Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, datang ke Moto3 Italia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi usai tampil impresif pada GP Catalunya. Rider Honda Team Asia itu akan kembali mengaspal di Sirkuit Mugello, Italia, dalam rangkaian jadwal Moto3 Italia 2026 yang berlangsung pada 29-31 Mei 2026 dengan target melanjutkan tren positifnya di kelas Moto3.
Performa Veda Ega Pratama mulai menunjukkan peningkatan signifikan dalam beberapa seri terakhir Moto3 2026.
Pebalap asal Gunungkidul tersebut sukses mencuri perhatian setelah finis kedelapan pada GP Catalunya meski memulai balapan dari posisi ke-20.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda menghadapi balapan di Mugello yang terkenal menuntut keberanian dan konsistensi tinggi.
Sebelum tampil di Catalunya, rider berusia 17 tahun itu juga sempat finis keempat pada GP Perancis setelah melakukan recovery luar biasa dari posisi belakang.
Performa Veda Ega Pratama Terus Naik Jelang Moto3 Italia 2026
Veda mengaku datang ke Italia dengan suasana hati positif setelah merasakan perkembangan besar bersama Honda Team Asia. Adaptasinya dengan motor Honda mulai berjalan semakin baik dari seri ke seri.
“Saya tiba di Mugello dengan perasaan yang sangat positif setelah balapan terakhir,” kata Veda Pratama dikutip dari rilis resmi Honda Team Asia.
Pebalap Indonesia itu merasa kerja keras tim mulai menghasilkan progres nyata di lintasan.
“Selangkah demi selangkah kami semakin membaik di setiap akhir pekan,” lanjutnya. Pernyataan tersebut memperlihatkan optimisme Veda untuk kembali bersaing di grup depan Moto3 Italia 2026.
Pada GP Catalunya, Veda menunjukkan mental balap kuat saat mampu menembus posisi delapan besar setelah start dari urutan ke-20.
Kemampuan recovery tersebut menjadi salah satu sinyal peningkatan performa yang cukup menjanjikan.
“Di Catalunya kami sekali lagi menunjukkan bahwa meskipun memulai dari belakang, kami dapat berjuang kembali dan tetap dekat dengan kelompok depan,” ujar Veda.
Konsistensi dalam menjaga ritme balap menjadi salah satu faktor penting perkembangan rider Honda Team Asia itu.
Kepercayaan diri Veda juga meningkat karena komunikasi dengan kru tim berjalan makin solid sepanjang musim. Chemistry yang semakin kuat membuat proses pengembangan motor dan strategi balapan berjalan lebih efektif.
“Kepercayaan diri dengan motor semakin meningkat dan komunikasi dengan tim juga makin kuat di setiap balapan,” tambahnya. Faktor tersebut diharapkan mampu membantu Veda tampil kompetitif sejak awal akhir pekan di Mugello.
Mugello Jadi Trek Favorit yang Simpan Memori Manis
Sirkuit Mugello bukan tempat asing bagi Veda Ega Pratama karena lintasan tersebut menyimpan banyak kenangan manis.
Musim lalu, Veda sukses menyapu bersih kemenangan Race 1 dan Race 2 Red Bull Rookies Cup di trek legendaris Italia tersebut.
Catatan positif itu membuat motivasi Veda semakin berlipat menghadapi Moto3 Italia 2026. Mugello dikenal sebagai salah satu sirkuit tercepat di kalender MotoGP dengan karakter teknis dan lintasan lurus panjang yang sangat menantang.
Balapan Moto3 di Mugello hampir selalu berlangsung ketat hingga lap terakhir karena efek slipstream yang sangat besar. Perebutan posisi biasanya berlangsung dramatis menjelang garis finis.
Veda mengaku sangat menyukai karakter Mugello yang memadukan kecepatan tinggi dan teknik berkendara presisi. Menurutnya, trek tersebut sangat cocok untuk pertarungan kelas Moto3 yang terkenal agresif.
“Mugello adalah sirkuit yang sangat saya sukai karena sangat cepat dan teknis sekaligus,” ujar Veda. Rider Indonesia itu merasa lintasan Mugello memberikan sensasi berbeda dibanding sirkuit lainnya.
“Lintasan lurus yang panjang dan tikungan-tikungan cepat membuatnya sangat istimewa untuk Moto3,” lanjutnya. Pengalaman positif musim lalu menjadi modal mental penting bagi Veda menghadapi persaingan ketat akhir pekan ini.
Meski begitu, tantangan berbeda kini harus dihadapi Veda karena dirinya sudah menggunakan motor Honda di Moto3. Situasi itu berbeda dibanding musim lalu saat masih tampil di Red Bull Rookies Cup dengan motor KTM.
Target Veda: Kompetitif Sejak Hari Pertama
Veda Ega Pratama ingin memulai akhir pekan Moto3 Italia 2026 dengan performa lebih stabil sejak sesi latihan bebas. Rider muda Indonesia itu berharap tidak lagi tertinggal di awal rangkaian balapan.
Fokus utama Veda adalah menjaga konsistensi peningkatan performa sejak hari Jumat hingga race day. Momentum positif yang mulai terbentuk ingin terus dipertahankan sepanjang musim Moto3 2026.
“Tujuan akhir pekan ini adalah untuk terus bekerja ke arah yang sama, meningkatkan performa dari hari Jumat, dan mencoba untuk kompetitif sepanjang akhir pekan,” kata Veda.
Strategi tersebut dinilai penting agar dirinya bisa bersaing lebih baik dalam perebutan posisi start.
Veda juga ingin terus belajar memahami karakter motor Honda di berbagai kondisi lintasan. Proses adaptasi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan kariernya di level grand prix.
“Kami sedang membangun momentum yang baik dan saya ingin terus belajar dan berjuang untuk hasil yang bagus,” tambahnya. Semangat tersebut menunjukkan ambisi besar Veda untuk terus berkembang di Moto3 musim ini.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, turut optimistis menghadapi seri Mugello akhir pekan ini. Ia menilai atmosfer Mugello selalu menghadirkan balapan seru dan penuh drama.
“Suasana di Mugello selalu fantastis dan balapan biasanya sangat seru untuk ditonton,” ujar Aoyama. Honda Team Asia berharap dapat membawa pulang hasil positif dari seri Italia.
“Kami berharap dan menginginkan hasil yang baik akhir pekan ini di Mugello,” lanjutnya. Tim kini fokus melanjutkan progres yang mulai terlihat dalam beberapa balapan terakhir.
“Sekarang kami fokus untuk melanjutkan pekerjaan kami dan melihat hasil apa yang dapat kami raih akhir pekan ini di Italia,” pungkas Aoyama.(jpc)


