31.7 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Bek Timnas U-19 Ingin Main di Eropa

BEK kiri timnas U-19
Pratama Arhan menyebut teknik lemparan ke dalam jarak jauhnya sudah dia lakukan
sejak lama. “Saya belajar sendiri dan sudah melakukannya sejak tahun 2017,”
kata Arhan dikutip dari situs resmi PSSI.

Kualitas lemparan ke dalam Arhan memang
menarik banyak perhatian. Full back kiri PSIS Semarang itu mampu mengirimkan
bola langsung ke kotak penalti lewat lemparan yang kencang. Keterampilan
spesial itu menjadi salah satu opsi bagi pasukan pelatih Shin Tae-yong untuk
menciptakan gol ke gawang lawan.

Taktik ini membuahkan hasil saat lemparan ke
dalam Arhan menjadi assist dari gol yang dilesakkan Saddam Gaffar dalam laga
uji coba melawan Qatar di Kroasia, Minggu 20 September lalu. Indonesia bermain
imbang 1-1 dalam pertandingan itu.

Baca Juga :  Satria Muda jadi Juara IBL 2021

“Saya harus fokus dalam setiap pertandingan
dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata pemain kelahiran Blora
21 Desember 2001 tersebut.

Teknik lemparan Arhan itu mengingatkan orang
kepada kemampuan mantan pemain Inggris Rory Delap. Dia mampu melempar bola
sejauh 40 meter.

Namun, rekor dunia Guinness World Records
untuk lemparan ke dalam terjauh masih dipegang pemain Amerika Serikat Michael
Lewis. Yakni ketika dia melakukan lemparan ke dalam sejauh 59,817 meter dalam
sebuah laga di Stadion Toyota, Frisco, Texas, April 2019.

Arhan menjelma menjadi bek kiri andalan Shin
Tae-yong selama menjalani pertandingan uji coba di Kroasia. Dari lima laga,
penggemar Marcelo dan Ricky Fajrin itu empat kali mengisi daftar pemain utama.
Hanya dalam laga melawan Bulgaria Arhan duduk di bangku cadangan.

Baca Juga :  Pemanggilan Karim Benzema Bisa Memantik Intrik

Dan berkat assist-nya untuk gol Saddam Gaffar
saat melawan Qatar, pemain yang juga fasih bermain sebagai bek kanan dan
gelandang itu sudah membuat dua assist dari lima pertandingan di Kroasia.

“Semoga saya suatu saat bermain di Eropa.
Selain itu, ingin menembus skuad timnas senior serta meraih prestasi dan
membikin bangga kedua orang tua,” kata Arhan.

Dia berkesempatan menunjukkan kembali
keterampilannya dalam laga uji coba berikutnya melawan Bosnia dan Herzegovina
pada 25 September serta Dinamo Zagreb pada 28 September 2020.

BEK kiri timnas U-19
Pratama Arhan menyebut teknik lemparan ke dalam jarak jauhnya sudah dia lakukan
sejak lama. “Saya belajar sendiri dan sudah melakukannya sejak tahun 2017,”
kata Arhan dikutip dari situs resmi PSSI.

Kualitas lemparan ke dalam Arhan memang
menarik banyak perhatian. Full back kiri PSIS Semarang itu mampu mengirimkan
bola langsung ke kotak penalti lewat lemparan yang kencang. Keterampilan
spesial itu menjadi salah satu opsi bagi pasukan pelatih Shin Tae-yong untuk
menciptakan gol ke gawang lawan.

Taktik ini membuahkan hasil saat lemparan ke
dalam Arhan menjadi assist dari gol yang dilesakkan Saddam Gaffar dalam laga
uji coba melawan Qatar di Kroasia, Minggu 20 September lalu. Indonesia bermain
imbang 1-1 dalam pertandingan itu.

Baca Juga :  Satria Muda jadi Juara IBL 2021

“Saya harus fokus dalam setiap pertandingan
dan bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik,” kata pemain kelahiran Blora
21 Desember 2001 tersebut.

Teknik lemparan Arhan itu mengingatkan orang
kepada kemampuan mantan pemain Inggris Rory Delap. Dia mampu melempar bola
sejauh 40 meter.

Namun, rekor dunia Guinness World Records
untuk lemparan ke dalam terjauh masih dipegang pemain Amerika Serikat Michael
Lewis. Yakni ketika dia melakukan lemparan ke dalam sejauh 59,817 meter dalam
sebuah laga di Stadion Toyota, Frisco, Texas, April 2019.

Arhan menjelma menjadi bek kiri andalan Shin
Tae-yong selama menjalani pertandingan uji coba di Kroasia. Dari lima laga,
penggemar Marcelo dan Ricky Fajrin itu empat kali mengisi daftar pemain utama.
Hanya dalam laga melawan Bulgaria Arhan duduk di bangku cadangan.

Baca Juga :  Pemanggilan Karim Benzema Bisa Memantik Intrik

Dan berkat assist-nya untuk gol Saddam Gaffar
saat melawan Qatar, pemain yang juga fasih bermain sebagai bek kanan dan
gelandang itu sudah membuat dua assist dari lima pertandingan di Kroasia.

“Semoga saya suatu saat bermain di Eropa.
Selain itu, ingin menembus skuad timnas senior serta meraih prestasi dan
membikin bangga kedua orang tua,” kata Arhan.

Dia berkesempatan menunjukkan kembali
keterampilannya dalam laga uji coba berikutnya melawan Bosnia dan Herzegovina
pada 25 September serta Dinamo Zagreb pada 28 September 2020.

Terpopuler

Artikel Terbaru