alexametrics
26.7 C
Palangkaraya
Friday, August 12, 2022

CATAT! Agar Anak Terhindar TBC, Orang Tua Wajib Perhatikan Ini

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO– Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum di Indonesia. Anak-anak bisa berpotensi tertular Tuberkulosis atau TBC. Dokter Poli Klinik Anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Palangka Raya, dr Franky Luhulima mengingatkan kepada orang tua agar waspada terhadap penyakit tuberkulosis yang bisa terjadi pada anak-anak.

“Tuberculosis pada anak dapat dicegah dengan imunisasi BCG saat anaknya berumur 1-3 bulan, imunisasi BCG  (bacille Calmette-Guérin, red) sangatlah penting untuk mencegah tuberkulosis pada anak kalaupun misalnya tertular si anak tidak menderita sakit yang parah,” ujarnya, Sabtu (9/7)

Pencegahan berikutnya, lanjut Franky adalah menghindarkan anak kita dari orang tua yang kita curigai menderita tuberculosis. Dia menyebutkan seperti batuk batuk lama bahkan bila batuk berdarah.

Baca Juga :  Fakta Baru Dampak Minuman Berkafein Cegah Obesitas

“Dan bila ada orang tua disekitar anak yang menderita demikian sedapat mungkin disarankan untuk segeralah diobati agar tidak menular ke anak anak,” imbuhnya.

Franky berharap orang tua juga  waspada jika anak melakukan  kontak dengan orang yang menderita tuberculosis. Gejala TBC terjadi jika anak tersebut mengalami gejala seperti batuk yang menetap lebih dari 3 minggu, demam lama lebih 2 minggu, berat badan tidak naik, dan anak tampak lesu.

“Jika anak mengalami gejala itu, segeralah periksakan anaknya untuk segera mendapatkan pengobatan. Di samping pengobatan anti tuberkulosis, sangat perlu diperhatikan  juga faktor nutrisi yang cukup dan seimbang, lingkungan rumah yang bersih dengan ventilasi dan pencahayaan yang baik agar penularan tuberkulosis dapat diminimalisir,”pungkasnya.

Baca Juga :  Benarkah Puasa Intermiten Bisa Bikin Kita Panjang Umur?





Reporter: Hfz

PALANGKA RAYA,PROKALTENG.CO– Tuberkulosis merupakan salah satu masalah kesehatan yang umum di Indonesia. Anak-anak bisa berpotensi tertular Tuberkulosis atau TBC. Dokter Poli Klinik Anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Palangka Raya, dr Franky Luhulima mengingatkan kepada orang tua agar waspada terhadap penyakit tuberkulosis yang bisa terjadi pada anak-anak.

“Tuberculosis pada anak dapat dicegah dengan imunisasi BCG saat anaknya berumur 1-3 bulan, imunisasi BCG  (bacille Calmette-Guérin, red) sangatlah penting untuk mencegah tuberkulosis pada anak kalaupun misalnya tertular si anak tidak menderita sakit yang parah,” ujarnya, Sabtu (9/7)

Pencegahan berikutnya, lanjut Franky adalah menghindarkan anak kita dari orang tua yang kita curigai menderita tuberculosis. Dia menyebutkan seperti batuk batuk lama bahkan bila batuk berdarah.

Baca Juga :  Fakta Baru Dampak Minuman Berkafein Cegah Obesitas

“Dan bila ada orang tua disekitar anak yang menderita demikian sedapat mungkin disarankan untuk segeralah diobati agar tidak menular ke anak anak,” imbuhnya.

Franky berharap orang tua juga  waspada jika anak melakukan  kontak dengan orang yang menderita tuberculosis. Gejala TBC terjadi jika anak tersebut mengalami gejala seperti batuk yang menetap lebih dari 3 minggu, demam lama lebih 2 minggu, berat badan tidak naik, dan anak tampak lesu.

“Jika anak mengalami gejala itu, segeralah periksakan anaknya untuk segera mendapatkan pengobatan. Di samping pengobatan anti tuberkulosis, sangat perlu diperhatikan  juga faktor nutrisi yang cukup dan seimbang, lingkungan rumah yang bersih dengan ventilasi dan pencahayaan yang baik agar penularan tuberkulosis dapat diminimalisir,”pungkasnya.

Baca Juga :  Hindari Klaster Rapat, Hasil Rapid atau Swab Negatif Belum Tentu Aman





Reporter: Hfz

Most Read

Artikel Terbaru

/