Hasil perolehan pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel sudah ketahuan.
Namun, KPU Kalsel belum bisa menetapkan pemenang Pilgub Kalsel.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palangka Raya, melalui Ketua Joko Anggoro, mengumumkan hasil sementara rekapitulasi suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) tingkat kota.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut dua, H. Nadalsyah Koyem dan H. Supian Hadi (SHD), berkomitmen untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui penerapan sistem digital.
Calon wakil gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut dua, H. Supian Hadi atau SHD menunjukkan komitmennya dalam mendukung perkembangan olahraga.
Pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut 03, H. Agustiar Sabran dan H. Edy Pratowo, menyatakan komitmennya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat Kalteng.
Debat kedua yang mempertemukan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) berlangsung penuh adu gagasan dan ide. Dengan tema inovasi pelayanan publik, debat ini menuntut para paslon untuk menunjukkan kreativitas mereka.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menggelar debat kedua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kalteng 2024 pada Selasa, 5 November 2024, bertempat di Studio Metro TV, Jakarta.
Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng) Divisi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Harmain Ibrohim mengungkapkan, jadwal debat kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur dimajukan, Selasa (5/11) mendatang. Diketahui bahwa jadwal tersebut dimajukan sehari dari sebelumnya, Rabu (6/11).
Calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) nomor urut 2, H Nadalsyah Koyem, kembali melanjutkan rangkaian kampanyenya. Didampingi oleh ketua dan anggota tim pemenangan Koyem-SHD, ia menggelar silaturahmi dan diskusi bersama para tokoh gereja di Gedung Sangkuwung, Kota Palangka Raya.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar debat publik perdana pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur Kalteng 2024 di Aula Hotel Swissbell Palangka Raya, Senin (14/10) malam.
PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO–Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan menggelar debat perdana pemilihan gubernur tahun 2024. Debat ini akan disiarkan oleh TVRI Kalteng dan digelar di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin (14/10).
Para kandidat akan beradu argumen dan gagasan dengan tema “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Tengah melalui Ekonomi Berkeadilan dan Berkelanjutan.”
Direktur Barometer Kebijakan Publik dan Politik Daerah (Bajakah), Farid Zaky menyampaikan harapannya agar debat pilkada kali ini berjalan lancar, substantif, dan konstruktif. Ia berharap para kandidat mampu menonjolkan program-program utama yang berhubungan dengan ekonomi.
“Debat ini akan dikonsumsi oleh masyarakat menengah ke atas dengan pemilih rasional. Oleh karena itu, pasangan calon harus menyajikan program konkret dengan kata kunci yang kuat agar dapat diterima masyarakat menengah ke bawah,” kata Farid Zaky, Rabu (9/10).
Menurutnya, penggunaan kata kunci yang tepat akan memudahkan masyarakat mengingat program yang disampaikan oleh pasangan calon (paslon). Ia mencontohkan fenomena kata “makan gratis” yang diusung pada pemilihan presiden sebelumnya. Farid menekankan bahwa dalam debat kali ini, paslon harus efektif memanfaatkan waktu.
“Jangan sampai ketika diberi kesempatan berbicara, mereka justru berbicara terlalu luas dan tidak fokus, sehingga membuat debat menjadi tidak efektif,” tambahnya.
Para paslon diharapkan mampu menguasai panggung dan berbicara jelas, sehingga pesan dan program yang ditawarkan dapat diingat oleh para pendengar. Dalam debat ini, terdapat dua kemungkinan besar yang akan dihadapi.
Salah satunya adalah ketimpangan ekonomi di masyarakat. Paslon harus mampu menawarkan pilihan, apakah tetap mengandalkan eksploitasi sumber daya alam (SDA) seperti kelapa sawit dan pertambangan, atau beralih ke penguatan sektor lain seperti UMKM dan ekonomi ramah lingkungan.
“Debat ini akan menarik untuk disimak, terutama bagaimana para paslon menjawab tantangan-tantangan itu. Selama ini kita cenderung ekstraktif terhadap SDA, tetapi tidak semua masyarakat merasakan manfaatnya,” tegas Farid.
Ia menambahkan, tema ekonomi yang diangkat kali ini sangat penting untuk memperkuat perekonomian di Kalteng dan menekan inflasi. Karena Kalteng masih sangat bergantung pada ekstraksi SDA, masyarakat akan melihat program ekonomi alternatif yang ditawarkan oleh para kandidat.
“Apakah perekonomian berbasis kerakyatan atau model lainnya, itulah yang akan menjadi sorotan. Misalnya, program insentif untuk desa yang bisa dibandingkan dengan program dari paslon lain,” jelasnya.
Farid memprediksi paslon yang memiliki pengalaman sebagai mantan kepala daerah akan lebih menguasai tema debat kali ini.
“Namun, penting untuk diingat bahwa program bombastis tanpa penyampaian yang baik akan sulit dipahami masyarakat,” tambahnya.
