TAMIANG LAYANG-Meski sudah
mendapatkan lampu hijau bakal diusung PPP dan PKB yang masing-masing memiliki 1
serta 4 kursi di DPRD Kalteng, bakal calon gubernur (bacalgub) Kalteng yang
juga incumbent (petahana) H Sugianto Sabran menyatakan, dirinya masih fokus ke
amanah yang dititipkan rakyat pada pilkada 2015 lalu (yang dilaksanakan 27
Januari 2016). Sugianto bahkan lebih memilih menyelesaikan tugasnya sebagai
pemimpin Kalteng hingga 25 Mei 2021 mendatang. Apalagi, saat ini peta
pertarungan politik masih memperhitungkan jumlah kursi pengusung.
Dalam pentas Pilkada
Kalteng, bakal pasangan calon yang ingin maju mesti mengantongi minimal 20
persen atau 9 dari 45 kursi di DPRD Kalteng periode 2019-2024. Saat berkunjung
ke wilayah Barito, Sugianto menjawab secara politis atas pertanyaan masyarakat
terkait kemungkinan dirinya bakal bertarung kembali untuk mempertahankan kursi
KH-1. Namun, suami Yulistra Ivo ini menegaskan, ia masih ingin fokus menyelesaikan
amanah rakyat sebagai gubernur saat ini.
“Saya akan
menyelesaikan tugas yang sudah dipercayakan kepada saya hingga akhir masa
jabatan nanti,†ungkapnya ketika ditemui di Barito Selatan, Jumat (24/1).
Meskipun demikian, duet
Sugianto Sabran-Habib Ismail Bin Yahya atau yang akrap disebut Sugianto-Habib
(SOHIB) tampaknya akan hadir sebagai jilid II pada pilkada kali ini. Sebagaimana
diketahui, sebelumnya paket Sugianto-Habib sudah mendaftar ke beberapa partai
seperti PDIP, Golkar, Gerindra, maupun Demokrat. Untuk saat ini, SOHIB masih
memerlukan tambahan kursi. “Andaikata saya maju pun, dapat perahu atau tidak,
saya juga belum tahu,” tuturnya.
Berbeda dengan
Sugianto, bakal calon lainnya yakni H Nadalsyah atau yang akrap disapa H Koyem,
terlihat makin memantapkan langkah untuk maju pada Pilkada Kalteng. Namanya selalu
muncul dalam bursa kandidat. Meski demikian, DPD Demokrat Kalteng diketahui
masih kekurangan minimal tiga kursi dewan untuk dapat mengusung calon. Saat ini
pun Koyem sedang mencari bakal calon wakilnya.
“Tentunya calon
wakil harus yang bisa bekerja sama. Dengan demikian bisa fokus memajukan
Kalteng menuju ke arah yang lebih baik,” katanya kepada Kalteng Pos, Sabtu
(25/1).
Akan tetapi, pria yang
masih aktif sebagai Bupati Barito Utara itu belum menyampaikan nama sosok bakal
calon wakil yang diyakini tepat dan cocok mendampinginya. Ia masih terus berkomunikasi
dengan partai lain dan mempertimbangkan hasil survei. “Nanti ada saat yang
tepat untuk menyampaikan semua, jika sudah sepakat dan cocok,” tegasnya.
Sebelumnya, Koyem juga
secara gamblang menyatakan optimistis memiliki cukup kursi
untuk mengusungnya. Partai yang digadang-gadang bakal mengusungnya yakni PAN
dan Hanura. Keyakinan ini didapatnya usai mendaftar ke PAN maupun Hanura.
“Saya
akan ikut Pilgub Kalteng, Soal syarat dukungan parpol, tidak ada masalah,”
ungkap Koyem ketika ditemui saat acara ramah tamah dan silaturahmi di Kapuas,
belum lama ini.
Selain dua nama di atas, kandidat lain juga
mulai bermanuver. Ada juga yang masih menunggu keputusan partai. Di kubu Golkar,
ada nama H Abdul Razak dan kandidat lain yang turut mendaftar. Di NasDem, nama
Ben Brahim S Bahat maupun Ujang Iskandar yang notabane kader juga semakin sering
menghiasi halaman beberapa media. Sementara di PDIP, para kandidat masih
menunggu kepastian untuk diusung. (nue/ce/ala)
Prediksi
Bakal Calon/Pasangan Calon
KANDIDAT |
KEMUNGKINAN DIUSUNG |
KETERANGAN |
Sugianto-Habib |
PPP (1), PKB (4), jumlah 5 kursi |
Duet yang dikenal dengan SOHIB |
H Nadalsyah (Koyem) |
Demokrat (6), PAN (2), Hanura |
Bila ingin maju, ketua DPD |
H Abdul Razak |
Golkar 7 kursi |
Bila ingin mencalon, ketua Dewan |
Ben Brahim S Bahat/Ujang |
NasDem (5), Gerindra (5), jumlah |
 Ben maupun Ujang sama-sama merupakan kader |
Willy M Yoseph, Perdie M Yoseph, |
PDIP 12 kursi |
Nama-nama ini juga mesti |
? |
PKS (1), Perindo (1) |
Sebelumnya PPP ingin Fraksi P4H |
Sumber: Diolah dari Berbagai
Sumber