31.6 C
Jakarta
Thursday, March 12, 2026

Persebaya Surabaya Dipermak Borneo FC 1-5 di Stadion Segiri, Samarinda

Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan pahit saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-25 Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam, Green Force dipaksa menyerah dengan skor telak 1-5.

Laga ini awalnya berjalan cukup terbuka sejak menit awal. Namun efektivitas Borneo FC membuat skuad asuhan Bernardo Tavares akhirnya tak mampu membendung gelombang serangan tuan rumah.

Sejak awal pertandingan, Borneo FC langsung tampil agresif menekan lini pertahanan Persebaya Surabaya. Beberapa peluang tercipta melalui Juan Felipe Villa Ruiz dan Koldo Obieta Alberdi, meski belum membuahkan hasil.

Westherley Garcia Nogueira juga sempat mengancam lewat tembakan tepat sasaran pada menit ke-12. Persebaya Surabaya merespons melalui Malik Risaldi yang mencatatkan peluang berbahaya di menit yang sama.

Pertahanan Green Force akhirnya runtuh pada menit ke-15. Juan Felipe Villa Ruiz sukses mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Mohammad Anez.

Gol tersebut membuat Borneo FC unggul 1-0 atas Persebaya Surabaya. Tuan rumah semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan di Stadion Segiri.

Setelah tertinggal, Persebaya Surabaya mencoba meningkatkan intensitas serangan. Risto Mitrevski sempat melepaskan tembakan tepat sasaran pada menit ke-26 yang memaksa lini belakang Borneo FC bekerja keras.

Electronic money exchangers listing

Namun permainan keras mulai terlihat dari kedua tim. Sadida Nugraha Putra dan Koko Ari Araya sama-sama menerima kartu kuning di babak pertama.

Borneo FC tetap tampil lebih dominan hingga menjelang turun minum. Beberapa peluang kembali diciptakan oleh Koldo Obieta Alberdi dan Mohammad Anez, tetapi belum mengubah skor.

Baca Juga :  Pemain Muda Indonesia Direkrut Klub Divisi Teratas Liga Kroasia

Sementara itu, Persebaya Surabaya juga sempat memperoleh kesempatan melalui Francisco Rivera dan Milos Raickovic. Sayangnya, upaya mereka masih belum mampu menembus gawang Nadeo Arga Winata.

Babak pertama akhirnya berakhir dengan keunggulan tipis Borneo FC 1-0 atas Persebaya Surabaya. Skor tersebut masih membuka peluang bagi Green Force untuk bangkit.

Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan besar. Sadida Nugraha Putra, Malik Risaldi, dan Paulo Gali digantikan oleh Toni Firmansyah, Riyan Ardiansyah, serta Pedro Rodrigues.

Pergantian tersebut sempat memberi energi baru bagi Persebaya Surabaya. Namun justru Borneo FC yang kembali mencetak gol pada menit ke-59.

Juan Felipe Villa Ruiz kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Gol ini membuat Borneo FC memperlebar keunggulan menjadi 2-0.

Petaka bagi Persebaya Surabaya belum berhenti. Hanya tiga menit berselang, Westherley Garcia Nogueira memberikan assist kepada Mariano Ezequiel Peralta Bauer yang sukses menjebol gawang Ernando Ari.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-0 untuk Borneo FC. Pertahanan Green Force mulai terlihat goyah menghadapi tekanan tuan rumah.

Pada menit ke-67, Koldo Obieta Alberdi ikut menambah penderitaan Persebaya Surabaya. Penyerang asal Spanyol itu sukses mencetak gol keempat bagi Borneo FC.

Skor 4-0 membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu. Persebaya Surabaya mencoba bangkit dengan melakukan beberapa perubahan pemain.

Harapan sempat muncul pada menit ke-72. Leonardo Silva Lelis berhasil mencetak gol bagi Persebaya Surabaya setelah memanfaatkan peluang di depan gawang.

