26.1 C
Jakarta
Sunday, April 14, 2024

Jika Rasakan 5 Gejala Ini Selama Seminggu Berpotensi Kena Long Covid

PROKALTENG.CO
– Seorang penyintas Covid-19 masih bisa merasakan gejala atau keluhan setelah
berbulan-bulan dinyatakan sembuh. Dalam istilah medis disebut dengan Long
Covid. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa gejala Covid-19 tertentu dapat
memprediksi berapa lama gejala tersebut akan berlangsung. Dan gejala ini bisa
jadi indikator atau penentu apakah Anda terkena Long Covid atau tidak.

Dilansir
dari Deseret News, Minggu (14/3), sebuah studi yang diterbitkan Rabu di jurnal
peer-review Nature Medicine menemukan bahwa pasien yang menderita lima gejala
Covid-19 secara spesifik pada minggu pertama, lebih cenderung berpotensi
menjadi pasien jangka panjang. Apa saja lima gejala itu?

Kelelahan

Sakit
kepala

Suara
serak

Nyeri
otot

Baca Juga :  Dukung Telemedicine, IDI Siapkan Pedoman Pelayanan Kesehatan Digital

Sulit
bernapas

Menurut
USA Today, penelitian ini berasal dari para peneliti di King’s College London,
Rumah Sakit Umum Massachusetts, dan Rumah Sakit Anak Boston. Peneliti studi
tersebut bertanya kepada pasien Covid-19 dari AS, Inggris, dan Swedia tentang
gejala mereka melalui survei aplikasi ponsel cerdas.

Studi
tersebut menemukan 13 persen dari 4.000 peserta melaporkan gejala yang
berlangsung lebih dari 28 hari. Sementara itu, 4 persen melaporkan gejala
selama 8 minggu dan 2 persen melaporkan gejala selama lebih dari 12 hari.

Rekan
penulis studi dr. Christina Astley yang juha seorang ilmuwan dokter di Rumah
Sakit Anak Boston, mengatakan kepada USA Today bahwa 1 dari 20 orang yang
menderita Covid-19 akan mengalami gejala yang berlangsung selama 8 minggu atau
lebih. Sebuah studi dari para peneliti di University of Washington
mengungkapkan beberapa gejala Covid-19 yang umum termasuk kelelahan, yang
dilaporkan oleh 13,6 persen peserta. Hilangnya penciuman serta rasa juga
dilaporkan sebesar 13,6 persen. Sebanyak 13 persen mengatakan menderita sakit
otot, masalah pernapasan, batuk dan kabut otak berbulan-bulan setelah infeksi.

Baca Juga :  Malas Olahraga, Salah Satu Penyebab Anak Muda Kena Diabetes

PROKALTENG.CO
– Seorang penyintas Covid-19 masih bisa merasakan gejala atau keluhan setelah
berbulan-bulan dinyatakan sembuh. Dalam istilah medis disebut dengan Long
Covid. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa gejala Covid-19 tertentu dapat
memprediksi berapa lama gejala tersebut akan berlangsung. Dan gejala ini bisa
jadi indikator atau penentu apakah Anda terkena Long Covid atau tidak.

Dilansir
dari Deseret News, Minggu (14/3), sebuah studi yang diterbitkan Rabu di jurnal
peer-review Nature Medicine menemukan bahwa pasien yang menderita lima gejala
Covid-19 secara spesifik pada minggu pertama, lebih cenderung berpotensi
menjadi pasien jangka panjang. Apa saja lima gejala itu?

Kelelahan

Sakit
kepala

Suara
serak

Nyeri
otot

Baca Juga :  Dukung Telemedicine, IDI Siapkan Pedoman Pelayanan Kesehatan Digital

Sulit
bernapas

Menurut
USA Today, penelitian ini berasal dari para peneliti di King’s College London,
Rumah Sakit Umum Massachusetts, dan Rumah Sakit Anak Boston. Peneliti studi
tersebut bertanya kepada pasien Covid-19 dari AS, Inggris, dan Swedia tentang
gejala mereka melalui survei aplikasi ponsel cerdas.

Studi
tersebut menemukan 13 persen dari 4.000 peserta melaporkan gejala yang
berlangsung lebih dari 28 hari. Sementara itu, 4 persen melaporkan gejala
selama 8 minggu dan 2 persen melaporkan gejala selama lebih dari 12 hari.

Rekan
penulis studi dr. Christina Astley yang juha seorang ilmuwan dokter di Rumah
Sakit Anak Boston, mengatakan kepada USA Today bahwa 1 dari 20 orang yang
menderita Covid-19 akan mengalami gejala yang berlangsung selama 8 minggu atau
lebih. Sebuah studi dari para peneliti di University of Washington
mengungkapkan beberapa gejala Covid-19 yang umum termasuk kelelahan, yang
dilaporkan oleh 13,6 persen peserta. Hilangnya penciuman serta rasa juga
dilaporkan sebesar 13,6 persen. Sebanyak 13 persen mengatakan menderita sakit
otot, masalah pernapasan, batuk dan kabut otak berbulan-bulan setelah infeksi.

Baca Juga :  Malas Olahraga, Salah Satu Penyebab Anak Muda Kena Diabetes

Terpopuler

Artikel Terbaru