HARI Diabetes Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 14 November. Tahun ini, peringatan tersebut jatuh pada hari Kamis, 14 November 2024.
Menurut situs dinkes.jogjaprov.go.id, tanggal 14 November ditetapkan sebagai Hari Diabetes oleh International Diabetes Federation (IDF) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 1991. Namun, sejak tahun 2017, peringatan ini naik status menjadi Hari Diabetes Sedunia.
Beredar video di media sosial yang memperlihatkan anak-anak usai menjalani cuci darah di RSCM ramai diperbincangkan. Video tersebut seolah-olah mengindikasikan peningkatan jumlah anak yang menjalani cuci darah.
Padahal tidak demikian, kasus anak-anak yang menjalani cuci darah ini tetap sama. Mereka hanya pindah pelayanan khusus rumah sakit yang menyediakan layanan hemodialisa bagi anak-anak.
Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur mengimbau kepada orang tua untuk memperhatikan pola makan dan minum buah hati mereka. Karena saat ini anak-anak semakin sering mengonsumsi kamanan ringan maupun minuman dalam kemasan.
Padahal, seperti diketahui bahwa minuman kemasan mengandung kadar gula berlebihan sehingga kurang baik bila anak-anak terlalu sering mengonsumsinya .
Kasus gagal ginjal pada anak-anak semakin meningkat. Kondisi itu tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan orangtua.
Melihat kasus tersebut, Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi terdorong untuk mengingatkan orangtua agar lebih memantau jajanan yang dikonsumsi anak-anak.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Andjar Hari Purnomo menindaklanjuti instruksi Kemenkes terkait larangan sementara untuk fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) memberikan resep obat dalam bentuk sirup.