PROKALTENG.CO – Madu merupakan salah satu bahan herbal yang dikenal luas karena manfaatnya bagi kesehatan. Selain memiliki rasa yang lezat, madu juga kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh sehingga sejak lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional.
Salah satu cara mengonsumsi madu adalah dengan mencampurkannya ke dalam air hangat dan diminum selagi hangat. Berbagai manfaat madu berasal dari kandungan nutrisinya yang beragam.
Dalam 100 gram madu terdapat protein 0,3 gram, karbohidrat 79,5 gram, serat 0,2 gram, kalsium 5 mg, fosfor 16 mg, besi 0,9 mg, natrium 6 mg, kalium 26,9 mg, tembaga 0,04 mg, seng 0,2 mg, riboflavin atau vitamin B2 0,04 mg, niacin atau vitamin B3 0,1 mg, serta vitamin C 4 mg.
Berikut sejumlah manfaat madu bagi kesehatan seperti dilansir dari Genpi.co.
1. Menurunkan Kadar Gula Darah
Madu memiliki angka indeks glikemik yang rendah sehingga dapat membantu penderita diabetes menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah, yakni makanan yang tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.
Berbeda dengan gula yang memiliki angka indeks glikemik tinggi, madu dapat dimanfaatkan sebagai alternatif pengganti gula bagi pengidap diabetes.
2. Menurunkan Kadar Kolesterol
Manfaat madu berikutnya adalah membantu menurunkan kadar kolesterol.
Kandungan nutrisi dalam madu diketahui dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), serta meningkatkan kadar nitrit oksida (NO).
NO merupakan gas yang berfungsi melancarkan sistem peredaran darah, menjaga fungsi otot jantung, dan mengatur tekanan darah.
Melalui fungsi tersebut, madu memberikan perlindungan terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah, terutama karena kolesterol tinggi dan hipertensi merupakan faktor risiko penyakit jantung.
3. Menjaga Sistem Pencernaan
Kandungan antioksidan dalam madu membantu tubuh melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel pelapis saluran pencernaan dan memicu refluks asam lambung.
Ketika asam lambung naik, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan iritasi pada kerongkongan.
Antioksidan dalam madu membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada sel-sel di sekitar saluran pencernaan. Selain itu, tekstur madu yang lembut dapat membantu meredakan peradangan di kerongkongan sekaligus melapisi selaput lendirnya.
Karena itu, banyak orang memanfaatkan madu sebagai obat rumahan untuk membantu meredakan keluhan maag atau asam lambung naik.
4. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Madu mengandung berbagai jenis antioksidan, seperti flavonoid, polifenol, vitamin C, dan monofenol yang berperan menjaga kesehatan jantung.
Antioksidan tersebut bekerja melalui beberapa mekanisme, yakni meningkatkan vasodilatasi atau pelebaran pembuluh koroner, menurunkan kemampuan trombosit dalam membekukan darah, serta menghambat proses oksidasi kolesterol jahat.
Selain itu, kandungan vitamin C dalam madu juga bermanfaat membantu mencegah peradangan pada pembuluh darah di sekitar jantung. (jpg)


