PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO– Luar biasa! Kalteng Putra sukses meraih poin penuh di laga pekan ke-8 lanjutan Liga 2 putaran kedua. Melawan PSBS Biak di Stadion Batakan, Balikpapan, Kaltim, Rabu (17/11) sore, pasukan Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng Putra itu mampu tampil impresiv sejak menit awal ditiupkan wasit utama Tommy Manggopa.
Pahlawan keunggulan tim besutan pelatih Eko Tamamie itu, diawali oleh pemain tengah Nur Akbar Jawara Munir di menit ke-2 setelah dirinya gagal mengeksekusi tendangan pinalti pada menit pertama. Hadiah pinalti diberikan wasit setelah salah satu pemain belakang PSBS Biak terkena hand ball dari sontekan pemain sayap Kalteng Putra, Giofani.
Tendangan dari titik putih membentur tiang kiri atas gawang PSBS Biak dan menyebabkan tendangan sudut. Dari kesempatan inilah, akhirnya Nur Akbar Jawara Munir melampiaskan kekecewaannya dengan sundulan keras yang langsung menghujam jaring gawang PSBS Biak.
Gol cepat yang mampu diciptakan anak-anak Kalteng Putra itu, seakan menjadi motivasi yang besar untuk terus menekan pertahanan tim asal Kabupaten Biak Numfor, Papua itu. Terbukti, permainan didominasi oleh tim Kalteng Putra. Hingga beberapa penetrasi dari sektor sayap kiri yang dilakukan Giofani mampu membahayakan gawang PSBS Biak yang dijaga oleh kiper Dedi Heryanto.
Seperti yang terjadi pada menit ke-12 saat pemain depan Kalteng Putra, Melcior Majefat mendapatkan peluang bagus di muka gawang lawan. Namun sayang, tandukkannya masih mengenai tiang gawang.
Jual beli serangan pun terus terjadi dari kedua kubu tim yang tengah mengusung misi untuk bisa menambah pundi-pundi poinnya itu. Tak hanya Kalteng Putra saja yang memiliki beberapa kali peluang terbaiknya. Di kubu lawan, PSBS Biak pun sama. Hanya saja upaya tusukan ke jantung pertahanan, masih mampu dimentahkan oleh barisan pemain belakang Kalteng Putra yang dimotori oleh sang kapten, Fauzan Jamal. Tak hanya itu, beberapa kali tendangan bebas akibat pelanggaran yang terjadi di luar kotak penalti Kalteng Putra, masih mampu dipatahkan oleh kiper Ahmad Fauzi. Skor 1-0 pun tak berubah hingga babak pertama usai.
Kekawatiran menurunnya stamina pemain Kalteng Putra pada babak kedua seperti pertandingan sebelumnya, justru tak terbukti. Anak asuh Eko Tamamie malah semakin menggila menggempur pertahanan tim lawan. Upaya kerja keras pemain Kalteng Putra lagi-lagi berbuah hasil manis, di kala memanfaatkan serangan balik. Giofani mampu mengelabui pergerakan dua pemain belakang PSBS Biak dan mengonversikan gol lewat sontekan kerasnya. Bola pun mengalir melewati kolong kedua kaki kiper Dedi Heryanto untuk menggandakan keunggulan di menit 52.
Keunggulan 2-0 sudah tentu membuat tim kebanggaan warga Kalimantan Tengah ini, semakin nyaman menguasai pertandingan. Sementara perjuangan PSBS Biak kian dirasa berat, manakala satu pemainnya Petrison Rumeri harus diganjar kartu kedua setelah melanggar keras dengan menggunting pergerakan kaki Ronaldo Eko Julianto di menit 56. Alhasil, PSBS Biak harus bermain dengan 10 pemain meladeni gempuran Kalteng Putra.
Jalannya pertandingan sempat terhenti akibat insiden yang terjadi di bench Kalteng Putra imbas dari keputusan wasit. Kartu merah juga dikeluarkan wasit untuk kiper cadangan Kalteng Putra, Reky Rahayu. Akibatnya tambahan waktu akhirnya diberikan wasit cukup lama hingga 18 menit setelah pertandingan memasuki menit ke-90.
Meski demikian, peluang demi peluang di sisa waktu tambahan itu, justru diperoleh Kalteng Putra. Hingga akhirnya Fauzan Jamal dkk, mampu melebarkan keunggulannya di menit 90+13 lewat eksekusi pinalti yang sukses diselesaikan Tamsil Sijaya. Tambahan tiga poin sempurna dari pertandingan ini, mengantarkan Kalteng Putra kembali ke puncak klasemen sementara dengan torehan poin 13.
Usai pertandingan, Pelatih Kepala Kalteng Putra, Eko Tamamie merasa lega dengan keberhasilan anak asuhnya meraih poin penuh. Menurutnya hasil ini merupakan perjuangan kerja keras semua pemain yang pantang menyerah sepanjang 108 menit.
“Ini pertandingan seru. Hari ini kita jangan berpuas diri dari kemenangan ini. Ini bener-bener hasil kerja keras kita semua. Pemain mampu bermain secara kolektif sesuai instruksi. Ke depan, di sisa dua laga kita tetap akan melakukan evaluasi,”ungkap Eko saat press konferense secara virtual.
Sementara di kubu lawan, pelatih PSBS Biak Ega Raka Galih mengakui keunggulan Kalteng Putra pada pertandingan kali ini. Pihaknya mengatakan akan membenahi kekurangan di lini pertahanan tim besutannya itu. Terutama mengontrol emosi pemain yang justru dapat merugikan timnya sendiri.