Masyarakat Diimbau Jangan Lakukan Olahraga Berkelompok

Dokter
Spesialis Olahraga, dr Arie Sutopo Sp.KO menyarankan kepada masyarakat untuk
tidak melakukan olahraga yang sifatnya berkelompok. Ini karena berisiko
tertular Covid-19.

Olaraga
yang dimaksud adalah voli, basket dan sepak bola. Sehingga itu diharapkan tidak
dilakukan masyarakat di pandemi Covid-19 di tanah air.

“Jadi
jangan dulu yang kumpul-kumpul, main voli, main basket, kumpul-kumpul jadi
satu. Nah masalah itu,” ujar Arie dalam akun YouTube BNPB Indonesia, Senin
(4/10).

Arie
mengatakan, olah raga yang dilakukan masyarakat yang dianjurkan adalah jogging.
Itu pun harus tetap melakukan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan
mencuci tangan.

 â€œKalau misalnya kita-kita ini olahraga biasa
pakai masker its okay. Karena intensitasnya ringan atau sedang. Sambil
jogging-jogging sambil ngobrol itu bisa,” katanya.

Baca Juga :  Hindari 5 Penyebab Munculnya Jerawat

Arie
menambahkan, olahraga sepeda disarankannya harus menjaga jarak sampai 10 meter.
Karena disaat terlalu dekat jaga jaraknya. Ketika orang tersebut batuk. Maka
akan terkena penularan Covid-19.

“Tapi
kalau untuk yang sepeda karena dia kencang jalannya kita minta 10 meter yang
dibelakang. Karena kalau yang depan batuk melayang-layang bisa sampai 10 meter,”
ungkapnya.

Electronic money exchangers listing

“Habis
melakukan kegiatan olahraga jangan lupa cuci tangan karena tangan ini nanti
Covid-19 masuknya lewat pernapasan, lewat mata kucek-kucek mata, atau kita
makan sesuatu, maka Covid-19 masuk,” tambahnya.

Dokter
Spesialis Olahraga, dr Arie Sutopo Sp.KO menyarankan kepada masyarakat untuk
tidak melakukan olahraga yang sifatnya berkelompok. Ini karena berisiko
tertular Covid-19.

Olaraga
yang dimaksud adalah voli, basket dan sepak bola. Sehingga itu diharapkan tidak
dilakukan masyarakat di pandemi Covid-19 di tanah air.

“Jadi
jangan dulu yang kumpul-kumpul, main voli, main basket, kumpul-kumpul jadi
satu. Nah masalah itu,” ujar Arie dalam akun YouTube BNPB Indonesia, Senin
(4/10).

Electronic money exchangers listing

Arie
mengatakan, olah raga yang dilakukan masyarakat yang dianjurkan adalah jogging.
Itu pun harus tetap melakukan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan
mencuci tangan.

 â€œKalau misalnya kita-kita ini olahraga biasa
pakai masker its okay. Karena intensitasnya ringan atau sedang. Sambil
jogging-jogging sambil ngobrol itu bisa,” katanya.

Baca Juga :  Hindari 5 Penyebab Munculnya Jerawat

Arie
menambahkan, olahraga sepeda disarankannya harus menjaga jarak sampai 10 meter.
Karena disaat terlalu dekat jaga jaraknya. Ketika orang tersebut batuk. Maka
akan terkena penularan Covid-19.

“Tapi
kalau untuk yang sepeda karena dia kencang jalannya kita minta 10 meter yang
dibelakang. Karena kalau yang depan batuk melayang-layang bisa sampai 10 meter,”
ungkapnya.

“Habis
melakukan kegiatan olahraga jangan lupa cuci tangan karena tangan ini nanti
Covid-19 masuknya lewat pernapasan, lewat mata kucek-kucek mata, atau kita
makan sesuatu, maka Covid-19 masuk,” tambahnya.

Terpopuler

Artikel Terbaru