DPRD Gumas Ingatkan Damang Terpilih, Layani Masyarakat Adat dengan Tulus

KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – DPRD Gunung Mas (Gumas) mengingatkan para damang terpilih di sejumlah kecamatan agar benar-benar mengabdi dan melayani masyarakat adat dengan tulus. Peran damang dinilai krusial dalam menyelesaikan berbagai persoalan adat di daerah.

Ketua Komisi II DPRD Gumas, Herbet Y Asin, menegaskan damang harus bekerja dengan integritas dan tanggung jawab, terutama dalam menangani sengketa adat seperti perkawinan, perceraian, hingga konflik di masyarakat.

“Harapan kita, damang yang terpilih benar-benar mengabdi dengan tulus dalam melayani masyarakat adat di Gunung Mas,” kata Herbert saat ditemui di ruang kerjanya.

Dia menjelaskan, dalam menyelesaikan persoalan adat, damang tidak bisa gegabah mengambil keputusan. Dibutuhkan proses, koordinasi, dan pertimbangan matang.

Baca Juga :  Bukan Hanya PNS, DPRD Gumas Ajak Milenial Jadi Wirausaha Lewat Pelatihan

“Penyelesaian masalah tidak bisa instan. Perlu koordinasi dan waktu, apalagi untuk sengketa seperti tanah dan lainnya,” ujarnya.

Sebagai Ketua Harian DAD Gunung Mas, Herbert juga menyinggung soal insentif damang yang relatif terbatas. Namun hal itu tidak boleh mengurangi komitmen dalam menjalankan tugas.

“Memang honor tidak besar, tapi integritas dan kepatuhan tetap harus dijaga oleh damang sebagai kepala adat,” tegasnya.

Electronic money exchangers listing

Dia menambahkan, damang yang telah terpilih berasal dari Kecamatan Kurun, Rungan, Kahut, Rungan Barat, dan Manuhing, dan direncanakan akan dilantik secara serentak dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa dilakukan pelantikan,” tandasnya. (tim)

KUALA KURUN, PROKALTENG.CO – DPRD Gunung Mas (Gumas) mengingatkan para damang terpilih di sejumlah kecamatan agar benar-benar mengabdi dan melayani masyarakat adat dengan tulus. Peran damang dinilai krusial dalam menyelesaikan berbagai persoalan adat di daerah.

Ketua Komisi II DPRD Gumas, Herbet Y Asin, menegaskan damang harus bekerja dengan integritas dan tanggung jawab, terutama dalam menangani sengketa adat seperti perkawinan, perceraian, hingga konflik di masyarakat.

“Harapan kita, damang yang terpilih benar-benar mengabdi dengan tulus dalam melayani masyarakat adat di Gunung Mas,” kata Herbert saat ditemui di ruang kerjanya.

Electronic money exchangers listing

Dia menjelaskan, dalam menyelesaikan persoalan adat, damang tidak bisa gegabah mengambil keputusan. Dibutuhkan proses, koordinasi, dan pertimbangan matang.

Baca Juga :  Bukan Hanya PNS, DPRD Gumas Ajak Milenial Jadi Wirausaha Lewat Pelatihan

“Penyelesaian masalah tidak bisa instan. Perlu koordinasi dan waktu, apalagi untuk sengketa seperti tanah dan lainnya,” ujarnya.

Sebagai Ketua Harian DAD Gunung Mas, Herbert juga menyinggung soal insentif damang yang relatif terbatas. Namun hal itu tidak boleh mengurangi komitmen dalam menjalankan tugas.

“Memang honor tidak besar, tapi integritas dan kepatuhan tetap harus dijaga oleh damang sebagai kepala adat,” tegasnya.

Dia menambahkan, damang yang telah terpilih berasal dari Kecamatan Kurun, Rungan, Kahut, Rungan Barat, dan Manuhing, dan direncanakan akan dilantik secara serentak dalam waktu dekat.

“Mudah-mudahan akhir bulan ini bisa dilakukan pelantikan,” tandasnya. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru