27.4 C
Jakarta
Saturday, February 28, 2026

Menu Buka Puasa Sehat agar Tetap Bertenaga dan Tidak Lemas Saat Tarawih

Bulan suci Ramadan adalah waktu yang penuh keberkahan dan ibadah termasuk salat Tarawih di malam hari. Namun banyak orang merasa lemas setelah berbuka puasa setelah salah memilih menu.

Menurut Harvard T.H.Chan School of Public Health, pola makan seimbang sangat penting untuk menjaga energi tetap stabil setelah berpuasa. Saat berbuka puasa, tubuh membutuhkan asupan yang dapat mengembalikan cairan dan energi secara bertahap.

British Nutrition Foundation menyarankan agar berbuka puasa dimulai dengan cairan dan makanan ringan sebelum menyantap makanan utama. Cara ini membantu tubuh beradaptasi setelah seharian tidak makan dan minum.

Memilih menu berbuka sehat agar tidak lemas saat tarawih sangat penting agar ibadah malam tetap khusyuk. Pasalnya pola makan yang terlalu berat atau tinggi gula bisa membuat tubuh cepat mengantuk dan tidak nyaman.

Berikut panduan menu buka puasa sehat agar tidak lemas saat tarawih sebagaimana dilansir dari laman Islamic Relief UK dan Cleveland Clinic, Selasa (24/2) :

Awali dengan air putih dan kurma

Berbuka dengan kurma merupakan sunnah yang dianjurkan. Islamic Relief UK menjelaskan bahwa kurma mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh untuk mengembalikan energi.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Salat Tarawih 11 Rakaat: Begini Tata Cara dan Bacaan Niatnya

Penelitian dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menyebutkan bahwa kurma mengandung kaya antioksidan dan nutrisi penting. Mengombinasikan kurma dengan air putih membantu proses rehidrasi secara optimal.

Sup atau makanan berkuah hangat

Sup ayam atau sup sayur sangat cocok sebagai menu awal berbuka puasa yang sehat. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa sup membantu hidrasi sekaligus memberikan memberikan nutrisi ringan yang mudah dicerna.

Makanan berkuah hangat juga membantu tubuh merasa lebih nyaman. Ini penting agar tubuh siap melanjutkan ibadah tarawih tanpa rasa lemas.

Pilih karbohidrat kompleks

Nasi merah, kentang rebus atau ubi kukus adalah pilihan karbohidrat kompleks yang baik. Harvard Health Publishing menjelaskan bahwa karbohidrat kompleks membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kadar gula darah yang stabil membuat tubuh tidak mudah lemas. Energi juga bertahan lebih lama saat menjalankan tarawih.

Tambahkan protein seimbang

Protein membantu memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga rasa kenyang. Academy of Nutrition and Dietetics menjelaskan bahwa sumber protein seperti ayam, ikan, telur dan kacang-kacangan penting untuk pemulihan energi.

Menu seperti ayam bakar, ikan panggang, atau tahu tempe bisa menjadi pilihan sehat. Hindari makanan yang terlalu berminyak agar tidak terasa berat di perut.

Baca Juga :  Bukber! Alhamdulillah, dari 400 Porsi Kini Menjadi 800 Porsi

Perbanyak sayur dan buah

WHO menekankan pentingnya konsumsi sayur dan buah untuk menjaga daya tahan tubuh. Serat dalam sayur pasalnya bisa membantu pencernaan tetap lancar selama puasa Ramadhan.

Buah seperti mangga, pepaya, semangka atau melon bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan. Hal ini penting agar tubuh tidak mudah dehidrasi saat tarawih.

Hindari gula berlebihan

Makanan dan minuman manis memang menggoda saat berbuka. Namun, Harvard Medical School menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti rasa lemas.

Sebaiknya pilih minuman manis alami seperti jus buah tanpa tambahan gula. Cara ini membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang malam.

Batasi makanan berminyak

Gorengan sering menjadi menu favorit saat Ramadhan. Namun makanan berminyak berlebihan bisa membuat perut terasa penuh dan mengantuk. Hal ini tentu bisa mengganggu kekhusyukan tarawih.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar tetapi juga melatih pola hidup sehat. Memilih menu buka puasa sehat agar tidak lemas saat tarawih adalah bagian dari menjaga amanah tubuh. (jpc)

Bulan suci Ramadan adalah waktu yang penuh keberkahan dan ibadah termasuk salat Tarawih di malam hari. Namun banyak orang merasa lemas setelah berbuka puasa setelah salah memilih menu.

Menurut Harvard T.H.Chan School of Public Health, pola makan seimbang sangat penting untuk menjaga energi tetap stabil setelah berpuasa. Saat berbuka puasa, tubuh membutuhkan asupan yang dapat mengembalikan cairan dan energi secara bertahap.

British Nutrition Foundation menyarankan agar berbuka puasa dimulai dengan cairan dan makanan ringan sebelum menyantap makanan utama. Cara ini membantu tubuh beradaptasi setelah seharian tidak makan dan minum.

Electronic money exchangers listing

Memilih menu berbuka sehat agar tidak lemas saat tarawih sangat penting agar ibadah malam tetap khusyuk. Pasalnya pola makan yang terlalu berat atau tinggi gula bisa membuat tubuh cepat mengantuk dan tidak nyaman.

Berikut panduan menu buka puasa sehat agar tidak lemas saat tarawih sebagaimana dilansir dari laman Islamic Relief UK dan Cleveland Clinic, Selasa (24/2) :

Awali dengan air putih dan kurma

Berbuka dengan kurma merupakan sunnah yang dianjurkan. Islamic Relief UK menjelaskan bahwa kurma mengandung gula alami yang cepat diserap tubuh untuk mengembalikan energi.

Baca Juga :  Salat Tarawih 11 Rakaat: Begini Tata Cara dan Bacaan Niatnya

Penelitian dalam International Journal of Food Sciences and Nutrition menyebutkan bahwa kurma mengandung kaya antioksidan dan nutrisi penting. Mengombinasikan kurma dengan air putih membantu proses rehidrasi secara optimal.

Sup atau makanan berkuah hangat

Sup ayam atau sup sayur sangat cocok sebagai menu awal berbuka puasa yang sehat. Cleveland Clinic menyebutkan bahwa sup membantu hidrasi sekaligus memberikan memberikan nutrisi ringan yang mudah dicerna.

Makanan berkuah hangat juga membantu tubuh merasa lebih nyaman. Ini penting agar tubuh siap melanjutkan ibadah tarawih tanpa rasa lemas.

Pilih karbohidrat kompleks

Nasi merah, kentang rebus atau ubi kukus adalah pilihan karbohidrat kompleks yang baik. Harvard Health Publishing menjelaskan bahwa karbohidrat kompleks membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Kadar gula darah yang stabil membuat tubuh tidak mudah lemas. Energi juga bertahan lebih lama saat menjalankan tarawih.

Tambahkan protein seimbang

Protein membantu memperbaiki jaringan tubuh dan menjaga rasa kenyang. Academy of Nutrition and Dietetics menjelaskan bahwa sumber protein seperti ayam, ikan, telur dan kacang-kacangan penting untuk pemulihan energi.

Menu seperti ayam bakar, ikan panggang, atau tahu tempe bisa menjadi pilihan sehat. Hindari makanan yang terlalu berminyak agar tidak terasa berat di perut.

Baca Juga :  Bukber! Alhamdulillah, dari 400 Porsi Kini Menjadi 800 Porsi

Perbanyak sayur dan buah

WHO menekankan pentingnya konsumsi sayur dan buah untuk menjaga daya tahan tubuh. Serat dalam sayur pasalnya bisa membantu pencernaan tetap lancar selama puasa Ramadhan.

Buah seperti mangga, pepaya, semangka atau melon bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan. Hal ini penting agar tubuh tidak mudah dehidrasi saat tarawih.

Hindari gula berlebihan

Makanan dan minuman manis memang menggoda saat berbuka. Namun, Harvard Medical School menjelaskan bahwa konsumsi gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang diikuti rasa lemas.

Sebaiknya pilih minuman manis alami seperti jus buah tanpa tambahan gula. Cara ini membantu menjaga energi tetap stabil sepanjang malam.

Batasi makanan berminyak

Gorengan sering menjadi menu favorit saat Ramadhan. Namun makanan berminyak berlebihan bisa membuat perut terasa penuh dan mengantuk. Hal ini tentu bisa mengganggu kekhusyukan tarawih.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar tetapi juga melatih pola hidup sehat. Memilih menu buka puasa sehat agar tidak lemas saat tarawih adalah bagian dari menjaga amanah tubuh. (jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru