PROKALTENG.CO-PS Barito Putera harus puas berbagi poin usai bermain imbang 1-1 melawan Persipura Jayapura pada laga kandang terakhir putaran kedua Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Sabtu (17/1/2026) sore.
Sejak awal laga, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Barito Putera tampil dominan dalam penguasaan bola, namun justru kecolongan lebih dulu pada menit ke-31.
Umpan silang Gunansar Mandowen berhasil dimaksimalkan Matheus Vieira Silva melalui sundulan yang tak mampu dijangkau Satria Tama, membawa Persipura unggul 0-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Laskar Antasari tampil lebih agresif. Pelatih Stefano Cugurra melakukan perubahan strategi dengan mendorong Renan Alves ke lini depan.
Keputusan tersebut membuahkan hasil pada menit ke-60 ketika Alexsandro Dos Santos menyamakan kedudukan lewat sundulan, memanfaatkan umpan Aimar Iskandar.
Meski terus menekan hingga akhir laga dan menciptakan sejumlah peluang, Barito Putera gagal menambah gol. Skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Barito Putera, Stefano “Teco” Cugurra, menilai timnya sebenarnya tampil lebih baik, terutama pada awal laga.
“Di babak pertama kita sudah main lebih bagus dan menemukan ritme. Tapi ada kesalahan yang membuat mereka bisa mencetak gol. Di babak kedua semua pemain kerja keras, kita bisa menyamakan skor dan punya beberapa peluang untuk menang,” ujar Teco usai laga.
Ia berharap timnya bisa terus memperbaiki performa di sisa pertandingan musim ini.
“Saya harap ke depan tim bisa semakin kompak dan tampil lebih baik lagi,” tambahnya.
Pemain Barito Putera, Amiruddin Bagas Kaffa, juga mengakui pertandingan berjalan sulit, namun tetap bersyukur atas hasil imbang tersebut.
“Kami sudah berusaha maksimal. Babak kedua kami bermain lebih berani dan mendominasi. Ini jadi evaluasi agar ke depan bisa lebih baik,” ucap Bagas.
Sementara itu, pelatih Persipura Jayapura Rahmad Darmawan mensyukuri satu poin yang diraih timnya di kandang Barito.
“Kami harus mensyukuri hasil ini karena menghadapi tim yang sangat kuat, apalagi mereka bermain di kandang. Sejak awal kami sudah prediksi Barito akan menekan dan bermain agresif,” kata RD.
Ia menambahkan, disiplin dan keberanian pemainnya dalam menjaga organisasi permainan menjadi kunci meraih poin.
Dari sudut pandang suporter, Sekretaris Umum Barito Mania Zainu Abdillah atau Zezen menilai performa Barito Putera meningkat di babak kedua.
“Barito kesulitan di babak pertama dan kecolongan. Baru di babak kedua permainan membaik dan dominan dalam penguasaan bola,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu (18/1/2026).
Namun Zezen juga menyoroti absennya dua pemain anyar. “Belum bisa diturunkannya Stewart dan Cawor cukup disayangkan. Bahkan nama mereka juga belum terdaftar di iLeague, sehingga Renan kembali harus jadi striker dadakan,” pungkasnya.
Hasil imbang ini membuat Barito Putera tetap bertahan di puncak klasemen Grup B Pegadaian Championship 2025/2026 dengan koleksi 36 poin. (jpg)


