26.2 C
Jakarta
Friday, March 6, 2026

Tanpa Kemenangan di Kandang, Suporter Barito Putera: Rasanya Hambar

PROKALTENG.CO-Hasil imbang tanpa gol saat menjamu Kendal Tornado FC di Stadion 17 Mei tak hanya berdampak pada posisi klasemen, tetapi juga menyisakan kekecewaan di kalangan suporter PS Barito Putera.

Dominasi dua kemenangan dalam dua pertemuan sebelumnya atas Kendal gagal diulang. Tren kurang positif pun kembali berlanjut, memunculkan tanda tanya besar dari para pendukung setia Laskar Antasari.

Sekretaris Barito Mania, Zainu Abdillah yang akrab disapa Zezen, menilai tim belum menemukan solusi untuk keluar dari situasi sulit.

“Kemenangan atas Kendal yang biasanya bisa kita raih, kali ini tidak terulang. Tren kurang bagus masih berlanjut dan semua elemen dalam tim belum menemukan jalan keluar untuk kembali ke jalur kemenangan,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, bermain di kandang seharusnya menjadi momentum kebangkitan. Namun yang terlihat di lapangan justru tidak menunjukkan sesuatu yang istimewa.

Baca Juga :  Barito Putera Didorong Kembali ke Stadion 17 Mei Ketika Sudah Siap Dipakai

“Suporter sudah memberikan dukungan maksimal. Tapi kalau tidak dibarengi kemenangan, rasanya hambar. Main di kandang, tapi tidak ada sesuatu yang spesial secara permainan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pendekatan taktik yang dinilai monoton. Saat kebuntuan terjadi, pola lama kembali digunakan dengan mendorong Renan Alves ke depan.

Electronic money exchangers listing

“Itu seperti taktik template. Ketika buntu, Renan didorong naik. Bisa jadi ini indikasi perekrutan Stewart belum menjawab kebutuhan tim, karena di laga ini dia bahkan tidak diturunkan,” kritik Zezen.

Di sisi lain, pelatih Barito, Stefano Cugurra, memahami tekanan yang datang dari tribun. Ia menyebut tuntutan kemenangan sebagai hal wajar dalam sepak bola profesional.

“Kami harus tetap fokus pada tim sendiri. Persaingan di papan atas memang ketat, tapi kompetisi belum selesai. Kami harus kerja lebih keras, tetap kompak, dan tidak terpengaruh tekanan dari luar,” tegas pelatih yang akrab disapa Teco itu.

Baca Juga :  Suporter Timnas Indonesia Siap Tunjukkan Koreografi Memukau di Markas Jepang

Ia juga menyoroti evaluasi di lini tengah yang dinilai masih perlu pembenahan agar lebih tenang dalam mengalirkan bola dan tidak mudah kehilangan penguasaan.

“Sepak bola ini permainan tim. Kalau menang, semua berperan. Kalau belum menang, semua juga harus bertanggung jawab. Kami akan terus bekerja agar di pertandingan berikutnya hasilnya lebih baik,” pungkasnya.

Hasil ini menjadi alarm serius bagi Barito Putera. Di tengah ketatnya persaingan, bukan hanya poin yang dibutuhkan, tetapi juga kepercayaan suporter yang mulai terkikis oleh hasil-hasil yang belum memuaskan. (jpg)

PROKALTENG.CO-Hasil imbang tanpa gol saat menjamu Kendal Tornado FC di Stadion 17 Mei tak hanya berdampak pada posisi klasemen, tetapi juga menyisakan kekecewaan di kalangan suporter PS Barito Putera.

Dominasi dua kemenangan dalam dua pertemuan sebelumnya atas Kendal gagal diulang. Tren kurang positif pun kembali berlanjut, memunculkan tanda tanya besar dari para pendukung setia Laskar Antasari.

Sekretaris Barito Mania, Zainu Abdillah yang akrab disapa Zezen, menilai tim belum menemukan solusi untuk keluar dari situasi sulit.

Electronic money exchangers listing

“Kemenangan atas Kendal yang biasanya bisa kita raih, kali ini tidak terulang. Tren kurang bagus masih berlanjut dan semua elemen dalam tim belum menemukan jalan keluar untuk kembali ke jalur kemenangan,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, bermain di kandang seharusnya menjadi momentum kebangkitan. Namun yang terlihat di lapangan justru tidak menunjukkan sesuatu yang istimewa.

Baca Juga :  Barito Putera Didorong Kembali ke Stadion 17 Mei Ketika Sudah Siap Dipakai

“Suporter sudah memberikan dukungan maksimal. Tapi kalau tidak dibarengi kemenangan, rasanya hambar. Main di kandang, tapi tidak ada sesuatu yang spesial secara permainan,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pendekatan taktik yang dinilai monoton. Saat kebuntuan terjadi, pola lama kembali digunakan dengan mendorong Renan Alves ke depan.

“Itu seperti taktik template. Ketika buntu, Renan didorong naik. Bisa jadi ini indikasi perekrutan Stewart belum menjawab kebutuhan tim, karena di laga ini dia bahkan tidak diturunkan,” kritik Zezen.

Di sisi lain, pelatih Barito, Stefano Cugurra, memahami tekanan yang datang dari tribun. Ia menyebut tuntutan kemenangan sebagai hal wajar dalam sepak bola profesional.

“Kami harus tetap fokus pada tim sendiri. Persaingan di papan atas memang ketat, tapi kompetisi belum selesai. Kami harus kerja lebih keras, tetap kompak, dan tidak terpengaruh tekanan dari luar,” tegas pelatih yang akrab disapa Teco itu.

Baca Juga :  Suporter Timnas Indonesia Siap Tunjukkan Koreografi Memukau di Markas Jepang

Ia juga menyoroti evaluasi di lini tengah yang dinilai masih perlu pembenahan agar lebih tenang dalam mengalirkan bola dan tidak mudah kehilangan penguasaan.

“Sepak bola ini permainan tim. Kalau menang, semua berperan. Kalau belum menang, semua juga harus bertanggung jawab. Kami akan terus bekerja agar di pertandingan berikutnya hasilnya lebih baik,” pungkasnya.

Hasil ini menjadi alarm serius bagi Barito Putera. Di tengah ketatnya persaingan, bukan hanya poin yang dibutuhkan, tetapi juga kepercayaan suporter yang mulai terkikis oleh hasil-hasil yang belum memuaskan. (jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru