PROKALTENG.CO– Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkap pemerintah tengah menyiapkan aturan ketat untuk mengawasi media sosial dan game online, salah satunya Roblox.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah paparan kekerasan maupun terorisme di ruang digital yang semakin marak menyasar anak-anak.
Kepala BNPT Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono menegaskan bahwa tim gabungan yang terdiri dari BNPT, Densus 88, dan intelijen terus melakukan pemantauan di ruang digital.
“Kami, tim gabungan, baik tim intelijen, BNPT, dan Densus 88, terus melakukan pemantauan di ruang digital ini, sehingga kami melakukan upaya mitigasi pencegahan,” ujar Eddy di Mabes Polri, Rabu (7/1).
BNPT bersama KPAI dan Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) sedang merumuskan aturan pemerintah terkait pengawasan ruang digital.
Salah satu poin penting adalah kewajiban verifikasi wajah bagi pengguna game online yang dinilai rentan, seperti Roblox.
“Sehingga nanti setiap anak yang akan membuat akun di dalam Roblox itu pasti akan ter-capture wajahnya. Kalau memang dia di bawah umur, otomatis tidak bisa membuat akun itu. Itu secara sistem,” jelas Eddy.
Selain itu, penyelidikan juga akan dilakukan terhadap algoritma anak-anak yang terindikasi terpapar paham ekstrem, termasuk komunitas media sosial yang menyajikan konten kekerasan.
Menurut catatan Densus 88, sepanjang Januari 2025 hingga awal Januari 2026 terdapat 70 anak terpapar paham neo-Nazi dan White Supremacy.
Rincian kasus anak terpapar paham ekstremis tersebut yakni 15 anak di Jakarta, 12 anak di Jawa Barat, 11 anak di Jawa Timur, dan beberapa daerah lain. Mayoritas anak yang terpapar berusia 15 tahun, dengan rentang usia 11–18 tahun.
BNPT menekankan pentingnya edukasi dan literasi digital bagi anak-anak melalui konsep Mikroekologi Anak, yaitu lingkungan terdekat anak yang berperan besar dalam membentuk perilaku digital.
“Itu yang akan kami coba berikan edukasi dan literasi digital. Mikroekologi Anak artinya lingkungan terdekat anak harus ikut menjaga,” pungkas Eddy.
Rencana aturan ketat BNPT terhadap media sosial dan game online, termasuk Roblox, menjadi langkah strategis pemerintah dalam melindungi anak-anak dari paparan kekerasan dan paham terorisme.
Dengan verifikasi wajah dan literasi digital, diharapkan ruang digital di Indonesia lebih aman bagi generasi muda.
“Kami berharap regulasi ini bisa menjadi benteng agar anak-anak tidak mudah terpapar konten berbahaya di dunia maya,” tutup Eddy Hartono. (bis/nur/jpg)


