Penelitian di Gunung Mas menunjukkan paparan merkuri berkaitan dengan meningkatnya risiko gizi buruk dan stunting pada balita, sekaligus mendorong penguatan kebijakan pengendalian pencemaran merkuri.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengambil langkah-langkah untuk mengendalikan peredaran merkuri di berbagai sektor di Indonesia guna melindungi kesehatan masyarakat dan lingkungan dari dampak negatif zat kimia tersebut.