Baca Juga :  Gustavo Fernandes! Bek Asal Brasil dari Liga Portugal ke Persebaya Surabaya

Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 4-1. Green Force mencoba meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan.

Namun Borneo FC tetap tampil tenang dan terus menciptakan peluang berbahaya. Mariano Peralta Bauer beberapa kali mengancam melalui tembakan tepat sasaran.

Memasuki akhir pertandingan, Persebaya Surabaya masih berusaha menekan pertahanan tuan rumah. Namun solidnya lini belakang Borneo FC membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.

Justru pada masa tambahan waktu, Borneo FC kembali mencetak gol penutup. Marcos Emanuel Astina sukses memanfaatkan assist Mohammad Anez pada menit 90+4.

Gol tersebut memastikan kemenangan telak 5-1 bagi Borneo FC atas Persebaya Surabaya. Hasil ini menjadi pukulan berat bagi skuad Bernardo Tavares dalam persaingan Super League musim ini.

Persebaya Surabaya harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen. Kekalahan telak di Samarinda menjadi evaluasi besar bagi Green Force menjelang pertandingan berikutnya.(jpc)

Starting XI

Borneo FC: Nadeo Arga Winata; Westherley Garcia Nogueira, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh Trisnanda, Muhammad Alfharezzi Buffon; Rivaldo Enero Pakpahan, Kei Hirose, Mohammad Anez; Mariano Ezequiel Peralta Bauer, Koldo Obieta Alberdi, Juan Felipe Villa Ruiz.

Pelatih: Fabio Lefundes.

Persebaya Surabaya: Ernando Ari Sutaryadi; Koko Ari Araya, Leonardo Silva Lelis, Risto Mitrevski, Jefferson Junio Antonio Da Silva; Milos Raickovic, Sadida Nugraha Putra, Malik Risaldi; Francisco Rivera, Bruno Moreira Soares, Paulo Gali.

Pelatih: Bernardo Tavares.

Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan pahit saat menghadapi Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-25 Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam, Green Force dipaksa menyerah dengan skor telak 1-5.

Laga ini awalnya berjalan cukup terbuka sejak menit awal. Namun efektivitas Borneo FC membuat skuad asuhan Bernardo Tavares akhirnya tak mampu membendung gelombang serangan tuan rumah.

Sejak awal pertandingan, Borneo FC langsung tampil agresif menekan lini pertahanan Persebaya Surabaya. Beberapa peluang tercipta melalui Juan Felipe Villa Ruiz dan Koldo Obieta Alberdi, meski belum membuahkan hasil.

Electronic money exchangers listing

Westherley Garcia Nogueira juga sempat mengancam lewat tembakan tepat sasaran pada menit ke-12. Persebaya Surabaya merespons melalui Malik Risaldi yang mencatatkan peluang berbahaya di menit yang sama.

Pertahanan Green Force akhirnya runtuh pada menit ke-15. Juan Felipe Villa Ruiz sukses mencetak gol setelah menerima umpan matang dari Mohammad Anez.

Gol tersebut membuat Borneo FC unggul 1-0 atas Persebaya Surabaya. Tuan rumah semakin percaya diri dalam mengendalikan permainan di Stadion Segiri.

Setelah tertinggal, Persebaya Surabaya mencoba meningkatkan intensitas serangan. Risto Mitrevski sempat melepaskan tembakan tepat sasaran pada menit ke-26 yang memaksa lini belakang Borneo FC bekerja keras.

Namun permainan keras mulai terlihat dari kedua tim. Sadida Nugraha Putra dan Koko Ari Araya sama-sama menerima kartu kuning di babak pertama.

Borneo FC tetap tampil lebih dominan hingga menjelang turun minum. Beberapa peluang kembali diciptakan oleh Koldo Obieta Alberdi dan Mohammad Anez, tetapi belum mengubah skor.

Baca Juga :  Pemain Muda Indonesia Direkrut Klub Divisi Teratas Liga Kroasia

Sementara itu, Persebaya Surabaya juga sempat memperoleh kesempatan melalui Francisco Rivera dan Milos Raickovic. Sayangnya, upaya mereka masih belum mampu menembus gawang Nadeo Arga Winata.

