BPBD Kabupaten Lamandau mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena ancaman karhutla mulai meningkat seiring berkurangnya intensitas hujan.
Musim kemarau membuat debit air Air Hitam Kereng Bangkirai menyusut. Namun, kondisi itu tidak mengurangi minat masyarakat berwisata ke destinasi favorit di Kota Palangka Raya tersebut.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Chandra Mukti Wijaya menyebut kualitas udara di Kota Palangka Raya hingga Selasa (21/7) pukul 11.00 WIB masih berada dalam kategori b
Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan memasuki hari kedua, Kamis (16/7/2026). Pada hari pertama operasi, sebanyak 1.000 ki
Masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng) diminta mewaspadai kondisi cuaca kering dalam sepekan ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kalteng
BMKG menyebut intensitas hujan di Kalteng mulai menurun, namun masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah.
Walaupun Kalimantan Tengah masih masa transisi ke periode musim kemarau, namun sebagian besar wilayahnya masih berpotensi diguyur hujan dalam sepekan ke depan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Mencatat sebagian wilayah Kalimantan Tengah mulai memasuki musim kemarau pada Dasarian III Mei 2026.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau 2026 yang diprediksi datang lebih awal, lebih kering, dan berlangsung lebih lama.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya merilis prakiraan cuaca untuk Kalimantan Tengah periode 20–26 April 2026.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran memastikan status Siaga Darurat Karhutla akan ditetapkan lebih awal sebagai langkah antisipasi dampak ekologis yang lebih luas.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut memprakirakan pola hujan di wilayah Kalimantan Tengah akan cenderung terjadi pada siang
BMKG mengingatkan masyarakat mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi di sejumlah wilayah Kalteng dalam sepekan ke depan.
Tsunami terdeteksi terjadi wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, dan Kota Bitung, Sulawesi Utara, setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5–7,6 mengguncang kawasan tersebut pada Kamis pagi.
BMKG memprediksi kemarau 2026 lebih panjang hingga empat bulan tanpa hujan. BPBD Palangka Raya pun memperkuat langkah antisipasi, termasuk pemetaan wilayah rawan dan pembentukan pos lapangan.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada jam-jam rawan aktivitas luar ruangan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah K
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah selama peri
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut telah memprediksikan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) berpotensi diguyur hujan de
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya merilis prakiraan cuaca untuk periode 20 hingga 26 Januari 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya. Mengeluarkan prakiraan cuaca mingguan untuk wilayah Kalimantan Tengah periode 12 hingga 18
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga mencapai enam meter di sejumlah perairan Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah periode 5 hingga
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan masyarakat Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap po
Cuaca panas menyengat yang tiba-tiba berubah menjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang kembali melanda Kota Palangka Raya dan sejumlah daerah di Kalimantan Tengah.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 8–14 Desember 2025.
Getaran keras itu hanya berlangsung beberapa detik. Namun cukup membuat warga Simeulue, Aceh, tersentak dan berhamburan keluar rumah, Kamis (27/11) siang.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kalimantan Tengah dalam beberapa har
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi hujan lokal akibat aktivitas konvektif masih dapat terjadi di wilayah Kalimantan Tengah. Termasuk Kota Palangka Raya.
Jangan heran bila belakangan ini anda merasa cuaca dan suhu di luar ruangan sangat panas. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa cuaca panas dengan suhu maksimum menc
Fenomena suhu panas ekstrem tengah melanda sebagian besar wilayah Indonesia, dengan catatan suhu tertinggi mencapai 37,6°C dalam beberapa hari terakhir.
BMKG memperkirakan Kalteng selama periode 14–20 Oktober 2025 akan didominasi awan hingga hujan ringan, dengan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Kalimantan Tengah akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan dengan potensi hujan sedang hingga lebat. Ini aka
Menyikapi prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi. Mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kew
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Memprediksi sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kota Palangka Raya, masih berpotensi diguyur hujan dalam sepekan ke depan.
