Setiap diri manusia memang beredar di antara datang dan pergi. Dalam buku kumpulan puisi terbarunya, penyair Suminto A. Sayuti menulis gejala tersebut dengan menolak terminasi atau menolak akhir dari sesuatu di dalam ruang dan waktu.
Buku Luru Gangsir (Mencari Jangkrik) berkisah tentang petualangan anak-anak dalam mencari jangkrik di alam bebas. Bisa membantu meningkatkan rasa kebersamaan dan kerja sama antara anak-anak.
Mengombinasikan neo-imajinasi, surealisme magis, dan kecaman-kecaman pada situasi politik, The Master and Margarita adalah dua kisah yang berkelindan di waktu yang beririsan, di momen yang tumpang-tindih.
Seolah memang harus ada ”tiang garam” dalam novel Tiang Garam. Padahal jika diperhatikan secara saksama, keseluruhan teks sudah merupakan hipogram dari kisah Sodom dan Gomora.
MAX Weber dalam bukunya, Wirtschaft und Gesellschaft, yang diluncurkan pada abad lalu menyatakan suatu masyarakat yang tidak dapat mempertahankan suatu tatanan normatif dalam memberikan kepastian hukum tidak akan bertumbuh dan berkembang menjadi suatu masyarakat modern.
Beragam kisah tentang cinta dan maut di tangan Anton tersaji tidak berlebihan, sangat wajar, dan terasa akrab. Di situlah nilai keberhasilan aspek filsafat berperan, mencerahkan pembaca, bukan malah membuat ngeri dan menjadikan kening berkerut-kerut. Takut bukan kepalang.
Irisan antara yang tradisi dan modern, klasik dan kontemporer, lokal dan nonlokal, fana dan baka, berseliweran menjadi bayangan dalam konflik domestik yang dialami oleh banyak persona.
Abdul Ghoffar merekomendasikan untuk merekonstruksi pengisian kekosongan jabatan presiden dengan memperhatikan tiga prinsip: prinsip demokrasi, prinsip sistem presidensial, dan prinsip negara hukum.