Babak pertama akhirnya berakhir dengan keunggulan tipis Borneo FC 1-0 atas Persebaya Surabaya. Skor tersebut masih membuka peluang bagi Green Force untuk bangkit.

Memasuki babak kedua, Bernardo Tavares langsung melakukan perubahan besar. Sadida Nugraha Putra, Malik Risaldi, dan Paulo Gali digantikan oleh Toni Firmansyah, Riyan Ardiansyah, serta Pedro Rodrigues.

Pergantian tersebut sempat memberi energi baru bagi Persebaya Surabaya. Namun justru Borneo FC yang kembali mencetak gol pada menit ke-59.

Juan Felipe Villa Ruiz kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan peluang di depan gawang. Gol ini membuat Borneo FC memperlebar keunggulan menjadi 2-0.

Petaka bagi Persebaya Surabaya belum berhenti. Hanya tiga menit berselang, Westherley Garcia Nogueira memberikan assist kepada Mariano Ezequiel Peralta Bauer yang sukses menjebol gawang Ernando Ari.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 3-0 untuk Borneo FC. Pertahanan Green Force mulai terlihat goyah menghadapi tekanan tuan rumah.

Pada menit ke-67, Koldo Obieta Alberdi ikut menambah penderitaan Persebaya Surabaya. Penyerang asal Spanyol itu sukses mencetak gol keempat bagi Borneo FC.

Skor 4-0 membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu. Persebaya Surabaya mencoba bangkit dengan melakukan beberapa perubahan pemain.

Harapan sempat muncul pada menit ke-72. Leonardo Silva Lelis berhasil mencetak gol bagi Persebaya Surabaya setelah memanfaatkan peluang di depan gawang.

Baca Juga :  Gustavo Fernandes! Bek Asal Brasil dari Liga Portugal ke Persebaya Surabaya

Gol tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 4-1. Green Force mencoba meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan.

Namun Borneo FC tetap tampil tenang dan terus menciptakan peluang berbahaya. Mariano Peralta Bauer beberapa kali mengancam melalui tembakan tepat sasaran.

Memasuki akhir pertandingan, Persebaya Surabaya masih berusaha menekan pertahanan tuan rumah. Namun solidnya lini belakang Borneo FC membuat peluang-peluang tersebut gagal berbuah gol.

Justru pada masa tambahan waktu, Borneo FC kembali mencetak gol penutup. Marcos Emanuel Astina sukses memanfaatkan assist Mohammad Anez pada menit 90+4.

Gol tersebut memastikan kemenangan telak 5-1 bagi Borneo FC atas Persebaya Surabaya. Hasil ini menjadi pukulan berat bagi skuad Bernardo Tavares dalam persaingan Super League musim ini.

Persebaya Surabaya harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing di papan atas klasemen. Kekalahan telak di Samarinda menjadi evaluasi besar bagi Green Force menjelang pertandingan berikutnya.(jpc)

Starting XI

Borneo FC: Nadeo Arga Winata; Westherley Garcia Nogueira, Christophe Nduwarugira, Komang Teguh Trisnanda, Muhammad Alfharezzi Buffon; Rivaldo Enero Pakpahan, Kei Hirose, Mohammad Anez; Mariano Ezequiel Peralta Bauer, Koldo Obieta Alberdi, Juan Felipe Villa Ruiz.

Pelatih: Fabio Lefundes.

Persebaya Surabaya: Ernando Ari Sutaryadi; Koko Ari Araya, Leonardo Silva Lelis, Risto Mitrevski, Jefferson Junio Antonio Da Silva; Milos Raickovic, Sadida Nugraha Putra, Malik Risaldi; Francisco Rivera, Bruno Moreira Soares, Paulo Gali.

Pelatih: Bernardo Tavares.

Terpopuler

Artikel Terbaru