alexametrics
25.3 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Bayi Dibuang di Semak-semak, Ini kata Istri Bupati

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Istri Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Ny Khairiah Halikinnor merasa iba melihat kondisi bayi bayi perempuan yang dibuang di semak-semak Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, di Kecamatan Baamang yang saat ini menjalankan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.

“Saya sangat iba dan menyayangkan ketegaan orangtua bayi itu membuang buah hatinya,” kata Khairiah saat melihat kondisi bayi itu dirawat di RSUD dr Murjani, Senin (13/12).

Dikatakannya, seharusnya tidak terjadi hal tersebut tidak terjadi, karena banyak orang di luar sana yang mendambakan kehadiran buah hati, namun belum dikaruniai oleh Allah SWT.  Dia menambahkan, kemungkinan bayi tersebut dibuang karena orangtuanya memiliki masalah yang besar yang dianggapnya tidak bisa mendapatkan solusi, sehingga anak yang menjadi korban.

Baca Juga :  Terdengar Ledakan, Mobil Innova Terbakar di Jalan Rajawali

“Kondisi kesehatan dari bayi sehat,” tukasnya.

Seperti diketahui, seorang bayi perempuan ditemukan tanpa sehelai kain di semak-semak dengan kondisi mengenaskan, tangan kiri  patah dan kulitnya lebam-lebam di Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang Sampit, Kotawaringin Timur,

Bayi tersebut ditemukan tergeletak tanpa alas, bahkan telah dikerubuti serangga karena berada di sisi Jalan Jaksa Agung Suprapto. Bayi jenis perempuan itu ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu, ada tiga orang pria sedang membersihkan lahan mereka untuk berkebun.(sli/ans)

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Istri Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Ny Khairiah Halikinnor merasa iba melihat kondisi bayi bayi perempuan yang dibuang di semak-semak Jalan Jaksa Agung R Soeprapto, di Kecamatan Baamang yang saat ini menjalankan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.

“Saya sangat iba dan menyayangkan ketegaan orangtua bayi itu membuang buah hatinya,” kata Khairiah saat melihat kondisi bayi itu dirawat di RSUD dr Murjani, Senin (13/12).

Dikatakannya, seharusnya tidak terjadi hal tersebut tidak terjadi, karena banyak orang di luar sana yang mendambakan kehadiran buah hati, namun belum dikaruniai oleh Allah SWT.  Dia menambahkan, kemungkinan bayi tersebut dibuang karena orangtuanya memiliki masalah yang besar yang dianggapnya tidak bisa mendapatkan solusi, sehingga anak yang menjadi korban.

Baca Juga :  Gubernur Optimistis PAD Capai Rp3 Triliun

“Kondisi kesehatan dari bayi sehat,” tukasnya.

Seperti diketahui, seorang bayi perempuan ditemukan tanpa sehelai kain di semak-semak dengan kondisi mengenaskan, tangan kiri  patah dan kulitnya lebam-lebam di Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang Sampit, Kotawaringin Timur,

Bayi tersebut ditemukan tergeletak tanpa alas, bahkan telah dikerubuti serangga karena berada di sisi Jalan Jaksa Agung Suprapto. Bayi jenis perempuan itu ditemukan warga sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu, ada tiga orang pria sedang membersihkan lahan mereka untuk berkebun.(sli/ans)

Most Read

Artikel Terbaru

/