KABAR duka datang
dari Sugianto Sabran. Sang ayah H Sabran Afandi Achmud meninggal dunia pada
usia 78 tahun di Rumah Sakit Madistra, Jakarta, Jumat (6/11) sekitar pukul
09.25. Kabar duka itu pertama kali disampaikan oleh Plt Gubernur Kalteng Habib
Ismail Bin Yahya melalui akun media sosialnya.
“Inalilahi wainailaihi
rojiun, telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang di hari dan bulan yang
mulia ini, H Sabran Afandi Achmud (orang tua Gubernur Kalteng H Sugianto
Sabran) Allahumagfirlahu warhamhu,†tulis Habib Ismail.
Beberapa warga sedang
menggali lubang yang nantinya dipersiapkan untuk lokasi pemakaman di halaman
rumah H Sabran Jalan Abdul Ancis, Kelurahan Mendawai.
Jenazah almarhum H
Sabran diterbangkan menggunakan pesawat NAM Air menuju Pangkalan Bun, dan tiba
sekitar pukul 17.00 WIB di Bandara Lanud Iskandar Pangkalan Bun. Jenazah tiba
di rumah duka di Jalan Abdul Acis, Kelurahan Mendawai, Pangkalan Bun sesaat
menjelang azan magrib. Tiba di rumah
duka, Sugianto Sabran, Agustiar Sabran dan saudara kandung yang lainnya secara
bergantian mencium kening almarhum. Keluarga besar, pejabat dan tokoh-tokoh
Kalteng terlihat silih berganti hadir melayat ke rumah duka.
Rencannya, pagi ini
(7/11) almarhum H Sabran akan dimakamkan. Sebelum meninggal dunia, almarhum
sempat berwasiat kepada anak-anak dan keluarganya agar ketika meninggal
dikebumikan di halaman rumahnya.
“Memang rencana
almarhum akan dimakamkan di Halaman samping rumah Sugianto Sabran. Memang
lokasi tersebut sudah menjadi wasiat apabila meninggal akan digunakan untuk
pemakaman keluarga,†kata salah satu keluarga Hamdani.
Menurutnya, rencana awal
akan dimakamkan pada Jumat (6/11) setelah salat ashar. Tetapi karena masih
menunggu beberapa keluarga besar lainnya yang ada di Pembuang Hulu dan Sampit
sehingga ditunda. Penundaan ini sendiri cukup beralasan karena lokasinya
beberapa keluarganya yang memang cukup jauh. Sehingga baru akan dimakamkan pada
Sabtu (7/11).
“Kami masih menunggu
beberapa keluarga almarhum yang masih berada diluar kota. Itu juga memang
permintaan keluarga besar,†terangnya.