Tiga klub promosi kompak mencatatkan hasil minor di awal kompetisi Super League 2026/2027. Garudayaksa FC, PSS Sleman, dan Isenmulang Kalteng FC, belum meraih kemenangan dalam tiga laga yang telah dijalani.
Garudayaksa FC memiliki hasil yang agak sedikit baik dibandingkan kedua klub promosi lainnya. Tim berjuluk Spirit of Garuda itu memang belum mencatat kemenangan, namun sudah mencetak poin di musim perdananya.
Garudayaksa FC mengemas dua poin dari dua hasil imbang dalam tiga laga yang telah dimainkan ketika menghadapi Java United (1-1), dan Persebaya Surabaya (1-1).
Tim asuhan Milos Joksic itu menderita satu kekalahan dari Persik Kediri dengan skor 0-2. Catatan dua poin tersebut membuat Garudayaksa FC kini menghuni peringkat ke-13 di papan klasemen sementara Super League 2026/2027.
Mereka unggul satu poin atas Java United yang berada di bawahnya, dan hanya terpaut tiga angka saja dari Persita Tangerang yang berada di peringkat ke-10.
Sementara, PSS Sleman belum berhasil meraih kemenangan di Super League 2026/2027. Tim asuhan Pieter Huistra itu menelan kekalahan beruntun dalam tiga laga awal musim ini.
PSS Sleman memulai kampanye mereka dengan hasil kekalahan 1- 2 dari Bali United. Kemudian di pekan kedua mereka takluk dari Madura United 1-3, dan yang teranyar kalah dari pemuncak klasemen sementara Dewa United dengan skor 1-2.
Rentetan tiga kekalahan beruntun tersebut membuat PSS Sleman terjebak dalam zona merah.
Tim berjuluk Super Elja itu menghuni peringkat ke-17 dengan nol poin, bersama dengan Persijap Jepara dan Isenmulang Kalteng FC.
Isenmulang Kalteng FC menjadi tim promosi yang memiliki catatan paling buruk.Sama seperti PSS Sleman, tim berjuluk Laskar Tambun Bungai itu juga selalu menelan kekalahan dalam tiga laga awal.
Parahnya, gawang mereka sudah kebobolan 10, menjadikannya klub Super League yang banyak kebobolan sejauh ini.
Isenmulang Kalteng FC mengawali musim dengan kekalahan telak 1-4 dari Arema FC.
Skor yang sama juga mereka dapat ketika menghadapi Bali United di pekan kedua. Kemudian pada laga teranyar, tim asuhan Mundari Karya itu kalah 0-2 dari Bhayangkara FC.
Tiga kekalahan beruntun serta kebobolan 10 gol membuat Isenmulang Kalteng FC terkunci di dasar klasemen sementara Super League 2026/2027.
Tim yang dulunya bernama Adhyaksa FC itu sedang mengemas minus 2 poin.Isenmulang Kalteng FC harus memulai kiprahnya di Super League musim ini dengan minus 2 poin.
Sanksi tersebut diberikan operator kompetisi karena melanggar regulasi terkait Club Licensing.
Sialnya, Isenmulang Kalteng FC justru belum bisa mencuri poin sebiji pun dalam tiga laga awal musim ini. Performa klub promosi tersebut masih jauh dari kata konsisten.(jpc)


