SEMARANG-Kedatangan Claudir Marini, diharapkan
bisa menambah daya gedor lini depan PSIS. Namun striker asal Brasil tersebut
malah parkir sebelum kompetisi resmi dimulai. Dia mengalami retak pada tulang
fibula dan harus istirahat panjang.
Kabar baik datang menjelang putaran pertama Liga 1 usai. Striker berkepala
plontos tersebut sudah siap turun. “Kondisi saya sudah sangat baik. Saya
bersyukur cedera kaki saya sudah pulih,” ucap Marinir.
Kembalinya Marini tentu diharapkan bisa memberi pengaruh positif pada tim
berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut. Setidaknya bisa menggugah gairah
mencetak gol lini depan PSIS. Dapat diketahui aaat ini PSIS menjadi tim yang
minim produktifitas gol. Dari 15 laga, baru 11 gol yang tercipta.
Tak butuh waktu lama bagi Marini untuk bisa turun bersama Mahesa Jenar. Marini
masuk dalam rombongan skuad PSIS yang akan menantang Arema FC besok di Stadion
Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
“Iya, Marini kami bawa ke Malang. Dilatihan dia sudah saya coba. dan dia
bisa menunjukan kualitasnya di depan gawang,” kata pelatih PSIS Bambang
Nurdiansyah.
Di sisi lain, kembalinya Marini secara otomatis menggeser posisi Silvio
Escobar. Selama putaran pertama ujung tombak serangan PSIS memang menjadi
tanggung jawab Escobar. Namun performanya dinilai kurang ciamik.
Dipercaya turun sebanyak 15 kali, dia baru menyumbangkan dua gol bagi Mahesa
Jenar. Dia juga hanya mencatatkan satu assist serta sepuluh keypass. Escobar
akan dikembalikan ke klubnya Persija Jakarta. Ya, dia membela PSIS memang
dengan status pinjaman. (nia/jpg)
Marini Kembali, Escobar Pulang ke Persija

SEMARANG-Kedatangan Claudir Marini, diharapkan
bisa menambah daya gedor lini depan PSIS. Namun striker asal Brasil tersebut
malah parkir sebelum kompetisi resmi dimulai. Dia mengalami retak pada tulang
fibula dan harus istirahat panjang.
Kabar baik datang menjelang putaran pertama Liga 1 usai. Striker berkepala
plontos tersebut sudah siap turun. “Kondisi saya sudah sangat baik. Saya
bersyukur cedera kaki saya sudah pulih,” ucap Marinir.
Kembalinya Marini tentu diharapkan bisa memberi pengaruh positif pada tim
berjuluk Laskar Mahesa Jenar tersebut. Setidaknya bisa menggugah gairah
mencetak gol lini depan PSIS. Dapat diketahui aaat ini PSIS menjadi tim yang
minim produktifitas gol. Dari 15 laga, baru 11 gol yang tercipta.
Tak butuh waktu lama bagi Marini untuk bisa turun bersama Mahesa Jenar. Marini
masuk dalam rombongan skuad PSIS yang akan menantang Arema FC besok di Stadion
Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
“Iya, Marini kami bawa ke Malang. Dilatihan dia sudah saya coba. dan dia
bisa menunjukan kualitasnya di depan gawang,” kata pelatih PSIS Bambang
Nurdiansyah.
Di sisi lain, kembalinya Marini secara otomatis menggeser posisi Silvio
Escobar. Selama putaran pertama ujung tombak serangan PSIS memang menjadi
tanggung jawab Escobar. Namun performanya dinilai kurang ciamik.
Dipercaya turun sebanyak 15 kali, dia baru menyumbangkan dua gol bagi Mahesa
Jenar. Dia juga hanya mencatatkan satu assist serta sepuluh keypass. Escobar
akan dikembalikan ke klubnya Persija Jakarta. Ya, dia membela PSIS memang
dengan status pinjaman. (nia/jpg)