Tema debat perdana ini dianggap krusial, mengingat tantangan ekonomi serta tingkat pengangguran yang masih menjadi masalah utama di tengah masyarakat. Statistisi Ahli Muda dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Tengah, Akhmad Fauzi menjelaskan bahwa tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kalteng saat ini mencapai 3,67 persen, lebih rendah dari angka nasional yang berada di 4,82 persen. Dengan begitu, Kalteng berada di posisi ke-12 dari 38 provinsi di Indonesia dengan TPT terendah.
“Pengangguran di Kalteng lebih banyak didominasi perempuan dengan angka 4,4 persen, dan umumnya terjadi di daerah perkotaan dengan tingkat 4,22 persen. Kelompok yang paling banyak menganggur berasal dari lulusan SMA ke atas dengan angka 5,29 persen,” beber Fauzi, Kamis (10/10).
Fauzi juga menyebut bahwa pengangguran di perkotaan lebih tinggi karena sektor pekerjaan yang lebih beragam, dibandingkan dengan daerah pedesaan yang didominasi oleh sektor pertanian. Penduduk perkotaan dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi cenderung lebih selektif dalam memilih pekerjaan, sehingga angka pengangguran di kelompok tersebut lebih tinggi.
Dua wilayah dengan tingkat pengangguran tertinggi di Kalteng adalah Kabupaten Sukamara dan Kota Palangka Raya, masing-masing di angka 5,23 persen dan 5,13 persen, berdasarkan data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) per Agustus 2023. BPS Kalteng terus berupaya menurunkan angka pengangguran melalui berbagai program pendataan dan survei. Tiap tahun BPS merekrut tenaga kerja melalui mitra statistik untuk sensus atau survei yang sedang berlangsung.
Anggota KPU Kalteng Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (SDM), Harmain menyatakan bahwa debat pertama Pilgub Kalteng tahun ini akan digelar tanggal 14 Oktober.
“Kami membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin mengusulkan pertanyaan yang sekiranya bisa dijadikan referensi bagi tim perumus materi,” ungkap Harmain.
Tema debat perdana ini yakni “Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Tengah melalui Ekonomi Berkeadilan dan Berkelanjutan.” Pertanyaan yang diusulkan masyarakat harus dalam bentuk narasi dan dikirim paling lambat tanggal 11 Oktober 2024 melalui email atau nomor WhatsApp yang telah disediakan panitia. (irj/ovi/ce/ala/kpg)
Menjelang debat pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur pilkada serentak 2024, sejumlah aktivis mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng untuk menyuarakan keprihatinan terkait kondisi lingkungan di Kalteng yang kian memburuk.
Bakal Calon Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran dan Bakal Calon Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo resmi mendaftar diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalteng untuk maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Kamis (29/8).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) untuk Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2024 sebanyak 1.962.388 pemilih.
Kabar Pasangan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng) Nadalsyah berpasangan dengan Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kalteng Sigit Karyawan Yunianto (SKY) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng mulai mencuat.
Pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) makin menghangat. Perburuan rekomendasi dan gerilya mencari koalisi terus dilakukan.
Dinamika politik pun terus terjadi. Sejauh ini berpotensi tercipta empat poros yang akan bertarung pada pilkada 27 November mendatang.
PDI Perjuangan (PDIP) tidak ingin tergesa-gesa memutuskan calon gubernur di pemilihan kepala daerah (pilkada) Jawa Tengah. Terlebih peta pertarungan dalam pilgub Jateng mulai tampak setelah Partai Gerindra mengusung Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Ahmad Luthfi sebagai cagub.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalteng yang juga bakal calon gubernur (bacagub) pada Pilkada Kalteng 2024, Nadalsyah (Koyem) mengaku sudah memenuhi perahu politik untuk maju pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalteng 2024.
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng) periode 2016-2021 Habib Ismail bin Yahya mengaku memiliki keinginan untuk maju sebagai Bakal Calon Gubernur Kalteng pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan buka suara terkait isu bahwa dirinya akan kembali maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta bila kalah dalam Pilpres 2024. Ia geleng-geleng kepala saat diberi pertanyaan tersebut.
DPP Partai Golkar menetapkan H.Abdul Razak sebagai calon gubernur (cagup) yang bakal ikut berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalteng 2024 mendatang.
Razak, menjadi satu-satunya cagup Golkar dari Kalteng yang diundang dalam rapat pengarahan dan pembekalan calon kepala daerah di Kantor DPP Partai Golkar Jakarta, Selasa (21/11/2023) lalu.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Tengah H Nadalsyah (Koyem) menegaskan dirinya akan maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng tahun 2024. Dia menyampaikan pada setiap kesempatan bertatap muka dengan kader Demokrat. Termasuk saat tatap muka dan silaturahmi dengan para kader Partai Demokrat Kabupaten Katingan, Selasa (24/5) lalu.
Dukungan dan harapan terus mengalir kepada Wakil Ketua I dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Abdul Razak untuk maju pada pemilihan gubernur (Pilgub) Kalteng tahun 2024.
“Kalau memang diinginkan, maka kita harus siap. Tapi target yang pertama harus menang di legislatif terlebih dahulu, karena di Kalteng ini kan banyak kandidat yang bagus-bagus,” katanya seraya tersenyum, Selasa (8/11/2022).