Chelsea merampungkan transfer besar pada bursa musim panas 2026 dengan mendatangkan Morgan Rogers dari Aston Villa. Pemain berusia 23 tahun itu resmi diperkenalkan sebagai rekrutan anyar The Blues pada Selasa (22/7) setelah ditebus dengan nilai transfer mencapai 117 juta poundsterling.
Nilai tersebut menjadikan Morgan Rogers sebagai pemain Inggris dengan biaya transfer termahal sepanjang sejarah. Kehadirannya di Stamford Bridge diharapkan mampu menambah kualitas lini serang Chelsea di bawah arahan pelatih Xabi Alonso.
Namun, bukan hanya nilai transfernya yang menjadi perhatian publik. Ucapan perdana Morgan Rogers setelah diperkenalkan sebagai pemain Chelsea justru memancing perdebatan, terutama di kalangan pendukung Arsenal.
Dalam wawancara resmi, Rogers mengaku sangat antusias bergabung dengan Chelsea. Dia bahkan menyebut klub barunya sebagai tim terbesar di ibu kota Inggris.
“Bagi saya, Chelsea adalah klub terbesar di London dan klub yang selalu saya kagumi sejak masih kecil,” ujar Rogers.
Pernyataan tersebut langsung dikaitkan dengan Arsenal. Sebab, sebelum memilih Chelsea, Rogers sempat menjadi salah satu target utama The Gunners pada bursa transfer musim panas ini. Manajer Mikel Arteta disebut sangat menginginkan pemain yang tampil impresif bersama Aston Villa tersebut.
Tak butuh waktu lama, komentar Rogers memancing respons dari pendukung Arsenal. Salah satu yang paling vokal datang dari presenter sekaligus penggemar Arsenal, Piers Morgan.
Melalui akun media sosial X, Morgan menyindir balik pernyataan sang pemain. Dia menuliskan bahwa Chelsea bahkan bukan klub terbesar di London Barat karena Brentford mampu finis lebih tinggi di klasemen liga musim lalu.
Reaksi serupa juga bermunculan dari suporter Arsenal lainnya. Sebagian menilai Rogers terlalu percaya diri dengan pernyataannya, sementara yang lain yakin sang pemain akan kesulitan memenuhi ekspektasi setelah ditebus dengan harga fantastis.
Di sisi lain, Rogers memilih fokus pada tantangan barunya bersama Chelsea. Ia mengaku tertarik dengan proyek yang sedang dibangun klub, termasuk kesempatan bekerja sama dengan Xabi Alonso sebagai pelatih kepala.
Selain itu, Rogers juga akan kembali bermain bersama Cole Palmer, rekan yang sudah dikenalnya sejak lama. Menurutnya, Chelsea memiliki skuad bertalenta dan ambisi besar untuk kembali bersaing di papan atas sepak bola Inggris maupun Eropa.
“Saya sangat bersemangat dengan proyek yang sedang dibangun klub, kualitas para pemain, dan arah yang ingin dituju Chelsea. Itu menjadi alasan utama saya datang ke sini dan saya sudah tidak sabar memulai musim baru,” kata Rogers.
Kini, perhatian publik akan tertuju pada bagaimana Rogers menjawab ekspektasi besar di atas lapangan. Dengan status sebagai pemain Inggris termahal sepanjang masa, performanya bersama Chelsea dipastikan akan terus menjadi sorotan sepanjang musim 2026/2027.(jpc)


