BRI Super League 2025/26 memang tinggal menyisakan satu pertandingan, tetapi perjuangan Borneo FC Samarinda belum benar-benar selesai.Tim berjuluk Pesut Etam itu masih menjaga harapan untuk meraih gelar juara, meski peluang mereka terbilang tipis dan tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri.
Pada pekan ke-34, Borneo FC akan menghadapi Malut United FC di Stadion Segiri Samarinda. Kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan Fabio Lefundes jika ingin menjaga peluang hingga akhir.
Namun, mereka juga harus berharap Persib Bandung gagal meraih kemenangan saat menghadapi Persijap Jepara.
Walau situasinya tidak mudah, Fabio Lefundes menegaskan timnya tetap fokus penuh pada pertandingan sendiri.
Pelatih asal Brasil itu menilai Borneo FC pantas bersyukur karena mampu bertahan dalam persaingan gelar hingga pekan terakhir musim ini.
Menurutnya, performa tim dalam beberapa pekan terakhir berada dalam kondisi yang sangat baik.
Para pemain disebut tetap menunjukkan semangat tinggi dalam latihan dan siap memberikan penampilan terbaik di laga penutup musim.
Fabio juga ingin pertandingan terakhir di Stadion Segiri menjadi hadiah spesial untuk para suporter yang selama ini setia mendukung tim. Atmosfer kandang diyakini akan menjadi tambahan motivasi bagi Stefano Lilipaly dan kolega untuk tampil maksimal.
Tidak banyak yang memprediksi Borneo FC mampu bersaing di papan atas hingga akhir musim.
Namun perlahan, Pesut Etam justru menjelma menjadi salah satu tim paling konsisten di kompetisi musim ini.
Di bawah arahan Fabio Lefundes, Borneo FC tampil dengan karakter permainan yang kuat. Mereka tidak hanya agresif saat menyerang, tetapi juga mampu menjaga stabilitas permainan sepanjang musim.
Fabio mengaku bangga dengan perjalanan timnya sejauh ini. Baginya, keberhasilan Borneo FC terus berada dalam perebutan gelar menjadi bukti kerja keras seluruh pemain dan staf pelatih sejak awal musim.
Meski nasib juara masih bergantung pada hasil pertandingan lain, Fabio memastikan timnya tidak kehilangan keyakinan.
Ia percaya dalam sepak bola segala kemungkinan masih bisa terjadi sampai peluit akhir dibunyikan.
Bagi Borneo FC, laga melawan Malut United bukan hanya pertandingan penutup musim. Itu adalah kesempatan terakhir menjaga mimpi sekaligus menutup kompetisi dengan kebanggaan di hadapan publik Samarinda.(jpc)


