Gagalkan Pelarian Warga Binaan Eks Polisi, Pegawai Lapas Palangka Raya Raih Penghargaan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng) I Putu Murdiana, memberikan piagam penghargaan kepada pegawai Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Andre Hamid Prayoga, atas keberhasilannya menggagalkan percobaan pelarian warga binaan yang terjadi beberapa waktu lalu, Senin (1/6).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kesiapsiagaan, dan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas pengamanan dan menjadi bentuk pengakuan atas kinerja petugas yang mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Andre Hamid Prayoga yang bertugas pada saat itu dinilai berhasil menunjukkan respons cepat dan tindakan tepat saat adanya upaya pelarian yang dilakukan oleh seorang warga binaan yang merupakan eks polisi, Anton Kurniawan Stiyanto di Lapas Kelas II A Palangka Raya.

Kini eks anggota Polresta Palangka Raya yang juga narapidana kasus pembunuhan yang divonis penjara seumur hidup, dilaporkan meninggal dunia di ruang isolasi Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Minggu dini hari (31/5/2026).

Baca Juga :  Selama 2024! Pidsus Kejati Kalteng Selamatkan Rp829 Juta, Kejari se Kalteng Rp2,7 Milliar

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan cerminan dari pentingnya kesiapan seluruh petugas pemasyarakatan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas maupun rutan.

“Keberhasilan menggagalkan upaya pelarian ini menunjukkan bahwa petugas kita selalu siap dan siaga dalam menjalankan tugas. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Saudara Andre Hamid Prayoga yang telah menunjukkan profesionalisme, ketegasan, dan keberanian dalam menjaga keamanan lapas,” ujar I Putu Murdiana.

Menurutnya, pengamanan pemasyarakatan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, disiplin, dan kewaspadaan tinggi.

Electronic money exchangers listing

Oleh karena itu, setiap petugas dituntut untuk selalu meningkatkan kesiapan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar bentuk apresiasi individu, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan agar terus bekerja dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi tanggung jawab sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan.

Baca Juga :  Kanwil Ditjenpas Kalteng Tegaskan Remisi Natal Bebas Pungli

“Petugas pemasyarakatan harus selalu waspada terhadap setiap potensi gangguan keamanan. Kesiapan dan kesigapan merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran maupun insiden yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas dan rutan,” tegasnya.

Kakanwil juga menekankan pentingnya penguatan budaya kerja yang berorientasi pada kewaspadaan dan profesionalisme. Seluruh petugas di lingkungan pemasyarakatan diharapkan terus meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi antarpetugas, serta konsisten menerapkan standar operasional prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan. Kita ingin membangun budaya kerja yang responsif, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan sehingga keamanan dan ketertiban di seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Kalimantan Tengah dapat terus terjaga dengan optimal,” pungkas I Putu Murdiana.(hfz)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng) I Putu Murdiana, memberikan piagam penghargaan kepada pegawai Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Andre Hamid Prayoga, atas keberhasilannya menggagalkan percobaan pelarian warga binaan yang terjadi beberapa waktu lalu, Senin (1/6).

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kesiapsiagaan, dan profesionalisme petugas dalam menjalankan tugas pengamanan dan menjadi bentuk pengakuan atas kinerja petugas yang mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Andre Hamid Prayoga yang bertugas pada saat itu dinilai berhasil menunjukkan respons cepat dan tindakan tepat saat adanya upaya pelarian yang dilakukan oleh seorang warga binaan yang merupakan eks polisi, Anton Kurniawan Stiyanto di Lapas Kelas II A Palangka Raya.

Electronic money exchangers listing

Kini eks anggota Polresta Palangka Raya yang juga narapidana kasus pembunuhan yang divonis penjara seumur hidup, dilaporkan meninggal dunia di ruang isolasi Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Minggu dini hari (31/5/2026).

Baca Juga :  Selama 2024! Pidsus Kejati Kalteng Selamatkan Rp829 Juta, Kejari se Kalteng Rp2,7 Milliar

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan cerminan dari pentingnya kesiapan seluruh petugas pemasyarakatan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban di dalam lapas maupun rutan.

“Keberhasilan menggagalkan upaya pelarian ini menunjukkan bahwa petugas kita selalu siap dan siaga dalam menjalankan tugas. Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Saudara Andre Hamid Prayoga yang telah menunjukkan profesionalisme, ketegasan, dan keberanian dalam menjaga keamanan lapas,” ujar I Putu Murdiana.

Menurutnya, pengamanan pemasyarakatan tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang memiliki integritas, disiplin, dan kewaspadaan tinggi.

Oleh karena itu, setiap petugas dituntut untuk selalu meningkatkan kesiapan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Ia menambahkan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar bentuk apresiasi individu, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan agar terus bekerja dengan penuh dedikasi dan menjunjung tinggi tanggung jawab sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan.

Baca Juga :  Kanwil Ditjenpas Kalteng Tegaskan Remisi Natal Bebas Pungli

“Petugas pemasyarakatan harus selalu waspada terhadap setiap potensi gangguan keamanan. Kesiapan dan kesigapan merupakan kunci utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran maupun insiden yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di dalam lapas dan rutan,” tegasnya.

Kakanwil juga menekankan pentingnya penguatan budaya kerja yang berorientasi pada kewaspadaan dan profesionalisme. Seluruh petugas di lingkungan pemasyarakatan diharapkan terus meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi antarpetugas, serta konsisten menerapkan standar operasional prosedur dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Penghargaan ini diharapkan menjadi contoh dan inspirasi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan. Kita ingin membangun budaya kerja yang responsif, disiplin, dan siap menghadapi berbagai tantangan sehingga keamanan dan ketertiban di seluruh satuan kerja pemasyarakatan di Kalimantan Tengah dapat terus terjaga dengan optimal,” pungkas I Putu Murdiana.(hfz)

Terpopuler

Artikel Terbaru