan UOB Plaza, Jalan Jenderal Sudirman.
Mereka sebelumnya berupaya melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI yang menjadi titik tujuan aksi, namun tertahan oleh blokade aparat gabungan kepolisian dan TNI.
Situasi yang semula berlangsung kondusif berubah tegang ketika sebagian massa mencoba mendekati barikade. Dari tengah kerumunan, sejumlah botol air mineral terlihat melayang ke arah pagar pembatas dan aparat yang berjaga di garis depan. Aksi tersebut sontak membuat petugas keamanan meningkatkan kewaspadaan. Barisan aparat yang sebelumnya berdiri santai langsung merapatkan formasi dan bersiap mengantisipasi kemungkinan dorongan massa maupun eskalasi situasi yang lebih besar.
Meski demikian, ketegangan hanya berlangsung beberapa menit. Massa aksi yang berada di bagian depan segera mengingatkan peserta lainnya agar tidak terpancing provokasi.
“Hati-hati provokasi hati-hati provokasi!” teriak sejumlah peserta aksi secara berulang-ulang dari tengah kerumunan.
PROKALTENG.CO-Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, masyarakat sipil, hingga pengemudi ojek online di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, sempat memanas pada Jumat 12 Juni malam. Ketegangan terjadi ketika sejumlah peserta aksi melemparkan botol ke arah barikade aparat keamanan yang memblokade akses menuju Bundaran Hotel Indonesia (HI). Pantauan Pojoksatu.id di lokasi sekitar pukul 20.00 WIB, ribuan massa masih bertahan di depan UOB Plaza, Jalan Jenderal Sudirman.
Mereka sebelumnya berupaya melanjutkan perjalanan menuju Bundaran HI yang menjadi titik tujuan aksi, namun tertahan oleh blokade aparat gabungan kepolisian dan TNI.
Situasi yang semula berlangsung kondusif berubah tegang ketika sebagian massa mencoba mendekati barikade. Dari tengah kerumunan, sejumlah botol air mineral terlihat melayang ke arah pagar pembatas dan aparat yang berjaga di garis depan. Aksi tersebut sontak membuat petugas keamanan meningkatkan kewaspadaan. Barisan aparat yang sebelumnya berdiri santai langsung merapatkan formasi dan bersiap mengantisipasi kemungkinan dorongan massa maupun eskalasi situasi yang lebih besar.
Meski demikian, ketegangan hanya berlangsung beberapa menit. Massa aksi yang berada di bagian depan segera mengingatkan peserta lainnya agar tidak terpancing provokasi.
“Hati-hati provokasi hati-hati provokasi!” teriak sejumlah peserta aksi secara berulang-ulang dari tengah kerumunan.