Fenomena alam yang dinanti pecinta langit bakal kembali hadir. Gerhana bulan total atau yang kerap dijuluki Blood Moon akan terlihat dari seluruh penjuru Indonesia pada 7 hingga 8 September 2025 menda
Musibah tenggelamnya dua pelajar SMPN 9 di kawasan wisata air dadakan Petuk Katimpun menjadi pengingat keras bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Belakangan ini beredar kabar di berbagai media sosial mengenai akan terjadinya gerhana Matahari total pada 2 Agustus 2025, yang diklaim akan menyebabkan Bumi gelap selama enam menit.
Kamchatka di wilayah timur Rusia diterjang tsunami tiga hingga empat meter usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 8,7 pada Rabu (30/7) pukul 06.24 WIB.
Memasuki puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sistem pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia belum memasuki musim kemarau akibat dinamika atmosfer yang tidak biasa.
Beberapa hari belakangan viral percakapan si media sosial (medsos) fenomena astranomi tahunan, yakni aphelion. Fenomena ini terjadi dimana kondisi bumi berada di titik terjauhnya dari matahari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Selasa (29 April 2025) dan Rabu (30 April 2025).
Peristiwa gempa bumi terjadi di Kabupaten Katingan. Sebanyak tiga desa yaitu Desa Rangan Surai, Desa Tumbang Taei dan Desa Tumbang Dakei Kecamatan Marikit telah diguncang gempa tektonik.
Cuaca ekstrem diperkirakan masih akan melanda Kota Palangka Raya hingga mendekati puncak arus balik Lebaran tahun 2025. Kondisi ini menjadi perhatian serius Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Memprakirakan bahwa curah hujan di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) masih akan berlangsung hingga bulan Mei 2025.
Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Kota Palangka Raya pada Selasa (25/3/2025) pagi. Angin kencang tersebut mengkibatkan sejumlah bangunan dmengalami kerusakan di bagian atap
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) akan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam sepekan ke depan. Prakirawan BMKG, Ika, menyebutkan bahwa kondisi cuaca ini berpotensi terjadi di seluruh 13 kabupaten dan 1 kota di Kalteng.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengeluarkan peringatan bahwa potensi hujan masih dapat terjadi di beberapa wilayah dalam beberapa hari ke depan. Kepala BMKG Kalteng Agung Sudiono Abadi menjelaskan, meski kondisi kelembapan udara di beberapa lapisan cenderung berkurang, tetapi labilitas lokal yang kuat masih mendukung proses konvektif pada skala lokal.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Palangka Raya memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Kalimantan Tengah dalam beberapa hari ke depan.
Angin Monsun Asis menjadi faktor dominan dan utama yang memicu terjadinya hujan di beberapa daerah Indonesia pada akhir Januari 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi situasi tersebut masih akan terjadi sampai awal Februari. Karena itu, mereka meminta masyarakat untuk mewaspadai terjadinya hujan lebat yang disertai petir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca ekstrem bakal melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Jumat (10/1). Dilansir dari ANTARA, Pulau Kalimantan, khususnya Kota Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Banjarmasin, diperkirakan akan diguyur hujan disertai petir.
Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir dilanda hujan lebat, disertai angin kencang. Kondisi ini mengakibatkan masyarakat harus lebih waspada terhadap potensi bencana yang dapat terjadi, seperti banjir, genangan air, hingga pohon tumbang.
Menjelang malam pergantian tahun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah akan diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Prakirawan BMKG, Muhamad Ihsan Sidiq, mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan kemunculan bibit siklon tropis 98S di Samudra Hindia Barat Daya Bengkulu. Siklon itu berpotensi berdampak pada cuaca di sejumlah daerah di Indonesia.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau agar masyarakat mengantisipasi sejumlah bencana alam yang mungkinan terjadi selama cuaca ekstrem pekan ini. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menuturkan, wilayah yang berpotensi mengalami cuaca buruk menyebabkan bencana hidrometeorologi terdapat di sejumlah wilayah di Indonesia.
Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya bibit siklon di Samudera Hindia Barat Daya Banten.
Dimana, kemunculan bibit siklon ini dapat berdampak terhadap kondisi cuaca dan gelombang laut di sebagian wilayah di Indonesia.
Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Barito Timur (Bartim). Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (7/12) pagi, pukul 08.37 WITA, dan dikonfirmasi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).Â
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa fenomena iklim La Nina kini tengah melanda Indonesia dan masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampaknya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa musim hujan di Indonesia pada tahun 2024 akan datang lebih cepat dari biasanya. Hal ini disampaikan oleh Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, dalam konferensi pers pada Kamis (19/9).
Gempa bumi adalah bencana alam yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan telah terjadi sejak zaman nabi terdahulu. Kepala Pusat BMKG Daryono memperingatkan gempa dari dua zona megathrust, yakni Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut, tinggal menunggu waktu.
Kalimantan Tengah (Kalteng) diprediksi akan mengalami puncak musim kemarau pada Agustus ini. Namun, hingga kini, sebagian besar wilayah Kalteng masih dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Katingan bersama tim dari TNI Polri, Menggala Agni, Damkar, MPI dan pihak terkait lainnya terus siaga untuk mengantisipasi terjadinya Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Katingan. Pasalnya kondisi cuaca saat ini sangat panas.
Berdasarkan prediksi BMKG, wilayah Kabupaten Katingan mulai Juli hingga Agustus 2024, memasuki musim kemarau. Oleh sebab itu Kabupaten Katingan saat ini mulai siaga terhadap bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dalam rangka operasi pembasahan lahan gambut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mulai melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan terdapat potensi hujan turun di sejumlah wilayah di tanah air termasuk di beberapa kota besar pada hari kedua di bulan Juli 2024.
Penjabat (Pj) Bupati Pulang Pisau Hj Nunu Andriani mengungkapkan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Regional Kalimantan Tengah pada 18 April 2024 telah memprediksi iklim di Kalimantan Tengah dan khusus Kabupaten Pulang Pisau telah memasuki musim pancaroba. Dengan cuaca perubahan dari musim hujan ke musim kemarau.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan mayoritas wilayah di Indonesia berpotensi mengalami hujan lebat dengan kecepatan 50 milimeter per hari yang disertai kilat atau petir dan angin kencang pada hari ini, yaitu Sabtu (27/4).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Palangkaraya terus melaporkan kondisi cuaca di Kalteng satu pekan ke depan. Dilaporkan bahwa kondisi cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya Kota Palangkaraya saat ini mudah berubah-ubah.
BELUM hilang dari ingatan akan musibah gempa di Cianjur pada 21 November 2022, dengan kekuatan magnitudo 5,6 dan menelan korban jiwa sejumlah 327 orang. Minggu lalu, tepatnya 23 Maret 2024, Indonesia kembali diguncang gempa dengan magnitudo cukup besar. Tercatat 158 kali gerakan gempa di sekitar Pulau Bawean, dengan magnitudo terbesar adalah 6,5 sejarak 132 km dari Timur Laut Tuban, Jawa Timur.
Banjir yang menggenang beberapa wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kini berangsur surut. Curah hujan yang menurun menjadi salah satu faktor banjir di Kotim berangsur surut.
Provinsi Kalimantan Selatan (kalsel) jadi salah satu wilayah yang bakal mengalami fase Gerhana Bulan Penumbra (GBP). Dalam data BMKG yang diterima Radar Banjarmasin, kejadian fenomena alam yang sangat jarang ini bakal terjadi pada Senin (25/3/2024) besok.
Tingginya curah hujan yang mengguyur sebagian wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng), termasuk Kota Palangka Raya dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banjir dan genangan air di beberapa daerah.
Pancaroba atau peralihan musim yang sedang terjadi memicu berbagai fenomena alam. Di antaranya, puting beliung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut peristiwa serupa masih bisa terjadi sampai Maret nanti.
Beberapa hari terakhir ini, wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) khususnya Kota Palangkaraya mengalami fenomena suhu yang cukup panas. Terlebih saat siang hari.
Seorang warga Kota Palangkaraya, Dhea (23) misalnya, dia mengaku sangat merasakan suhu udara yang cukup panas dalam beberapa hari terakhir ini.
Tinggal dua hari lagi menuju hari pencoblosan Pemilu 2024 tanggal 14 Februari 2024. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangkaraya terus menginformasikan cuaca di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya Kota Palangkaraya.Â
Musim penghujan yang sudah mengguyur Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sejak beberapa bulan lalu. Membuat Pemerintah setempat bersiaga dalam menghadapi bencana yang mungkin saja terjadi. Dengan menggelar apel gabungan pada Rabu (27/12)