Pemkab Batara berencana menggencarkan sosialisasi hingga ke pelosok desa untuk memastikan pemahaman dan manfaat Program JKN dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Pemkab Batara di bawah pimpinan Bupati H. Shalahuddin secara resmi menegaskan komitmennya yang tak tergoyahkan terhadap keberlangsungan dan optimalisasi Program JKN.
Hampir setiap orang punya kisah sendiri dengan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Muhammad Riduan Noor, seorang wiraswasta di Palangka Raya, adalah satu di antara jutaan peserta aktif JKN.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti menyampaikan, hingga akhir tahun 2024, jumlah kepesertaan Program JKN telah mencapai 278,1 juta peserta atau 98,45%
Provinsi Kalimantan Tengah, kini memiliki cerita penuh harapan. Di tengah kehidupan yang penuh tantangan, sebanyak 2.634.301 jiwa di Provinsi Kalimantan Tengah kini merasa aman dalam dekapan program BPJS Kesehatan. Program ini telah menjadi jaring pengaman vital bagi masyarakat yang berjuang untuk mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.
Salah satu cara untuk mewujudkan hal itu adalah dengan memfasilitasi masyarakat yang memerlukan Kartu Jaminan Kesehatan (JKN). Pihak terkait diperintahkan oleh Bupati Kotim Halikinnor agar bisa memberikan fasilitas kepada mereka sehingga mereka dapat berobat di fasilitas kesehatan yang ada di Kotim.