29.1 C
Jakarta
Friday, May 24, 2024
spot_img

Sukses Mengatasi Unggulan Kelima Asal India

BANGKOK– Indonesia meloloskan tujuh wakil ke
babak kedua Thailand Masters 2020. Salah satunya adalah tunggal putra Shesar
Hiren Rhustavito. Di babak pertama, Rabu( 22/1) lalu, dia sukses mengatasi
unggulan kelima asal India, Kidambi Srikanth, 12-21, 21-14, 21-11. Itulah
kemenangan keempat dari empat pertemuan melawan Srikanth.

Pada game pertama, permainan Vito –sapaan
Shesar Hiren Rhustavito– bikin gemas. Apa pun yang dia lakukan salah. Bola mati
sendiri dengan begitu mudahnya. Ternyata saat itu dia masih beradaptasi.
’’Kondisi lapangan, angin, dan shuttlecock cukup berbeda,’’ kata Vito
sebagaimana dikutip siaran pers PP PBSI. ’’Pola main untuk melawan Srikanth
kurang lebih sudah paham karena sudah sering ketemu,’’ lanjutnya.

Pemain yang berasal dari PB Djarum itu punya
kans untuk melaju lebih jauh dari babak kedua. Di atas kertas, lawannya hari
ini berada di level yang jauh di bawahnya. Yakni, Koki Watanabe, pemain Jepang
yang baru saja mentas dari level junior.

Baca Juga :  Rekor Lewandowski di Pembuka Bundesliga

Watanabe masih berusia 20 tahun dan berada di
peringkat ke-43 dunia. Meski begitu, dia tidak bisa dianggap enteng. Sebagai
pemain Jepang, dia memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan
rekan-rekan senegaranya. Yaitu, ulet dan punya mental pantang menyerah. ’’Saya
belum pernah ketemu. Jadi, nanti saya pelajari kelebihan dan kelemahannya. Sama
semuanya besok harus lebih dipersiapkan lagi supaya langsung in di lapangan,’’
ucap Vito.

Dua ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel
Marthin dan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana juga lolos ke babak 16 besar.
Leo/Daniel mengalahkan sesama pasangan Indonesia M. Reza Pahlevi Isfahani/Sabar
Karyaman Gutama. Pasangan masa depan Indonesia itu menang 21-15, 21-19 hanya
dalam 39 menit.

Berbeda dengan babak kualifikasi Selasa lalu,
kemarin Leo/Daniel tampil sangat percaya diri. Menghadapi pasangan yang lebih
senior, mereka tidak ngeper. Bahkan, mereka menunjukkan kekuatan mental yang
istimewa di game kedua. Sudah tertinggal 16-19, juara dunia junior 2019
tersebut merebut lima poin tersisa hanya dengan satu servis!

Baca Juga :  BERPELUANG AMANKAN KEMENANGAN

Di babak kedua, Leo/Daniel akan berhadapan
dengan pasangan Jepang Akira Koga/Taichi Sato. Dilihat dari peringkat BWF,
Leo/Daniel jelas kalah. Mereka masih menduduki peringkat ke-81, sedangkan sang
lawan yang juga jauh lebih senior di posisi ke-33. Namun, melihat tren Leo/Daniel
saat ini, mereka tetap punya kans menang.

Sayangnya, tiket ke
babak kedua tidak berlaku buat dua tunggal putri. Fitriani yang berstatus juara
bertahan Thailand Masters kalah oleh wakil tuan rumah Pornpawee Chochuwong
dengan skor telak 9-21, 16-21. Ruselli Hartawan tumbang di tangan pemain
Skotlandia Kirsty Gilmour 20-22, 17-21. ’’Menyesal, game pertama sempat 20
duluan, tapi tidak menang,’’ ujar Ruselli. (feb/c14/na/jpg)

BANGKOK– Indonesia meloloskan tujuh wakil ke
babak kedua Thailand Masters 2020. Salah satunya adalah tunggal putra Shesar
Hiren Rhustavito. Di babak pertama, Rabu( 22/1) lalu, dia sukses mengatasi
unggulan kelima asal India, Kidambi Srikanth, 12-21, 21-14, 21-11. Itulah
kemenangan keempat dari empat pertemuan melawan Srikanth.

Pada game pertama, permainan Vito –sapaan
Shesar Hiren Rhustavito– bikin gemas. Apa pun yang dia lakukan salah. Bola mati
sendiri dengan begitu mudahnya. Ternyata saat itu dia masih beradaptasi.
’’Kondisi lapangan, angin, dan shuttlecock cukup berbeda,’’ kata Vito
sebagaimana dikutip siaran pers PP PBSI. ’’Pola main untuk melawan Srikanth
kurang lebih sudah paham karena sudah sering ketemu,’’ lanjutnya.

Pemain yang berasal dari PB Djarum itu punya
kans untuk melaju lebih jauh dari babak kedua. Di atas kertas, lawannya hari
ini berada di level yang jauh di bawahnya. Yakni, Koki Watanabe, pemain Jepang
yang baru saja mentas dari level junior.

Baca Juga :  Rekor Lewandowski di Pembuka Bundesliga

Watanabe masih berusia 20 tahun dan berada di
peringkat ke-43 dunia. Meski begitu, dia tidak bisa dianggap enteng. Sebagai
pemain Jepang, dia memiliki karakteristik yang tidak jauh berbeda dengan
rekan-rekan senegaranya. Yaitu, ulet dan punya mental pantang menyerah. ’’Saya
belum pernah ketemu. Jadi, nanti saya pelajari kelebihan dan kelemahannya. Sama
semuanya besok harus lebih dipersiapkan lagi supaya langsung in di lapangan,’’
ucap Vito.

Dua ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel
Marthin dan Muhammad Shohibul Fikri/Bagas Maulana juga lolos ke babak 16 besar.
Leo/Daniel mengalahkan sesama pasangan Indonesia M. Reza Pahlevi Isfahani/Sabar
Karyaman Gutama. Pasangan masa depan Indonesia itu menang 21-15, 21-19 hanya
dalam 39 menit.

Berbeda dengan babak kualifikasi Selasa lalu,
kemarin Leo/Daniel tampil sangat percaya diri. Menghadapi pasangan yang lebih
senior, mereka tidak ngeper. Bahkan, mereka menunjukkan kekuatan mental yang
istimewa di game kedua. Sudah tertinggal 16-19, juara dunia junior 2019
tersebut merebut lima poin tersisa hanya dengan satu servis!

Baca Juga :  BERPELUANG AMANKAN KEMENANGAN

Di babak kedua, Leo/Daniel akan berhadapan
dengan pasangan Jepang Akira Koga/Taichi Sato. Dilihat dari peringkat BWF,
Leo/Daniel jelas kalah. Mereka masih menduduki peringkat ke-81, sedangkan sang
lawan yang juga jauh lebih senior di posisi ke-33. Namun, melihat tren Leo/Daniel
saat ini, mereka tetap punya kans menang.

Sayangnya, tiket ke
babak kedua tidak berlaku buat dua tunggal putri. Fitriani yang berstatus juara
bertahan Thailand Masters kalah oleh wakil tuan rumah Pornpawee Chochuwong
dengan skor telak 9-21, 16-21. Ruselli Hartawan tumbang di tangan pemain
Skotlandia Kirsty Gilmour 20-22, 17-21. ’’Menyesal, game pertama sempat 20
duluan, tapi tidak menang,’’ ujar Ruselli. (feb/c14/na/jpg)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru