26.1 C
Jakarta
Wednesday, January 14, 2026

Berat Badan Sulit Turun? Coba Konsumsi 5 Makanan Tinggi Protein Ini

PROKALTENG.CO – Menurunkan berat badan bukan perkara instan. Selain menahan godaan jajan dan mengatur porsi makan, pemilihan jenis makanan juga sangat menentukan hasil diet. Tak semua makanan bergizi otomatis membantu menurunkan berat badan.

Salah satu kunci yang kerap luput diperhatikan adalah asupan protein. Pola makan tinggi protein terbukti membantu menurunkan berat badan sekaligus membangun otot. Protein membuat tubuh lebih bertenaga, rasa kenyang bertahan lebih lama, mengurangi keinginan ngemil, serta membantu pembakaran lemak dan kalori lebih optimal.

Tak ada pil ajaib untuk melangsingkan tubuh. Namun, menjadikan makanan tinggi protein sebagai menu utama harian bisa menjadi strategi efektif. Studi American College of Nutrition tahun 2002 menyebutkan, diet tinggi protein dan rendah karbohidrat mampu meningkatkan metabolisme dan membantu membakar sekitar 100 kalori ekstra per hari.

Baca Juga :  Sering Batuk, Benarkah Selalu Gejala TBC?

Mengutip Healthshots.com, berikut sejumlah makanan tinggi protein yang cocok dikonsumsi saat menjalani program penurunan berat badan.

1. Kacang lentil
Kacang lentil menjadi pilihan praktis bagi vegetarian. Baik moong dal maupun chana dal kaya vitamin, mineral, dan protein. Dalam satu cangkir lentil terkandung sekitar 18 gram protein dan 16 gram serat, yang membantu pencernaan tetap lancar dan membuat kenyang lebih lama.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber protein yang mudah diolah dan bernutrisi. Satu butir telur utuh mengandung sekitar 6 gram protein serta berbagai mikronutrien penting. Meski kuning telur kerap dikaitkan dengan kolesterol, konsumsi telur dalam jumlah wajar tetap aman dan bermanfaat saat diet.

Baca Juga :  Ingin Diet Sehat? Coba Program Halofit by Halodoc

3. Keju cottage
Keju cottage atau paneer kerap masuk menu diet rendah kalori. Dalam 100 gram keju cottage terdapat sekitar 11 gram protein. Kandungan kalsiumnya tinggi, kalorinya relatif rendah, serta membantu meningkatkan rasa kenyang dan pembentukan otot tanpa lemak.

Electronic money exchangers listing

4. Kacang-kacangan
Camilan sering menjadi “jebakan” saat diet. Kacang-kacangan bisa menjadi pilihan yang lebih sehat karena mengenyangkan. Segenggam kacang almond, misalnya, mengandung sekitar 6 hingga 10 gram protein yang membantu menahan lapar hingga waktu makan berikutnya.

5. Ayam
Bagi non-vegan, dada ayam merupakan sumber protein yang sangat baik. Dalam 85 gram daging ayam terkandung sekitar 20 gram protein dan hanya 1 gram lemak. Rendah kalori dan mengenyangkan, ayam cocok dimasukkan dalam menu diet harian. (jpg)

PROKALTENG.CO – Menurunkan berat badan bukan perkara instan. Selain menahan godaan jajan dan mengatur porsi makan, pemilihan jenis makanan juga sangat menentukan hasil diet. Tak semua makanan bergizi otomatis membantu menurunkan berat badan.

Salah satu kunci yang kerap luput diperhatikan adalah asupan protein. Pola makan tinggi protein terbukti membantu menurunkan berat badan sekaligus membangun otot. Protein membuat tubuh lebih bertenaga, rasa kenyang bertahan lebih lama, mengurangi keinginan ngemil, serta membantu pembakaran lemak dan kalori lebih optimal.

Tak ada pil ajaib untuk melangsingkan tubuh. Namun, menjadikan makanan tinggi protein sebagai menu utama harian bisa menjadi strategi efektif. Studi American College of Nutrition tahun 2002 menyebutkan, diet tinggi protein dan rendah karbohidrat mampu meningkatkan metabolisme dan membantu membakar sekitar 100 kalori ekstra per hari.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Sering Batuk, Benarkah Selalu Gejala TBC?

Mengutip Healthshots.com, berikut sejumlah makanan tinggi protein yang cocok dikonsumsi saat menjalani program penurunan berat badan.

1. Kacang lentil
Kacang lentil menjadi pilihan praktis bagi vegetarian. Baik moong dal maupun chana dal kaya vitamin, mineral, dan protein. Dalam satu cangkir lentil terkandung sekitar 18 gram protein dan 16 gram serat, yang membantu pencernaan tetap lancar dan membuat kenyang lebih lama.

2. Telur
Telur dikenal sebagai sumber protein yang mudah diolah dan bernutrisi. Satu butir telur utuh mengandung sekitar 6 gram protein serta berbagai mikronutrien penting. Meski kuning telur kerap dikaitkan dengan kolesterol, konsumsi telur dalam jumlah wajar tetap aman dan bermanfaat saat diet.

Baca Juga :  Ingin Diet Sehat? Coba Program Halofit by Halodoc

3. Keju cottage
Keju cottage atau paneer kerap masuk menu diet rendah kalori. Dalam 100 gram keju cottage terdapat sekitar 11 gram protein. Kandungan kalsiumnya tinggi, kalorinya relatif rendah, serta membantu meningkatkan rasa kenyang dan pembentukan otot tanpa lemak.

4. Kacang-kacangan
Camilan sering menjadi “jebakan” saat diet. Kacang-kacangan bisa menjadi pilihan yang lebih sehat karena mengenyangkan. Segenggam kacang almond, misalnya, mengandung sekitar 6 hingga 10 gram protein yang membantu menahan lapar hingga waktu makan berikutnya.

5. Ayam
Bagi non-vegan, dada ayam merupakan sumber protein yang sangat baik. Dalam 85 gram daging ayam terkandung sekitar 20 gram protein dan hanya 1 gram lemak. Rendah kalori dan mengenyangkan, ayam cocok dimasukkan dalam menu diet harian. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru