33.2 C
Jakarta
Tuesday, March 17, 2026

Jelang Re-Akreditasi 2026, RSUD Jaraga Sasameh Perkuat Standar Pelayanan

PROKALTENG.CO – RSUD Jaraga Sasameh Buntok mulai mempersiapkan proses re-akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026. Persiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menjamin keselamatan pasien.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jaraga Sasameh, dr. Dadang Baskoro Nugroho, mengatakan berbagai langkah persiapan telah dilakukan sejak awal tahun 2026. Hal ini penting agar seluruh standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan pemerintah dapat dipenuhi secara optimal.

“Sejak awal tahun ini kami telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi proses re-akreditasi rumah sakit,” ujar Dadang Baskoro dilansir dari Kalteng Pos, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, akreditasi rumah sakit merupakan proses penilaian eksternal secara berkala yang dilakukan oleh lembaga independen yang ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Baca Juga :  Antusias dan Tetap Semangat! Bupati dan Wabup Barsel Kompak Ikuti Retret di Magelang

Penilaian tersebut bertujuan memastikan rumah sakit memenuhi standar pelayanan kesehatan serta menjamin keselamatan pasien.

Menurutnya, dalam proses re-akreditasi kali ini, pihak rumah sakit memfokuskan sejumlah aspek penting.

Di antaranya peningkatan keselamatan pasien (patient safety), pemenuhan standar mutu pelayanan kesehatan, penguatan manajemen rumah sakit, hingga pelaksanaan berbagai program nasional di bidang kesehatan.

Electronic money exchangers listing

“Re-akreditasi bertujuan memastikan rumah sakit terus memenuhi standar mutu pelayanan sekaligus menjamin keselamatan pasien,” jelasnya.

Dadang juga berharap momentum Ramadan dapat membawa keberkahan bagi seluruh pihak, termasuk dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Jaraga Sasameh.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga :  Diduga Sindikat Narkoba Antar Provinsi, Pria di Buntok Ditangkap Polisi

Ia menegaskan bahwa keberhasilan proses re-akreditasi tidak hanya bergantung pada pihak rumah sakit, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat.

“Oleh karena itu kami berharap masyarakat dapat terus mendukung kemajuan pelayanan rumah sakit dengan memberikan masukan, saran, maupun kritik yang membangun,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas rumah sakit agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus meningkat serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna layanan di RSUD Jaraga Sasameh.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, manajemen rumah sakit optimistis proses re-akreditasi dapat berjalan lancar dan semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Barito Selatan. (ena/kpg)

PROKALTENG.CO – RSUD Jaraga Sasameh Buntok mulai mempersiapkan proses re-akreditasi rumah sakit yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026. Persiapan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sekaligus menjamin keselamatan pasien.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Jaraga Sasameh, dr. Dadang Baskoro Nugroho, mengatakan berbagai langkah persiapan telah dilakukan sejak awal tahun 2026. Hal ini penting agar seluruh standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan pemerintah dapat dipenuhi secara optimal.

“Sejak awal tahun ini kami telah melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi proses re-akreditasi rumah sakit,” ujar Dadang Baskoro dilansir dari Kalteng Pos, Senin (16/3/2026).

Electronic money exchangers listing

Ia menjelaskan, akreditasi rumah sakit merupakan proses penilaian eksternal secara berkala yang dilakukan oleh lembaga independen yang ditunjuk pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia.

Baca Juga :  Antusias dan Tetap Semangat! Bupati dan Wabup Barsel Kompak Ikuti Retret di Magelang

Penilaian tersebut bertujuan memastikan rumah sakit memenuhi standar pelayanan kesehatan serta menjamin keselamatan pasien.

Menurutnya, dalam proses re-akreditasi kali ini, pihak rumah sakit memfokuskan sejumlah aspek penting.

Di antaranya peningkatan keselamatan pasien (patient safety), pemenuhan standar mutu pelayanan kesehatan, penguatan manajemen rumah sakit, hingga pelaksanaan berbagai program nasional di bidang kesehatan.

“Re-akreditasi bertujuan memastikan rumah sakit terus memenuhi standar mutu pelayanan sekaligus menjamin keselamatan pasien,” jelasnya.

Dadang juga berharap momentum Ramadan dapat membawa keberkahan bagi seluruh pihak, termasuk dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Jaraga Sasameh.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga :  Diduga Sindikat Narkoba Antar Provinsi, Pria di Buntok Ditangkap Polisi

Ia menegaskan bahwa keberhasilan proses re-akreditasi tidak hanya bergantung pada pihak rumah sakit, tetapi juga membutuhkan dukungan dari masyarakat.

“Oleh karena itu kami berharap masyarakat dapat terus mendukung kemajuan pelayanan rumah sakit dengan memberikan masukan, saran, maupun kritik yang membangun,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas rumah sakit agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus meningkat serta memberikan kenyamanan bagi para pengguna layanan di RSUD Jaraga Sasameh.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan, manajemen rumah sakit optimistis proses re-akreditasi dapat berjalan lancar dan semakin meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Barito Selatan. (ena/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru