30.2 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Enam Hal Penting sebelum Naik Pesawat Bagi Pasien Riwayat Jantung

Politikus Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu mengalami kolaps dalam penerbangan
dari Jakarta menuju Palangka Raya, Kalteng. Hal itu terjadi karena riwayat
penyakit jantung yang dideritanya. Adian kini harus menjalani serangkaian
perawatan intensif. Kejadian itu tentu menjadi pengalaman penting bagi pasien
dengan riwayat penyakit jantung.

Direktur Utama RS Jantung dan
Pembuluh Darah Harapan Kita yang juga Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh
Darah, Iwan Dakota menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan
bagi pasien dengan riwayat jantung sebelum naik pesawat terbang. Jika tidak
dipatuhi akibatnya bisa fatal.

Apalagi Adian Napitupulu memang
sudah dipasang ring jantung. “Orang yang dipasang ring jantung atau stent
adalah mereka yang menderita jantung koroner atau orang yang mengalami penyumbatan
pembuluh darah,” kata dr Iwan kepada JawaPos.com, Kamis malam (19/12).

Baca Juga :  Tujuh Cara Mengatasi Trauma

Dia lantas memberikan tips
bagi pasien riwayat jantung yang akan melakukan perjalanan jauh, salah satunya
dengan pesawat. Ada yang harus dilakukan pasien dan ada juga yang dilarang. Apa
saja?

Harus
Dilakukan

Pertama, pasien riwayat
jantung harus minum obat sebelum terbang. Ada 1-2 macam obat yang diminum yakni
obat pengencer. “Kalau tak diminum atau lupa minum bisa terjadi lagi
penyumbatan,” ujarnya.

Kedua, penting untuk meminum
obat darah tinggi dan kolesterol atau diabetes jika pasien punya riwayat
penyakit tersebut. Jika tidak, maka sumbatan bisa terjadi di tempat baru atau
di area stent yang sudah dipasang lama.

“Minum obat agar gula darah
dan tekanan darah tinggi terkontrol. Salah jika ada anggapan sudah dipasang
cincin maka aman. Sangat salah. Konsekuensi utama pengencer darah wajib diminum
seumur hidup. Jika tidak, akan terjadi penyumbatan kembali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terungkap, Vaksinasi Bisa Berikan Efek Haid Lebih Deras

Ketiga, istirahat yang cukup
sebelum terbang. Jangan terlalu lelah atau jangan stres.

Jangan
Dilakukan

Keempat, pasien jangan sampai
lupa minum apalagi lupa membawa obat sebelum terbang. Obat pengencer darah
wajib bagi pasien jantung.

Kelima, jangan lakukan
aktivitas berlebihan yang sangat capek atau kelelahan. Sebab bisa mencetuskan
serangan jantung atau gagal jantung. “Atau bekerja berlebihan, enggak tidur
cukup saat malam,” ungkapnya.

Terakhir, jangan merokok dan
minum alkohol. Sebab, dua hal itu adalah musuh bagi kesehatan apalagi pasien
dengan riwayat jantung. “Dengan merokok bisa memicu kembali penyempitan dan
serangan jantung,” tegasnya. (jpc)

 

Politikus Partai Demokrasi
Indonesia Perjuangan (PDIP) Adian Napitupulu mengalami kolaps dalam penerbangan
dari Jakarta menuju Palangka Raya, Kalteng. Hal itu terjadi karena riwayat
penyakit jantung yang dideritanya. Adian kini harus menjalani serangkaian
perawatan intensif. Kejadian itu tentu menjadi pengalaman penting bagi pasien
dengan riwayat penyakit jantung.

Direktur Utama RS Jantung dan
Pembuluh Darah Harapan Kita yang juga Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh
Darah, Iwan Dakota menjelaskan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan
bagi pasien dengan riwayat jantung sebelum naik pesawat terbang. Jika tidak
dipatuhi akibatnya bisa fatal.

Apalagi Adian Napitupulu memang
sudah dipasang ring jantung. “Orang yang dipasang ring jantung atau stent
adalah mereka yang menderita jantung koroner atau orang yang mengalami penyumbatan
pembuluh darah,” kata dr Iwan kepada JawaPos.com, Kamis malam (19/12).

Baca Juga :  Tujuh Cara Mengatasi Trauma

Dia lantas memberikan tips
bagi pasien riwayat jantung yang akan melakukan perjalanan jauh, salah satunya
dengan pesawat. Ada yang harus dilakukan pasien dan ada juga yang dilarang. Apa
saja?

Harus
Dilakukan

Pertama, pasien riwayat
jantung harus minum obat sebelum terbang. Ada 1-2 macam obat yang diminum yakni
obat pengencer. “Kalau tak diminum atau lupa minum bisa terjadi lagi
penyumbatan,” ujarnya.

Kedua, penting untuk meminum
obat darah tinggi dan kolesterol atau diabetes jika pasien punya riwayat
penyakit tersebut. Jika tidak, maka sumbatan bisa terjadi di tempat baru atau
di area stent yang sudah dipasang lama.

“Minum obat agar gula darah
dan tekanan darah tinggi terkontrol. Salah jika ada anggapan sudah dipasang
cincin maka aman. Sangat salah. Konsekuensi utama pengencer darah wajib diminum
seumur hidup. Jika tidak, akan terjadi penyumbatan kembali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Terungkap, Vaksinasi Bisa Berikan Efek Haid Lebih Deras

Ketiga, istirahat yang cukup
sebelum terbang. Jangan terlalu lelah atau jangan stres.

Jangan
Dilakukan

Keempat, pasien jangan sampai
lupa minum apalagi lupa membawa obat sebelum terbang. Obat pengencer darah
wajib bagi pasien jantung.

Kelima, jangan lakukan
aktivitas berlebihan yang sangat capek atau kelelahan. Sebab bisa mencetuskan
serangan jantung atau gagal jantung. “Atau bekerja berlebihan, enggak tidur
cukup saat malam,” ungkapnya.

Terakhir, jangan merokok dan
minum alkohol. Sebab, dua hal itu adalah musuh bagi kesehatan apalagi pasien
dengan riwayat jantung. “Dengan merokok bisa memicu kembali penyempitan dan
serangan jantung,” tegasnya. (jpc)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru