Pemko Palangka Raya Optimalkan Aset Daerah, Siapkan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Kota  (Pemko) Palangka Raya terus berupaya mengoptimalkan tata kelola aset-aset daerah yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal, serta melanjutkan program penataan kawasan kumuh di sejumlah titik.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat menanggapi pertanyaan terkait tindak lanjut pengelolaan fasilitas publik dan kawasan permukiman.

Menjawab sorotan mengenai sejumlah aset daerah yang terbengkalai, seperti rumah toko (ruko) di Pasar Kahayan dan Pasar Mini Datuh Manuah, Fairid mengungkapkan bahwa pihaknya telah merancang skema kerja sama untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi di fasilitas tersebut.

“Untuk Pasar Mini Datuh Manuah, saat ini sedang kita persiapkan untuk dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Namun, kita tunggu saja nanti sampai prosesnya selesai dan mulai berjalan,” ungkap Fairid, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga :  Wali Kota : Seluruh Masyarakat Palangka Raya yang Memiliki NPWP Segera Melaporkan SPT Tahunan

Lebih lanjut, Fairid menegaskan bahwa transparansi mengenai progres pembangunan dan pemanfaatan aset pemerintah sebenarnya sudah dapat diakses publik.

Ia menyebutkan bahwa pencapaian-pencapaian terbaru pemerintah kota telah dipaparkan secara komprehensif pada laporan capaian kinerja satu tahun.

Bagi masyarakat atau pihak yang membutuhkan rincian data tersebut, Wali Kota mengarahkan untuk berkoordinasi langsung dengan dinas terkait.

Electronic money exchangers listing

“Capaian terbaru sudah disampaikan saat laporan satu tahun. Semua datanya ada di sana, bisa juga diminta langsung melalui Bappeda,” pungkasnya (her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO –  Pemerintah Kota  (Pemko) Palangka Raya terus berupaya mengoptimalkan tata kelola aset-aset daerah yang dinilai belum dimanfaatkan secara maksimal, serta melanjutkan program penataan kawasan kumuh di sejumlah titik.

Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, saat menanggapi pertanyaan terkait tindak lanjut pengelolaan fasilitas publik dan kawasan permukiman.

Menjawab sorotan mengenai sejumlah aset daerah yang terbengkalai, seperti rumah toko (ruko) di Pasar Kahayan dan Pasar Mini Datuh Manuah, Fairid mengungkapkan bahwa pihaknya telah merancang skema kerja sama untuk menghidupkan kembali denyut ekonomi di fasilitas tersebut.

Electronic money exchangers listing

“Untuk Pasar Mini Datuh Manuah, saat ini sedang kita persiapkan untuk dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Namun, kita tunggu saja nanti sampai prosesnya selesai dan mulai berjalan,” ungkap Fairid, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga :  Wali Kota : Seluruh Masyarakat Palangka Raya yang Memiliki NPWP Segera Melaporkan SPT Tahunan

Lebih lanjut, Fairid menegaskan bahwa transparansi mengenai progres pembangunan dan pemanfaatan aset pemerintah sebenarnya sudah dapat diakses publik.

Ia menyebutkan bahwa pencapaian-pencapaian terbaru pemerintah kota telah dipaparkan secara komprehensif pada laporan capaian kinerja satu tahun.

Bagi masyarakat atau pihak yang membutuhkan rincian data tersebut, Wali Kota mengarahkan untuk berkoordinasi langsung dengan dinas terkait.

“Capaian terbaru sudah disampaikan saat laporan satu tahun. Semua datanya ada di sana, bisa juga diminta langsung melalui Bappeda,” pungkasnya (her)

Terpopuler

Artikel Terbaru