NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif. Hal ini diwujudkan melalui agenda Penguatan Kapasitas Hak Asasi Manusia (HAM) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau Tahun Anggaran 2026, yang digelar di Aula Setda Kabupaten Lamandau, Selasa (21/4).
Kegiatan strategis ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Kalimantan Tengah beserta jajaran, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau dr. Rosmawati, serta diikuti oleh ASN Dinas Kesehatan se-Kalimantan Tengah baik secara luring maupun daring.
Mewakili Bupati Lamandau, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Triadi, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas ini merupakan langkah krusial untuk memastikan standar pelayanan kesehatan tidak hanya berhenti pada pemenuhan teknis medis, tetapi juga menyentuh aspek moral kemanusiaan.
“Penguatan kapasitas HAM adalah langkah strategis untuk memastikan pelayanan kesehatan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, di samping pemenuhan aspek teknis dan administratif,” ujar Triadi saat membacakan sambutan bupati.
Ia menambahkan bahwa kesehatan merupakan urusan wajib pemerintah daerah yang bersentuhan langsung dengan hak dasar hidup manusia. Oleh karena itu, prinsip-prinsip universal HAM harus menjadi napas dalam setiap layanan yang diberikan.
Dalam arahannya, Pemkab Lamandau menekankan agar seluruh tenaga kesehatan dan ASN di bidang kesehatan mengedepankan empat prinsip utama:
- Memberikan hak yang sama bagi setiap warga negara.
- Melayani tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun status sosial.
- Menjaga etika dan kehormatan pasien sebagai manusia.
- Penyelenggaraan layanan yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremonial, tetapi menjadi katalisator perubahan di lapangan.
“Kami berharap hasil dari kegiatan ini ditindaklanjuti secara konkret, baik melalui perbaikan kebijakan, peningkatan kualitas layanan, maupun penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kesehatan,” pungkas Triadi.
Dengan adanya penguatan ini, Pemkab Lamandau optimis kualitas layanan kesehatan di Bumi Bahaum Bakuba akan semakin responsif, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (bib)


