Veda Ega Pratama Bertahan di 5 Besar Moto3 2026, Jaga Peluang Bersaing di Papan Atas

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama tetap bertahan di posisi lima besar klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu lalu.

Tambahan poin dari balapan keenam musim ini membuat pembalap Honda Team Asia itu kini mengoleksi 58 poin dan menjaga peluang bersaing di papan atas.

Hasil di Catalunya menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk menjaga konsistensi pada musim debutnya di level penuh Moto3. Meski gagal naik podium, finis delapan besar memperlihatkan stabilitas performa pembalap asal Indonesia tersebut di tengah ketatnya persaingan para rider muda dunia.

Bagaimana Posisi Veda Ega Pratama di Klasemen Moto3 2026?

Veda Ega Pratama kini menempati posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 58 poin.

Jumlah poin itu sama dengan milik Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, namun Veda masih berada tepat di bawah pembalap Italia tersebut dalam daftar klasemen sementara.

Posisi Veda Ega Pratama juga belum sepenuhnya aman. Sebab, jaraknya sangat tipis dengan para rival di bawahnya.

Electronic money exchangers listing

Valentin Perrone hanya terpaut dua poin dengan 56 angka. Sedangkan David Almansa menguntit lewat koleksi 52 poin selepas seri Catalunya.

Persaingan Moto3 musim ini memang berlangsung sangat ketat sejak seri pembuka. Selisih poin yang rapat membuat satu hasil buruk bisa langsung mengubah posisi pembalap di klasemen sementara.

Maximo Quiles Masih Terlalu Dominan

Baca Juga :  City Ngebet Sama Tanda Tangan Isco

Sementara itu, puncak klasemen Moto3 2026 masih dikuasai Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team.

Pembalap muda Spanyol tersebut sudah mengoleksi 140 poin. Unggul sangat jauh dibanding para pesaingnya setelah enam seri berjalan.

Dominasi Maximo Quiles terlihat dari konsistensi meraih podium dan kemenangan sepanjang awal musim. Keunggulan lebih dari 60 poin atas Adrian Fernandez membuatnya sementara menjadi kandidat terkuat juara dunia Moto3 2026.

Di bawah Quiles, posisi kedua ditempati Adrian Fernandez dengan 76 poin. Sementara Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo berada di peringkat ketiga lewat raihan 73 poin.

Jarak poin yang cukup lebar di papan atas membuat perebutan posisi runner-up diprediksi lebih sengit dalam beberapa seri ke depan.

Veda Ega Pratama juga masih memiliki peluang memangkas ketertinggalan apabila mampu tampil konsisten di tiap balapan.

Konsistensi Jadi Kunci Veda Ega Pratama

Finis posisi kedelapan di Catalunya menunjukkan Veda Ega Pratama masih mampu bersaing dengan para pembalap papan atas Moto3.

Meski belum meraih kemenangan musim ini, pembalap Honda Team Asia tersebut terus mengumpulkan poin penting dalam setiap seri.

Konsistensi menjadi modal utama Veda Ega Pratama pada musim 2026. Dalam beberapa balapan terakhir, dia mampu rutin finis di zona poin dan menjaga posisi di papan atas klasemen sementara.

Performa stabil itu sekaligus memperlihatkan perkembangan signifikan Veda Ega Pratama di level kejuaraan dunia. Adaptasi cepat terhadap karakter Moto3 membuat pembalap Indonesia tersebut mulai diperhitungkan para rivalnya musim ini.

Baca Juga :  Jelang Kick Off, Ini Line Up Skuad Kalteng Putra

Selain itu, keberadaan Veda di lima besar klasemen menjadi catatan positif bagi balap motor Indonesia di level internasional. Prestasi tersebut memperlihatkan peluang pembalap Tanah Air untuk bersaing lebih kompetitif di pentas dunia.

Klasemen Lengkap Moto3 2026 usai Catalunya

  1. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 140 poin
  2. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 76 poin
  3. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 73 poin
  4. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 58 poin
  5. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) – 58 poin
  6. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – 56 poin
  7. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 52 poin
  8. Guido Pini (Leopard Racing) – 46 poin
  9. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) – 42 poin
  10. David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 38 poin

Persaingan Moto3 2026 diprediksi semakin panas memasuki seri-seri berikutnya.

Veda Ega Pratama membutuhkan hasil lebih baik untuk menjaga posisi lima besar. Sekaligus membuka peluang naik ke empat besar klasemen dunia.

Dengan usia muda dan performa yang terus meningkat, Veda Ega Pratama masih berpotensi memberi kejutan pada paruh kedua musim Moto3 2026. Dukungan publik Indonesia juga menjadi energi tambahan bagi sang pembalap untuk terus bersaing di level tertinggi balap motor dunia.(jpc)

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama tetap bertahan di posisi lima besar klasemen sementara Kejuaraan Dunia Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu lalu.

