Pesta lima gol tanpa balas yang digelar Persib Bandung atas Madura United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api langsung mengirim pesan keras ke Persebaya Surabaya. Kini, sorotan tertuju pada ambisi Ramon “Tanque” De Souza Andrade yang tak ingin berhenti hanya sampai di sini.
Striker asal Brasil itu menjadi bintang lapangan saat Maung Bandung menggulung lawannya 5-0 pada Kamis, 26 Februari 2026.
Dalam laga pekan ke-23 Super League 2025/2026 tersebut, ia menyumbang dua gol dan menunjukkan kelasnya sebagai predator kotak penalti.
Atmosfer di Stadion Gelora Bandung Lautan Api terasa membara sejak menit awal pertandingan. Dukungan ribuan bobotoh seolah menjadi bahan bakar tambahan bagi para pemain untuk tampil trengginas sepanjang 90 menit.
Ramon Tanque tak menutupi rasa bahagianya usai kembali mencatatkan nama di papan skor. Namun, ia memilih merendah dan menegaskan kesuksesan itu lahir dari kerja kolektif tim, bukan semata aksi individu.
“Pertama-tama, terima kasih kepada Tuhan. Saya senang karena bisa mencetak gol lagi dan membantu tim. Terima kasih juga kepada rekan-rekan satu tim atas kepercayaan mereka, serta pelatih dan jajaran staf,” ujar Ramon.
Ucapan itu menggambarkan karakter sang striker yang tak ingin larut dalam euforia pribadi. Ia sadar, perjalanan kompetisi masih panjang dan tantangan justru semakin berat di depan mata.
Kemenangan telak atas Madura United menjadi bukti tajamnya lini serang Pangeran Biru musim ini. Kombinasi kecepatan, kekuatan, dan ketenangan di depan gawang membuat pertahanan lawan kerepotan sejak awal laga.
Meski menang dengan skor mencolok, Ramon Tanque menegaskan timnya tak boleh cepat puas. Pemain bertubuh kekar itu berjanji meningkatkan intensitas latihan demi menjaga konsistensi performa hingga akhir musim.
“Kami akan terus bekerja keras dan lebih keras lagi. Saya yakin hal-hal hebat akan kembali datang (untuk tim ini),” tutupnya optimis.
Optimisme itu bukan tanpa alasan karena posisi Persib di papan atas klasemen sementara kian kokoh. Selisih poin yang terus terjaga membuat peluang bersaing dalam perebutan gelar tetap terbuka lebar.
Namun, ujian sesungguhnya sudah menanti di pekan berikutnya dengan tensi yang jauh lebih tinggi. Persib dijadwalkan bertandang ke markas Persebaya Surabaya pada Senin, 2 Maret 2026.
Laga tandang tersebut diprediksi menyajikan atmosfer panas khas duel klasik dua tim besar. Dukungan fanatik tuan rumah akan menjadi tekanan tersendiri yang harus dijawab dengan mental baja.
Bagi Ramon Tanque, pertandingan itu bukan sekadar lanjutan jadwal kompetisi. Ia melihatnya sebagai kesempatan mempertegas ketajaman sekaligus menjaga momentum positif tim.
Produktivitas gol menjadi modal penting saat menghadapi tim sekelas Persebaya Surabaya. Jika lini depan kembali tampil efektif, peluang mencuri poin di kandang lawan terbuka lebar.
Pelatih dan staf tentu menyiapkan strategi khusus agar performa impresif tak menurun. Rotasi pemain, pemulihan kondisi fisik, hingga analisis kekuatan lawan menjadi bagian dari persiapan matang.
Kemenangan 5-0 kemarin sekaligus menjadi sinyal ancaman bagi klub-klub pesaing. Persib tak hanya kuat dalam penguasaan bola, tetapi juga klinis saat mendapat peluang emas.
Ramon Tanque pun sadar ekspektasi publik kini semakin tinggi setelah dua golnya. Ia dituntut menjaga konsistensi agar tak sekadar bersinar dalam satu laga, melainkan sepanjang musim.
Tekanan itu justru dianggapnya sebagai motivasi tambahan untuk terus berkembang. Dengan dukungan rekan setim dan kepercayaan pelatih, ia siap menjawab tantangan demi tantangan.
Jika mampu menaklukkan Persebaya Surabaya di laga tandang nanti, pesan Persib akan semakin lantang terdengar.
Bukan mustahil, misi Ramon Tanque membawa Maung Bandung terus melaju menuju tangga juara kian nyata di depan mata.(jpc)


