Dugaan netizen bahwa Raffi Ahmad akan masuk dalam kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran kini mulai terbukti. Dugaan netizen tersebut muncul setelah Raffi Ahmad mendapat gelar kehormatan namun sayangnya lembaga pendidikan pemberinya dianggap tidak jelas dengan klaim terdaftar di PBB namun pada kenyataannya tidak benar.
Presiden terpilih Prabowo Subianto memanggil puluhan nama untuk menjadi menteri dalam kabinet pemerintahan yang dipimpin selama lima tahun mendatang. Mereka berdatangan satu per satu ke kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (14/10).
Yusril Ihza Mahendra mengakui bahwa Presiden Terpilih Prabowo Subianto meminta bantuan kepada dirinya untuk masuk dalam kabinet di pemerintahan yang akan datang. Kepada awak media, Yusril mengakui bahwa dirinya diminta untuk mengisi pos di bidang hukum dan hak asasi manusia. Menurut dia, itu adalah bidang yang selama ini dia geluti.Â
Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka akan dilantik oleh MPR RI, pada Minggu (20/10). Dikabarkan, Prabowo membentuk 46 kementerian pada pemerintahan mendatang.
Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, saat ini Prabowo Subianto telah menyusun nomenklatur dan jumlah kementerian untuk kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Jelang acara pelantikan presiden, media sosial X (Twitter) ramai dengan isu yang menyebut Anies Baswedan dan PDIP akan masuk ke dalam kabinet Prabowo-Gibran.
Presiden terpilih Prabowo Subianto diminta memberi ruang lebih besar kepada sosok-sosok profesional yang memiliki prestasi dan integritas untuk masuk dalam jajaran kabinet pemerintahannya nanti. Pemilihan figur dalam kabinet harus dilakukan dengan baik.
Partai Golkar dan PAN dinilai lebih layak mendapatkan jatah kursi menteri terbanyak di antara parpol anggota Koalisi Indonesia Maju pendukung Prabowo. Partai Demokrat memang bergabung paling belakangan ke Koalisi Indonesia Maju.
Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti pembagian jatah menteri di kabinet pasangan calon (paslon) nomor urut dua pemenang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.