Tambahan poin dari balapan keenam musim ini membuat pembalap Honda Team Asia itu kini mengoleksi 58 poin dan menjaga peluang bersaing di papan atas.

Hasil di Catalunya menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk menjaga konsistensi pada musim debutnya di level penuh Moto3. Meski gagal naik podium, finis delapan besar memperlihatkan stabilitas performa pembalap asal Indonesia tersebut di tengah ketatnya persaingan para rider muda dunia.

Electronic money exchangers listing

Bagaimana Posisi Veda Ega Pratama di Klasemen Moto3 2026?

Veda Ega Pratama kini menempati posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026 dengan total 58 poin.

Jumlah poin itu sama dengan milik Marco Morelli dari CFMOTO Gaviota Aspar Team, namun Veda masih berada tepat di bawah pembalap Italia tersebut dalam daftar klasemen sementara.

Posisi Veda Ega Pratama juga belum sepenuhnya aman. Sebab, jaraknya sangat tipis dengan para rival di bawahnya.

Valentin Perrone hanya terpaut dua poin dengan 56 angka. Sedangkan David Almansa menguntit lewat koleksi 52 poin selepas seri Catalunya.

Persaingan Moto3 musim ini memang berlangsung sangat ketat sejak seri pembuka. Selisih poin yang rapat membuat satu hasil buruk bisa langsung mengubah posisi pembalap di klasemen sementara.

Maximo Quiles Masih Terlalu Dominan

Baca Juga :  City Ngebet Sama Tanda Tangan Isco

Sementara itu, puncak klasemen Moto3 2026 masih dikuasai Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team.

Pembalap muda Spanyol tersebut sudah mengoleksi 140 poin. Unggul sangat jauh dibanding para pesaingnya setelah enam seri berjalan.

Dominasi Maximo Quiles terlihat dari konsistensi meraih podium dan kemenangan sepanjang awal musim. Keunggulan lebih dari 60 poin atas Adrian Fernandez membuatnya sementara menjadi kandidat terkuat juara dunia Moto3 2026.

Di bawah Quiles, posisi kedua ditempati Adrian Fernandez dengan 76 poin. Sementara Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo berada di peringkat ketiga lewat raihan 73 poin.

Jarak poin yang cukup lebar di papan atas membuat perebutan posisi runner-up diprediksi lebih sengit dalam beberapa seri ke depan.

Veda Ega Pratama juga masih memiliki peluang memangkas ketertinggalan apabila mampu tampil konsisten di tiap balapan.

Konsistensi Jadi Kunci Veda Ega Pratama

Finis posisi kedelapan di Catalunya menunjukkan Veda Ega Pratama masih mampu bersaing dengan para pembalap papan atas Moto3.

Meski belum meraih kemenangan musim ini, pembalap Honda Team Asia tersebut terus mengumpulkan poin penting dalam setiap seri.

Konsistensi menjadi modal utama Veda Ega Pratama pada musim 2026. Dalam beberapa balapan terakhir, dia mampu rutin finis di zona poin dan menjaga posisi di papan atas klasemen sementara.

Performa stabil itu sekaligus memperlihatkan perkembangan signifikan Veda Ega Pratama di level kejuaraan dunia. Adaptasi cepat terhadap karakter Moto3 membuat pembalap Indonesia tersebut mulai diperhitungkan para rivalnya musim ini.

Baca Juga :  Jelang Kick Off, Ini Line Up Skuad Kalteng Putra

Selain itu, keberadaan Veda di lima besar klasemen menjadi catatan positif bagi balap motor Indonesia di level internasional. Prestasi tersebut memperlihatkan peluang pembalap Tanah Air untuk bersaing lebih kompetitif di pentas dunia.

Klasemen Lengkap Moto3 2026 usai Catalunya

  1. Maximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 140 poin
  2. Adrian Fernandez (Leopard Racing) – 76 poin
  3. Alvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo) – 73 poin
  4. Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team) – 58 poin
  5. Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) – 58 poin
  6. Valentin Perrone (Red Bull KTM Tech3) – 56 poin
  7. David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 52 poin
  8. Guido Pini (Leopard Racing) – 46 poin
  9. Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) – 42 poin
  10. David Munoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP) – 38 poin

Persaingan Moto3 2026 diprediksi semakin panas memasuki seri-seri berikutnya.

Veda Ega Pratama membutuhkan hasil lebih baik untuk menjaga posisi lima besar. Sekaligus membuka peluang naik ke empat besar klasemen dunia.

Dengan usia muda dan performa yang terus meningkat, Veda Ega Pratama masih berpotensi memberi kejutan pada paruh kedua musim Moto3 2026. Dukungan publik Indonesia juga menjadi energi tambahan bagi sang pembalap untuk terus bersaing di level tertinggi balap motor dunia.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru