Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Berlianto mengungkapkan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga saat ini masih terus terjadi di Palangkaraya.
Kapol Subsektor Jekan Raya, Ipda Tri Marsono. Mengatakan pihaknya selalu melakukan pencegahan Karhutla, baik itu melalui pemasangan spanduk safari setiap jumat ke tempat ibadah dan warga terkait dengan Karhutla.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) selama tujuh hari kedepan.
Perihal adanya desakan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Palangka Raya terkait penanganan karhutla di Palangka Raya, seketika direspon balik oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Plt. Kepala BPBD Palangka Raya Alman P. Pakpahan mengatakan, bahwa pihaknya sejauh ini telah semaksimal mungkin menanggulangi karhutla di wilayah Kota Palangkaraya.
Kabut asap mengepung Kota Sampit pada Senin pagi (2/10). Terutama di ruas jalan protokol, seperti Jalan Tjilik Riwut, Jalan Sudirman, dan Jalan HM Arsyad. Jarak pandang tak lebih dari lima meter.
Penunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Alman P Pakpahan oleh Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin ternyata menuai sorotan tajam.
Titik api atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangkaraya diyakini menurun setelah dua hari diguyur hujan dengan intensitas tinggi di seluruh wilayah kota cantik ini.
Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani, usai menghadiri pembukaan Pelatihan Mitigasi Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Bagi Anggota Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Syariah Kota Palangkaraya Tahun 2023, Jumat (8/9) kemarin, mengatakan data terakhir titik api karhutla hanya tinggal satu saja.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani mengatakan bahwa perempuan memegang peranan penting dalam mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Khususnya bagi para pelaku UMKM yang ada di Kota Palangkaraya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat kabupaten setempat agar bersama-sama menjaga lingkungan. Terpenting yakni untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangkaraya, Emi Abriyani meminta Wali Kota Palangkaraya untuk menambah personel ataupun relawan. Hal itu guna memerangi karhutla di wilayakh Kota Palangkaraya.