31 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Tim Karateker Pastikan Bulan Depan Ketum KONI Kalteng Disahkan

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Tim Karateker Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang ditunjuk oleh Ketua Umum KONI Pusat menargetkan polemik KONI Kalteng akan selesai Oktober 2023. Termasuk pemilihan Ketua Umum (Ketum).

Itu disampaikan Ketua Tim Karateker KONI Kalteng, Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Soepriyanto di Palangkaraya, Jumat (22/9).

“Oktober Insya Allah selesai. Minta doa dengan teman-teman dan juga masyarakat pecinta olahraga di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ihwal waktu, Mayjen TNI (Purn) Eko menerangkan, akan dilaksanakan Musyawarah Olahraga (Musor) KONI Kalteng antara sebelum tanggal 15 Oktober ataupun sesudah tanggal tersebut. Alasannya, akan ada gelaran internasional yakni UCI MTB Eliminator World Cup 2023 pada tanggal 15 Oktober 2023.

Baca Juga :  Bale Tolak Gaji Rp 21 M dari Klub Tiongkok

“Kita sudah membuat timeline, ada berbagai alternatif waktunya. Karena tanggal 15 Oktober ini ada event bertaraf Internasional di Kalteng. Jadi kita hindari tanggal tersebut. Apakah akan dilakukan sebelum atau sesudah event tersebut. Tapi kita berharap secepatnya,” jelasnya.

Soal Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP), Mayjen TNI (Purn) Eko menuturkan, akan dibentuk secepatnya.

“Segera dibentuk tim TPP, kami secara marathon melaksanakan kegiatan baik itu TPP dan Musorvplub, dan saya jamin kami (tim karateker, Red) bekerja secara profesional dan transparan,” terangnya.

Eko menambahkan, tim karateker KONI Kalteng sementara berkantor atau bersekretariat di Gedung KONI Kalteng.

Terkait dengan adanya gugatan ke Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI), Eko mempersilahkan untuk tetap berjalan. Namun demikian dirinya kasian melihat atlet dan cabor-cabor yang sudah mempersiapkan diri untuk PON 2024 mendatang.

Baca Juga :  Setan Merah Tak Jual Pogba

“Untuk yang saat ini bergugat di BAORI, silahkan saja berlanjut. Kita juga melaksanakan tugas. Kasian atlet dan cabor-cabor yang sudah mempersiapkan diri untuk PON, karena yang bisa mendaftarkan di ajang PON yang akan datang hanya KONI. Jadi lebih cepat lebih baik,”pungkasnya. (hfz/pri)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Tim Karateker Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang ditunjuk oleh Ketua Umum KONI Pusat menargetkan polemik KONI Kalteng akan selesai Oktober 2023. Termasuk pemilihan Ketua Umum (Ketum).

Itu disampaikan Ketua Tim Karateker KONI Kalteng, Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Soepriyanto di Palangkaraya, Jumat (22/9).

“Oktober Insya Allah selesai. Minta doa dengan teman-teman dan juga masyarakat pecinta olahraga di Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Ihwal waktu, Mayjen TNI (Purn) Eko menerangkan, akan dilaksanakan Musyawarah Olahraga (Musor) KONI Kalteng antara sebelum tanggal 15 Oktober ataupun sesudah tanggal tersebut. Alasannya, akan ada gelaran internasional yakni UCI MTB Eliminator World Cup 2023 pada tanggal 15 Oktober 2023.

Baca Juga :  Bale Tolak Gaji Rp 21 M dari Klub Tiongkok

“Kita sudah membuat timeline, ada berbagai alternatif waktunya. Karena tanggal 15 Oktober ini ada event bertaraf Internasional di Kalteng. Jadi kita hindari tanggal tersebut. Apakah akan dilakukan sebelum atau sesudah event tersebut. Tapi kita berharap secepatnya,” jelasnya.

Soal Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP), Mayjen TNI (Purn) Eko menuturkan, akan dibentuk secepatnya.

“Segera dibentuk tim TPP, kami secara marathon melaksanakan kegiatan baik itu TPP dan Musorvplub, dan saya jamin kami (tim karateker, Red) bekerja secara profesional dan transparan,” terangnya.

Eko menambahkan, tim karateker KONI Kalteng sementara berkantor atau bersekretariat di Gedung KONI Kalteng.

Terkait dengan adanya gugatan ke Badan Arbitrase Olahraga Indonesia (BAORI), Eko mempersilahkan untuk tetap berjalan. Namun demikian dirinya kasian melihat atlet dan cabor-cabor yang sudah mempersiapkan diri untuk PON 2024 mendatang.

Baca Juga :  Setan Merah Tak Jual Pogba

“Untuk yang saat ini bergugat di BAORI, silahkan saja berlanjut. Kita juga melaksanakan tugas. Kasian atlet dan cabor-cabor yang sudah mempersiapkan diri untuk PON, karena yang bisa mendaftarkan di ajang PON yang akan datang hanya KONI. Jadi lebih cepat lebih baik,”pungkasnya. (hfz/pri)

Terpopuler

Artikel Terbaru