Menjelang berakhirnya Super League 2025/2026, banyak pemain tampil menonjol dan menjadi pembeda bagi timnya masing-masing. Melalui pemantauan sepanjang musim, evaluasi performa, kontribusi di lapangan, konsistensi permainan, serta catatan statistik, JawaPos.com (grup prokalteng.co) merangkum pemain terbaik yang dinilai paling layak masuk dalam Best Starting XI musim ini.
“Best XI Super League 2025/2026 versi JawaPos.com bukan sekadar daftar pemain terbaik. Ini adalah hasil pengamatan, data, statistik, dan penilaian mendalam sepanjang musim. Kami ingin memberikan apresiasi kepada para pemain yang tampil konsisten sekaligus menghadirkan perspektif objektif bagi pencinta sepak bola Indonesia,” ujar Pemimpin Redaksi JawaPos.com, Edy Pramana.
Starting XI terbaik Super League 2025/2026 ini dipenuhi pemain-pemain paling konsisten sepanjang musim, dengan dominasi kuat Borneo FC di berbagai sektor disusul Persebaya Surabaya.
Persib Bandung dan Borneo FC juga masih terlibat persaingan panas perebutan gelar juara menjelang laga terakhir musim ini.
Persib Bandung kini memimpin klasemen sementara dengan koleksi 78 poin dari 33 pertandingan.
Sementara itu, Borneo FC Samarinda terus membayangi di posisi kedua dengan 76 poin dan menjaga asa merebut gelar hingga pekan terakhir.
Persib Bandung hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026.
Namun, tekanan tetap besar karena Borneo FC tampil luar biasa konsisten dan mendominasi daftar pemain terbaik musim ini.
Mengapa Borneo FC Mendominasi Starting XI Terbaik?
Borneo FC Samarinda menjadi klub dengan wakil terbanyak dalam daftar best XI versi JawaPos.com (grup prokalteng.co).
Klub berjuluk Pesut Etam itu mengirim empat pemain sekaligus ke susunan terbaik musim ini berdasarkan performa dan data sepanjang musim.
Nama pertama tentu kiper Nadeo Argawinata. Penampilannya di bawah mistar menjadi salah satu alasan Borneo FC tetap bersaing di papan atas hingga akhir musim.
Selain Nadeo, sektor pertahanan juga diwakili Westherley Garcia Nogueira di posisi bek kiri. Pemain asal Brasil itu tampil agresif membantu serangan sekaligus disiplin saat bertahan.
Dominasi Borneo FC semakin terasa di lini tengah dan sektor sayap. Juan Villa serta Mariano Peralta menjadi dua pemain paling mencolok sepanjang kompetisi berjalan.
Juan Villa sukses menjelma sebagai motor permainan Borneo FC Samarinda pada musim pertamanya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Gelandang asal Kolombia itu tampil konsisten dengan kontribusi 12 gol dan 8 assist dari 30 pertandingan.
Tak hanya produktif, Juan Villa juga menunjukkan kualitas distribusi bola luar biasa. Dia membukukan 1.135 umpan sukses dari total 1.415 percobaan sepanjang musim ini.
“Kita Borneo FC Samarinda sudah masuk tim mewakili Indonesia di wilayah Asia dan ASEAN bersama Persib Bandung dan kita ingin capai target di awal kompetisi mungkin orang tak banyak bicara tentang itu. Tapi yang dicapai tim kita suatu hal yang luar biasa,” tutur Juan Villa.
Juan Villa Kirim Sinyal Borneo FC Belum Menyerah
Meski berhasil mengamankan tiket kompetisi Asia, Juan Villa memastikan ambisi Borneo FC belum selesai. Pemain berusia 26 tahun itu menegaskan seluruh skuad masih memburu trofi juara Super League musim ini.
“Dengan kata-kata ini artinya kami Borneo bukan puas dengan hasil ini, bukan itu. Cuma satu yang penting agar mengingatkan apa yang kita ciptakan. Kita juga harus capai target penuh buat kita juga,” sambung Juan Villa.
Atmosfer ruang ganti Borneo FC juga disebut masih dipenuhi semangat besar untuk menciptakan sejarah baru. Juan Villa menyebut seluruh pemain bangga dengan pencapaian musim ini, tetapi tetap lapar akan gelar juara.
“Kalau saya bersama teman-teman pemain perasaan kita bahagia, sebagai pemain bangga karena kita semua menciptakan sejarah di klub ini. Dari sini kedepannya kita akan usaha menciptakan sesuatu yang lebih bagus lagi. Kita usaha sampai akhir kompetisi tetap usaha dapat poin penuh kita akan lihat bisa capai juara atau tidak,” pungkasnya optimistis.
Selain Juan Villa, Mariano Peralta menjadi sosok paling mengerikan di lini serang Borneo FC musim ini. Gelandang serang asal Argentina itu mencatatkan statistik luar biasa dengan 18 gol dan 13 assist dari 33 pertandingan.
Peralta bahkan menjadi pemain dengan konsistensi terbaik dalam best XI JawaPos.com. Performa dan konsisten menjadi pembeda dalam laga-laga penting Borneo FC.
Persib Bandung dan Persebaya Surabaya Juga Punya Wakil Kuat
Meski didominasi Borneo FC, Persib Bandung tetap memiliki perwakilan penting dalam susunan terbaik musim ini. Federico Barba masuk sebagai salah satu bek tengah terbaik berkat performa solid bersama Maung Bandung.
Bek asal Italia itu tak hanya tangguh menjaga pertahanan Persib Bandung. Federico Barba juga produktif dengan torehan lima gol sepanjang musim.
Di sektor pertahanan lainnya, ada nama Risto Mitrevski dari Persebaya Surabaya yang tampil konsisten. Bek asal Makedonia Utara itu menjadi tembok kokoh Green Force sepanjang musim.
Persebaya Surabaya juga mengirim Francisco Rivera ke lini tengah. Gelandang kreatif asal Meksiko tersebut menjadi dinamo dan pengatur ritme permainan Green Force.
Sementara itu, PSIM Yogyakarta punya wakil lewat Ze Valente di posisi gelandang bertahan. Pemain asal Portugal itu tampil spartan dan menjadi salah satu pemain paling stabil musim ini.
David da Silva dan Allano Lima Lengkapi Lini Serang Mengerikan
Di sektor depan, nama David da Silva layak mendapat sorotan besar musim ini. Striker Malut United itu menjadi kandidat kuat top skor Super League 2025/2026 dengan koleksi 23 gol.
Ketajaman David da Silva membuatnya terpilih sebagai striker utama dalam best XI versi JawaPos.com. Dia mencetak 23 gol dan satu-satunya pemain yang sukses cetak lebih dari 20 gol hingga pekan ke-33.
Posisi winger kanan ditempati Allano Lima dari Persija Jakarta. Pemain asal Brasil itu tampil impresif dan menjadi andalan Macan Kemayoran di sektor sayap.
Berikut susunan lengkap Starting XI terbaik Super League 2025/2026 versi JawaPos.com berdasarkan data performa sepanjang musim dengan formasi 4-3-3 yang disarikan oleh wartawan olahraga JawaPos.com, Moch. Rizky Pratama Putra:
Kiper: Nadeo Argawinata (Borneo FC)
Bek kiri: Westherley Garcia Nogueira (Borneo FC)
Bek tengah: Federico Barba (Persib Bandung), Risto Mitrevski (Persebaya Surabaya)
Bek kanan: Igor Inocencio (Malut United)
Gelandang bertahan: Ze Valente (PSIM Yogyakarta)
Gelandang serang: Juan Villa (Borneo FC), Francisco Rivera (Persebaya Surabaya)
Penyerang kiri: Mariano Peralta (Borneo FC)
Penyerang kanan: Allano Lima (Persija Jakarta)
Striker: David da Silva (Malut United)
Pelatih: Fabio Lefundes
Cadangan:
Kiper: Mike Hauptmeijer (Bali United), Igor Rodrigues (Persita Tangerang)
Bek: Victor Luiz (PSM Makassar), Jorge Ambrosio Mendonca (Madura United), Christopher Nduwarugira (Borneo FC), Bruno Tubarao (Persija Jakarta)
Gelandang: Thom Haye (Persib Bandung), Alexis Messidoro (Dewa United), Tyronne del Pino (Malut United)
Penyerang: Maxwell (Persija Jakarta), Ciro Alves (Malut United), Alex Martins (Dewa United)
Persaingan juara Super League 2025/2026 kini tinggal menyisakan satu pertandingan terakhir.
Persib Bandung memang berada di atas angin, tetapi Borneo FC Samarinda sudah menunjukkan mereka pantas diperhitungkan hingga detik akhir musim.(jpc)


